Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

FPII Kritik Sikap Wamen Imigrasi Silmy Karim Soal Klarifikasi Dugaan Gratifikasi

329
×

FPII Kritik Sikap Wamen Imigrasi Silmy Karim Soal Klarifikasi Dugaan Gratifikasi

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Forum Pers Inde­pen­dent Indone­sia (FPII) meny­oroti sikap Wak­il Menteri Imi­grasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim terkait per­mintaan klar­i­fikasi dugaan grat­i­fikasi, pemerasan, dan suap yang meny­eret namanya. Kri­tik ini dis­am­paikan Ket­ua Pre­sid­i­um FPII, Dra. Kasi­h­hati, dalam perny­ataan pers pada Sab­tu (14/9/2025) di Jakar­ta.

Menu­rut Kasi­h­hati, FPII telah men­ga­jukan dua surat res­mi untuk mem­inta pen­je­lasan Silmy Karim. Surat per­ta­ma bernomor 005 ter­tang­gal 18 April 2025, dan surat ked­ua bernomor 007 ter­tang­gal 22 Mei 2025. Per­mintaan klar­i­fikasi ini dise­but seba­gai bagian dari pelak­sanaan fungsi kon­trol dan keber­im­ban­gan beri­ta sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 ten­tang Pers.

  DPRD Pringsewu Tanggapi Masalah Pupuk Subsidi: Pengawasan Diperketat demi Kepastian Harga dan Ketahanan Pangan

Kasi­h­hati men­gungkap­kan keke­ce­waan­nya kare­na surat klar­i­fikasi terse­but tidak per­nah dire­spons. “Peja­bat pub­lik seharus­nya memi­li­ki kepekaan untuk menang­gapi per­mintaan klar­i­fikasi dari insti­tusi pers. Mengabaikan per­mintaan itu jus­tru menim­bulkan tan­da tanya besar,” ujarnya.

Ia juga menye­but adanya komu­nikasi lan­ju­tan melalui aplikasi What­sApp, di mana Silmy Karim diduga mem­inta dirinya men­ja­di sak­si terkait kasus yang sedang ramai diperbin­cangkan. Sete­lah per­mintaan itu dito­lak, menu­rut Kasi­h­hati, nomor kon­taknya jus­tru diblokir. “Per­i­laku ini tidak pan­tas ditun­jukkan oleh peja­bat ting­gi kementer­ian,” tegas­nya.

  Razia Plat BL di Sumut, Polemik Baru Antarprovinsi

FPII mene­gaskan bah­wa pihaknya tidak mem­per­masalahkan isu prib­a­di di luar tugas pub­lik, namun fokus pada transparan­si dan akunt­abil­i­tas peja­bat negara. Dalam pem­ber­i­taan yang beredar sebelum­nya, muncul dugaan adanya ali­ran dana dalam ben­tuk krip­to USDT (Teth­er) dan transak­si lain yang dise­but-sebut terkait oknum peja­bat imi­grasi. Seo­rang war­ga negara asing berin­isial “A” diduga rutin menyetorkan dana den­gan total nilai setara Rp560 juta per bulan untuk men­gu­rus masalah hukum ter­ten­tu melalui pihak-pihak ter­ten­tu.

Kasi­h­hati meny­atakan, dugaan terse­but semakin memer­lukan klar­i­fikasi res­mi agar tidak menim­bulkan speku­lasi liar di pub­lik. Ia juga mem­inta Pres­i­den Joko Wido­do dan Menteri Per­ta­hanan sekali­gus Pres­i­den ter­pil­ih, Prabowo Subianto, mengeval­u­asi peja­bat pub­lik yang dini­lai kurang respon­sif ter­hadap transparan­si. “Kalau tuduhan itu tidak benar, jawab saja surat klar­i­fikasi kami. Jan­gan bersikap aro­gan atau menut­up diri,” katanya.

  Pengajian Maulid Nabi di Madura Heboh, Tamu Pulang Bawa Kipas Angin

Semen­tara itu, hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak Silmy Karim belum mem­berikan tang­ga­pan res­mi terkait perny­ataan FPII. Upaya kon­fir­masi lan­ju­tan oleh media kepa­da Kementer­ian Hukum dan HAM juga belum men­da­p­atkan jawa­ban.

Kasi­h­hati menam­bahkan, FPII akan terus men­jalankan tugas kon­trol sosial dan memas­tikan bah­wa pros­es pem­ber­i­taan ber­jalan sesuai kode etik jur­nal­is­tik. “Kami tidak memvo­nis, kami hanya men­jalankan fungsi pers untuk mem­inta klar­i­fikasi dan memas­tikan infor­masi yang beredar bisa diver­i­fikasi,” pungkas­nya.

Penulis: (Sufiyawan)./ Sum­ber: Pre­sid­i­um Forum Pers Inde­pen­dent Indone­sia (FPII)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *