Depok, SniperNew.id — Kabar memilukan menyentuh hati warganet setelah sebuah unggahan di media sosial Threads dengan nama akun folkcbbr menyampaikan peristiwa menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Kampung Sawah, Depok City dekat GDC (Grand Depok City). Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa sang pengemudi ojol ditemukan dalam kondisi linglung dan kebingungan oleh rekan-rekannya.
Dugaan kuat, ia menjadi korban tindak kejahatan hipnosis yang membuatnya kehilangan satu unit motor Honda Beat dan satu unit ponsel alat utama untuk mencari nafkah, Jumat (12/09).
Korban disebut sebagai seorang bapak ojol (pengemudi ojek online) yang tidak disebutkan identitas lengkapnya. Ia diketahui tengah menjalankan pekerjaannya seperti biasa sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Rekan-rekan sesama driver ojol dan netizen yang melihat unggahan ikut bersimpati. Dalam komentar, beberapa pengguna Threads juga menandai nama Willy Salim dan willie27_ dua pengguna media sosial populer dengan harapan kabar ini menjangkau pihak-pihak yang bisa membantu.
Unggahan ini disertai nama Asep Suhendi sebagai pelapor atau penyebar informasi, sebagaimana tertulis dalam keterangan: “📞 asep suhendi #grab #gojek #hipnotis #folkcbbr #cibubur.”
Menurut unggahan, beberapa hari sebelum postingan dibuat, bapak ojol tersebut dilaporkan sedang berjalan sendirian di daerah Kampung Sawah, Depok City, dengan kondisi kebingungan. Seorang rekan ojol yang kebetulan lewat bertanya dan menduga bahwa ia telah menjadi korban hipnosis. Dugaan itu diperkuat ketika diketahui bahwa ia kehilangan motor Honda Beat dan ponsel dua aset penting untuk bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Unggahan folkcbbr menuliskan. “Ya Allah tega bener ya orang. 😭 Jadi beberapa hari lalu ada laporan bapak ojol ini lagi jalan sendirian dan keliatan linglung. Ditanyain sama rekan ojol yang lewat, si bapak udah linglung dari Jl Kampung Sawah, Depok City deket Gdc. Ternyata dugaan rekan ojol bener jika bapak ini jadi korban hipnotis. Atas kejadian ini korban kehilangan 1 unit motor honda Beat & 1 unit ponsel untuk bekerja.”
Lokasi kejadian disebut jelas berada di Jl Kampung Sawah, dekat Grand Depok City (GDC), sebuah kawasan perumahan di Depok, Jawa Barat. Area ini dikenal ramai oleh lalu lintas warga, terutama pengemudi ojol yang sering melintas. Meskipun bukan area rawan kriminalitas secara umum, kasus ini menunjukkan bahwa tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Waktu pasti peristiwa hipnosis tidak disebutkan secara detail. Namun, unggahan folkcbbr dibuat sekitar tiga jam sebelum tangkapan layar diambil, dan disebut bahwa peristiwa itu terjadi “beberapa hari lalu.” Dengan demikian, kejadian diduga berlangsung awal pekan ini atau akhir pekan sebelumnya, sebelum kemudian dilaporkan ke publik melalui media sosial.
Dugaan hipnosis sering dikaitkan dengan kejahatan terencana untuk merampas barang-barang korban tanpa perlawanan. Dalam kasus ini, pelaku diduga menggunakan metode hipnosis untuk membuat korban tidak sadar sepenuhnya atas apa yang terjadi, sehingga memudahkan pengambilalihan kendaraan dan ponselnya. Rekan-rekan ojol meyakini bahwa faktor kepercayaan dan kondisi kelelahan kerja bisa membuat pengemudi ojol lebih rentan. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun bagaimana cara mereka menjalankan aksinya.
Menurut narasi yang beredar, korban berjalan tanpa arah setelah kejadian dan ditemukan linglung oleh rekan ojol. Kejadian ini memicu reaksi emosional dari pengguna Threads. Banyak komentar yang menunjukkan simpati, empati, dan keprihatinan, seperti:
indrisari2203 (11 menit sebelum tangkapan layar). “ya Allah sing sabar ya pak 😭😭😭, bang @willie27_ tolong banget dibantu kasian utk mencari nafkah semoga rejeki bang willie semakin berkah bertambah.”
hippo_cantek (32 menit sebelumnya). “Aku jadi ikutan bingung ya Allah 😭 kasian bapak nya 😭 kek gini kudu ngadu ke siapa lah 😭.”
dedycoolpasaribu (12 menit sebelumnya). “Kasian sekali bapak ini, sampe linglung bgitu, adahal motor buat ngais rezeki, semoga ada gantinya ya pak…”
wabotax (3 jam sebelumnya). “Ya Allah kasihan sekali bapaknya.. Colek Willy Salim bagi yang tahu siapa tahu ada rezekinya bapaknya.”
lalakumala04 (2 jam sebelumnya). “🥺🥺 ya Allah tolongin Bpk nya. org kok pda tega, ga kasian apa sm ojol.”
gekedenia (3 jam sebelumnya). “Orang kok tega tega ya 😭.”
sunnyceriaa (3 jam sebelumnya). “Ya Allah tega banget pelakunya.”
bakti_untuk_negeri_ (2 jam sebelumnya). “Terkutuklah pelakunya.”
Beberapa komentar lainnya bahkan mencoba menandai atau “mencolek” influencer dan orang-orang dermawan yang dikenal sering membantu kasus serupa, berharap korban dapat segera mendapatkan bantuan atau penggantian kendaraan.
Unggahan folkcbbr ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat berfungsi sebagai wadah solidaritas sosial. Banyak warganet menyebarkan ulang, mengomentari, dan menyuarakan empati mereka. Ada yang mendoakan agar korban segera mendapatkan penggantian motor dan ponsel, ada pula yang mendorong pihak-pihak berpengaruh untuk ikut membantu. Respon cepat dan simpati publik ini menyoroti peran penting komunitas online dalam mendukung korban kejahatan di Indonesia.
Selain itu, beberapa komentar menyiratkan kritik terhadap keamanan di jalan dan perlindungan bagi pengemudi ojol. Banyak netizen menyoroti bahwa para pekerja lapangan seperti driver ojek online kerap menghadapi risiko kejahatan tanpa perlindungan memadai. Peristiwa ini juga memperingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama ketika berinteraksi dengan orang asing di jalan.
Beberapa netizen dan rekan ojol yang membagikan cerita ini juga mengingatkan sesama pengemudi untuk selalu berhati-hati:
Menghindari menerima permintaan aneh atau mencurigakan dari orang yang tidak dikenal.
Tidak mudah mempercayai orang asing yang menawarkan keuntungan instan atau meminta bantuan mencurigakan.
Mengaktifkan fitur pelacak lokasi pada ponsel dan memberi tahu keluarga atau rekan ketika berada di lokasi yang sepi.
Menjaga komunikasi dengan komunitas ojol untuk saling memantau.
Walaupun hipnosis adalah metode kejahatan yang sulit diantisipasi, kewaspadaan dan kebersamaan komunitas dapat membantu mengurangi risiko.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian atau keterangan lanjutan dari korban. Namun, warganet berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Netizen juga mendesak agar aparat meningkatkan patroli dan memberikan edukasi pencegahan hipnosis kepada masyarakat, terutama bagi para pengemudi ojol yang setiap hari berada di jalan.
Unggahan folkcbbr dan komentar warganet menunjukkan bahwa rasa empati masih sangat kuat di tengah masyarakat. Kejadian ini tidak hanya menjadi pengingat tentang ancaman kejahatan, tetapi juga bukti bahwa solidaritas sosial di dunia maya dapat bergerak cepat untuk memberi dukungan moral dan material.
Peristiwa ini melibatkan seorang pengemudi ojol di Depok yang diduga menjadi korban hipnosis, kehilangan motor Honda Beat dan ponselnya. Kejadian terjadi di Jalan Kampung Sawah, dekat Grand Depok City, beberapa hari sebelum unggahan dibuat. Netizen bereaksi dengan simpati, doa, dan ajakan solidaritas. Unggahan di Threads dari akun folkcbbr telah memperlihatkan bagaimana media sosial dapat menjadi sarana penyebaran informasi sekaligus bentuk kepedulian bersama.
Dengan adanya perhatian besar publik, diharapkan korban dapat segera memperoleh bantuan, dan pihak berwenang dapat menyelidiki serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Red/abd).













