Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Pendidikan

641 Kepala Sekolah di Jawa Barat Dilantik, Fokus Penempatan di Daerah Asal

375
×

641 Kepala Sekolah di Jawa Barat Dilantik, Fokus Penempatan di Daerah Asal

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id — Pemer­in­tah Provin­si Jawa Barat melalui Dinas Pen­didikan (Dis­dik) res­mi melan­tik sebanyak 641 kepala seko­lah jen­jang SMA, SMK, dan SLB di Gedung Sate, Kota Ban­dung, Rabu (29/10/2025). Pelan­tikan ini men­ja­di bagian dari kebi­jakan rotasi dan pro­mosi jabatan kepala seko­lah yang diarahkan agar para pen­didik dap­at bertu­gas lebih dekat den­gan domisili mere­ka.

  Berbenah dan Berdaya Saing, SMP Muhammadiyah 2 Pagelaran Tuai Apresiasi HAMMER

Kepala Dinas Pen­didikan Provin­si Jawa Barat, Dr. Pur­wan­to, men­je­laskan bah­wa kebi­jakan ini meru­pakan langkah strate­gis untuk meningkatkan efek­tiv­i­tas dan kedekatan kepala seko­lah den­gan lingkun­gan tem­pat mere­ka mengab­di.

“Sebanyak 641 kepala seko­lah dilan­tik hari ini, ter­diri dari rotasi dan pro­mosi jabatan. Dari jum­lah itu, 215 orang di antaranya meru­pakan kepala seko­lah yang men­da­p­atkan pro­mosi jabatan,” ujar Pur­wan­to usai acara pelan­tikan.

Ia menam­bahkan, dasar kebi­jakan rotasi kali ini adalah untuk mendekatkan kepala seko­lah den­gan tem­pat tinggal­nya. Mes­ki demikian, Pur­wan­to men­gakui masih ada seba­gian kecil yang belum bisa ditem­patkan di daer­ah asal kare­na keter­batasan for­masi.

Kebi­jakan ini diarahkan agar para kepala seko­lah bisa bertu­gas di kabu­pat­en mas­ing-mas­ing. Namun di beber­a­pa daer­ah seper­ti Kabu­pat­en Suk­abu­mi, for­masi sudah penuh, sehing­ga beber­a­pa kepala seko­lah semen­tara ditem­patkan di wilayah ter­dekat,” jelas­nya.

Semen­tara itu, Guber­nur Jawa Barat Dedi Mulya­di dalam sambu­tan­nya mene­gaskan bah­wa kebi­jakan rotasi ini mencer­minkan komit­men pemer­in­tah untuk mem­perku­at tata kelo­la pen­didikan di Jawa Barat.

 “Kepala seko­lah harus mema­ha­mi karak­ter masyarakat di sek­i­tarnya. Kare­na itu, lebih baik mere­ka mengab­di di wilayah tem­pat ting­gal sendiri agar dap­at lebih efek­tif dalam mem­ban­gun pen­didikan lokal,” kata Dedi.

Menu­rut Dedi, sis­tem lama yang men­em­patkan kepala seko­lah jauh dari tem­pat ting­gal ser­ing kali menim­bulkan kendala, baik dari segi efisien­si wak­tu maupun pema­haman ter­hadap kon­disi sosial masyarakat.

 “Mulai sekarang, tidak boleh lagi ada kepala seko­lah yang ting­gal di satu kabu­pat­en tapi bertu­gas di kabu­pat­en lain. Prin­sip­nya, mere­ka harus men­ja­di bagian dari masyarakat tem­pat­nya bek­er­ja,” tegas­nya.

Pelan­tikan ini dihara­p­kan dap­at mem­perku­at sin­er­gi antara kepala seko­lah, pemer­in­tah daer­ah, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pen­didikan di Jawa Barat.

  Klarifikasi Anggaran SMA Negeri 1 Pringsewu Dialihkan, Publik Pertanyakan Peran Pengawasan Kacabdin

Penulis: (Iskan­dar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *