Pasuruan, SniperNew.id - Sebuah kebakaran besar terjadi di pabrik rokok KT&G yang berlokasi di kawasan Industri Pier, Desa Curah Dukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Senin, 22 September 2025. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan warganet setelah video kepulan asap hitam pekat dan kobaran api di atas salah satu bangunan pabrik beredar luas di media sosial.
Unggahan video dan keterangan dari akun pasuruanapik_ di platform Threads menyebutkan bahwa hingga berita ini ditulis, kronologi maupun penyebab kebakaran tersebut masih belum dapat dipastikan. Video yang dibagikan memperlihatkan asap hitam pekat membubung tinggi disertai kobaran api merah menyala di bagian atap pabrik. Api terlihat cukup besar dan terus berkobar saat rekaman dibuat.
Peristiwa kebakaran ini menimpa pabrik rokok KT&G. Kobaran api tampak berasal dari bagian atap pabrik dan dengan cepat menyebarkan asap hitam tebal. Dalam video yang beredar, terlihat jelas api menyala cukup besar. Tidak ada keterangan resmi terkait kerugian materiil maupun korban jiwa pada saat ini. Keterangan dari unggahan pasuruanapik_ menegaskan bahwa pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Pabrik yang terbakar adalah milik KT&G, perusahaan rokok yang beroperasi di kawasan Industri Pier. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen perusahaan terkait dampak kebakaran, termasuk jumlah pekerja yang berada di lokasi saat insiden berlangsung. Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pasuruan dan aparat terkait disebut segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Kebakaran ini terjadi pada Senin, 22 September 2025, sekitar siang hingga sore hari waktu setempat. Unggahan pasuruanapik_ yang dibagikan sekitar dua jam setelah kejadian menunjukkan bahwa api sudah terlihat membesar saat video direkam. Hingga malam hari, laporan lengkap dan penyelidikan menyeluruh masih dilakukan.
Lokasi kebakaran berada di kawasan Industri Pier, Desa Curah Dukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kawasan ini dikenal sebagai area industri dengan berbagai pabrik dan gudang penyimpanan. Posisi pabrik yang strategis membuat peristiwa ini cepat diketahui warga sekitar dan disebarkan melalui media sosial.
Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Dalam keterangan yang disampaikan melalui unggahan pasuruanapik_, disebutkan bahwa kronologi dan penyebab insiden masih belum diketahui. Dugaan awal dari warga sekitar beragam, mulai dari kemungkinan korsleting listrik hingga faktor lain, tetapi belum ada konfirmasi resmi. Proses investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang akan menentukan penyebab pastinya.
Berdasarkan video yang beredar, kebakaran tampak terjadi di bagian atap pabrik. Api membesar disertai asap hitam pekat yang mengepul ke udara. Rekaman menunjukkan area sekeliling tampak kosong dari aktivitas pekerja, namun belum ada keterangan pasti mengenai evakuasi di dalam pabrik. Aparat setempat dan tim pemadam kebakaran dikabarkan bergerak cepat menuju lokasi untuk mencegah api merembet ke bagian lain pabrik atau ke bangunan di sekitarnya.
Akun pasuruanapik_ menuliskan keterangan sebagai berikut. “Senin, 22 September 2025 – Kebakaran terjadi di pabrik rokok KT&G yang berlokasi di kawasan Industri Pier, Desa Curah Dukuh, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Hingga saat ini, kronologi dan penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. #pasuruanapik”
Video yang menyertai unggahan tersebut memperlihatkan kobaran api dan asap tebal yang sangat jelas, memperkuat laporan bahwa kebakaran terjadi di area pabrik rokok KT&G.
Warga sekitar yang melihat peristiwa ini dilaporkan panik dan mengabadikan momen tersebut melalui rekaman video ponsel. Sebagian dari mereka menyebarkan informasi melalui media sosial untuk memberi tahu pihak berwenang dan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan, belum mengeluarkan pernyataan resmi. Aparat kepolisian setempat kemungkinan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan untuk mengetahui sumber kebakaran dan memastikan apakah ada faktor kelalaian atau peristiwa teknis yang memicu insiden tersebut.
Belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian material maupun kemungkinan korban jiwa atau luka-luka. Informasi lebih lanjut diharapkan akan dirilis setelah pihak perusahaan dan aparat terkait melakukan pendataan lengkap.
Menurut laporan awal dari warga yang berada di sekitar lokasi, beberapa unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke pabrik tersebut. Upaya pemadaman diperkirakan memakan waktu cukup lama mengingat ukuran pabrik yang besar dan material di dalam pabrik yang mungkin mudah terbakar. Kepulan asap hitam pekat terlihat dari kejauhan, menandakan bahwa kebakaran cukup besar dan memerlukan penanganan serius.
Lalu lintas di sekitar kawasan Industri Pier dilaporkan mengalami sedikit kemacetan karena banyak warga yang berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut. Aparat kepolisian kemungkinan melakukan pengaturan lalu lintas untuk memberi ruang bagi mobil pemadam kebakaran dan kendaraan darurat lainnya.
Pihak berwenang diperkirakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran. Tim teknis dari perusahaan KT&G kemungkinan juga akan dilibatkan untuk memeriksa sistem keamanan dan prosedur keselamatan kerja di area pabrik. Hasil investigasi ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Selain itu, evaluasi terhadap standar keselamatan industri di kawasan Industri Pier juga mungkin dilakukan. Pemerintah daerah diharapkan memberikan pengawasan lebih ketat terhadap penerapan protokol keselamatan kebakaran, termasuk pengecekan instalasi listrik, peralatan pemadam kebakaran internal, serta pelatihan tanggap darurat bagi karyawan.
Peristiwa kebakaran di pabrik rokok KT&G Pasuruan ini menimbulkan perhatian besar baik dari masyarakat lokal maupun publik yang mengetahui kabar melalui media sosial. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab kebakaran, kerugian material, maupun adanya korban jiwa. Proses pemadaman dan investigasi masih berlangsung.
Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan spekulasi tanpa dasar mengenai penyebab kebakaran dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Media sosial telah membantu menyebarkan informasi dengan cepat, tetapi kehati-hatian dalam berbagi informasi tetap diperlukan untuk menghindari berita bohong atau hoaks.
Redaksi akan terus memantau perkembangan terkait kebakaran ini dan menyampaikan informasi terbaru begitu pihak berwenang atau manajemen pabrik mengeluarkan pernyataan resmi. Hingga berita ini dirilis, situasi di kawasan Industri Pier dilaporkan masih dalam pengawasan ketat aparat dan petugas pemadam kebakaran. (abd/Ahm).













