Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Api Menggulung Pabrik di Serpong Utara: Petugas Masih Berjuang Padamkan Kobaran

257
×

Api Menggulung Pabrik di Serpong Utara: Petugas Masih Berjuang Padamkan Kobaran

Sebarkan artikel ini

Kota Tangerang Sela­tan, SniperNew.id - Kebakaran hebat dila­porkan ter­ja­di di kawasan Paku Jaya, Ser­pong Utara, Kota Tangerang Sela­tan, pada Senin malam, 15 Sep­tem­ber 2025. Berdasarkan infor­masi awal yang dibagikan akun infor­masi masyarakat info.cigadung melalui plat­form media sosial, api besar mela­hap sebuah pabrik milik PT Rajawali. Keja­di­an ini son­tak menge­jutkan war­ga sek­i­tar dan peng­gu­na jalan yang melin­tas, sebab kobaran api ter­li­hat dari kejauhan.

Ung­ga­han yang beredar mem­per­li­hatkan situ­asi malam gelap den­gan cahaya api yang mem­bum­bung ting­gi. Hing­ga beri­ta ini dis­usun, petu­gas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan api yang terus berko­bar.

Peri­s­ti­wa uta­ma adalah kebakaran besar yang melan­da sebuah pabrik di kawasan indus­tri Paku Jaya. Lapo­ran awal menye­butkan api den­gan cepat mela­hap bagian ban­gu­nan pabrik PT Rajawali.

Kebakaran skala besar ini dise­but ter­ja­di sek­i­tar Senin malam. Kepu­lan asap hitam tebal mem­bum­bung ke udara dan dap­at ter­li­hat jelas dari kejauhan. War­ga yang bera­da di sek­i­tar lokasi mela­porkan kon­disi itu melalui media sosial hing­ga akhirnya infor­masi ini menye­bar luas.

  Aksi Curanmor Digagalkan Kunci Ganda: Warga Lubang Buaya Diminta Waspada

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada lapo­ran res­mi terkait jum­lah kor­ban jiwa maupun peker­ja yang ter­dampak. Aparat masih melakukan pen­dataan ser­ta evakuasi jika ter­da­p­at peker­ja yang belum sem­pat menye­la­matkan diri.

Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Sela­tan diter­junkan dalam jum­lah besar. Beber­a­pa unit mobil pemadam dan petu­gas ter­li­hat berusa­ha men­ji­nakkan api.

War­ga sek­i­tar pabrik men­ja­di pihak per­ta­ma yang menyak­sikan kobaran api. Seba­gian dari mere­ka turut merekam situ­asi dan mela­porkan­nya melalui berba­gai kanal infor­masi war­ga, salah sat­un­ya info.cigadung.

4. PT Rajawali
Seba­gai pemi­lik pabrik yang ter­bakar, pihak PT Rajawali hing­ga saat ini belum men­gelu­arkan perny­ataan res­mi men­ge­nai keru­gian ataupun langkah lan­ju­tan.

Kebakaran berlang­sung pada Senin malam, tang­gal 15 Sep­tem­ber 2025. Menu­rut keteran­gan ung­ga­han war­ga, api mulai ter­li­hat sek­i­tar malam hari hing­ga terus mem­be­sar dalam wak­tu cepat. Hing­ga Selasa dini hari, petu­gas pemadam kebakaran masih melakukan pros­es pemadaman di lokasi.

Lokasi kebakaran bera­da di kawasan Paku Jaya, Keca­matan Ser­pong Utara, Kota Tangerang Sela­tan, Ban­ten. Kawasan ini dike­nal seba­gai salah satu area den­gan aktiv­i­tas indus­tri padat. Posisi pabrik yang ter­bakar bera­da di dekat jalur uta­ma, sehing­ga kobaran api mudah ter­li­hat oleh peng­gu­na jalan.

  Kandang Ayam di Pringsewu Terbakar, Kerugian Capai Belasan Juta Rupiah

Hing­ga kini, penye­bab kebakaran belum dap­at dipastikan. Tidak ada keteran­gan res­mi dari pihak berwe­nang maupun perusa­haan terkait pemicu awal muncul­nya api.

Speku­lasi men­ge­nai korslet­ing listrik, bahan kimia yang mudah ter­bakar, ataupun kelala­ian opera­sion­al belum dap­at dipastikan. Aparat kepolisian bersama tim pemadam kebakaran akan melakukan inves­ti­gasi lebih lan­jut sete­lah api berhasil dipadamkan sepenuh­nya.

Sejak lapo­ran per­ta­ma masuk, tim pemadam kebakaran segera diter­junkan ke lokasi. Sejum­lah mobil pemadam kebakaran beser­ta petu­gas dilengkapi alat pelin­dung diri bek­er­ja keras memu­tus jalur api agar tidak merem­bet ke ban­gu­nan lain di sek­i­tarnya.

Pros­es pemadaman berlang­sung cukup sulit mengin­gat api sudah ter­lan­jur mem­be­sar keti­ka petu­gas tiba. Selain itu, fak­tor lokasi pabrik yang luas mem­bu­at pemadaman memer­lukan wak­tu lebih pan­jang. Hing­ga dini hari, api belum berhasil dipadamkan sepenuh­nya.

Petu­gas beru­paya melakukan langkah-langkah berikut. Mengiso­lasi Area

Jalan menu­ju pabrik semen­tara ditut­up untuk memu­dahkan lalu lin­tas kendaraan pemadam. Pending­i­nan, Sete­lah titik api uta­ma berhasil dipadamkan, petu­gas melakukan penyem­protan air tam­ba­han untuk mence­gah api menyala kem­bali. Evakuasi, Jika ter­da­p­at peker­ja yang masih bera­da di dalam area, pros­es evakuasi dilakukan den­gan penuh kehati-hat­ian.

1. Keru­gian Materi
Besar kemu­ngk­i­nan pabrik men­gala­mi keru­gian cukup besar. Nilai pastinya belum dap­at diperki­rakan hing­ga inves­ti­gasi sele­sai dilakukan.

  Tragedi Wisata Bislab, Jane dan Resky Ditemukan, Syadsya Asal Mallawa Masih Hilang

2. Lingkun­gan Sek­i­tar
Kepu­lan asap pekat berpoten­si meng­gang­gu kual­i­tas udara di kawasan sek­i­tar, teruta­ma bagi war­ga yang bermukim di radius ter­dekat.

3. Psikol­o­gis Masyarakat
Keja­di­an ini menim­bulkan kepanikan war­ga sek­i­tar yang khawatir api merem­bet ke pemuki­man.

Hing­ga kini, pihak berwe­nang dari kepolisian maupun pemer­in­tah daer­ah belum mem­berikan keteran­gan res­mi. Namun dipastikan, sete­lah api padam, penye­lidikan akan dilakukan untuk menge­tahui penye­bab kebakaran ser­ta memas­tikan apakah ada unsur kelala­ian yang ter­li­bat.

Peri­s­ti­wa kebakaran hebat yang melan­da pabrik PT Rajawali di Paku Jaya, Ser­pong Utara, men­ja­di sorotan war­ga dan pub­lik luas pada Senin malam, 15 Sep­tem­ber 2025. Api besar melalap ban­gu­nan indus­tri hing­ga mem­bu­at lan­git malam berc­a­haya mer­ah.

Petu­gas pemadam kebakaran terus beru­paya men­ji­nakkan api den­gan menger­ahkan segala daya dan per­ala­tan. Hing­ga kini, belum ada infor­masi res­mi men­ge­nai kor­ban jiwa, keru­gian materi, maupun penye­bab kebakaran.

Masyarakat diim­bau tetap ten­ang, tidak menye­barkan kabar yang belum ter­ver­i­fikasi, ser­ta mem­beri ruang bagi petu­gas untuk bek­er­ja opti­mal. Infor­masi res­mi lebih lan­jut diperki­rakan akan diu­mumkan usai inves­ti­gasi sele­sai dilakukan.

Tulisan ini dis­usun berdasarkan lapo­ran awal dari war­ga yang diung­gah melalui akun media sosial info.cigadung. Infor­masi akan diper­barui sesuai perkem­ban­gan res­mi dari pihak berwe­nang. (Ahm/abd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *