Berita Peristiwa

Ojol Linglung di Depok, Diduga Jadi Korban Hipnosis: Solidaritas Netizen Mengalir Deras

327
×

Ojol Linglung di Depok, Diduga Jadi Korban Hipnosis: Solidaritas Netizen Mengalir Deras

Sebarkan artikel ini

Depok, SniperNew.id — Kabar memilukan menyen­tuh hati war­ganet sete­lah sebuah ung­ga­han di media sosial Threads den­gan nama akun folkcb­br menyam­paikan peri­s­ti­wa menim­pa seo­rang penge­mu­di ojek online (ojol) di kawasan Jalan Kam­pung Sawah, Depok City dekat GDC (Grand Depok City). Dalam ung­ga­han terse­but, dise­butkan bah­wa sang penge­mu­di ojol dite­mukan dalam kon­disi linglung dan kebin­gun­gan oleh rekan-rekan­nya.

Dugaan kuat, ia men­ja­di kor­ban tin­dak keja­hatan hip­no­sis yang mem­bu­at­nya kehi­lan­gan satu unit motor Hon­da Beat dan satu unit pon­sel alat uta­ma untuk men­cari nafkah, Jumat (12/09).

Kor­ban dise­but seba­gai seo­rang bapak ojol (penge­mu­di ojek online) yang tidak dise­butkan iden­ti­tas lengkap­nya. Ia dike­tahui ten­gah men­jalankan peker­jaan­nya seper­ti biasa sebelum peri­s­ti­wa nahas itu ter­ja­di. Rekan-rekan sesama dri­ver ojol dan neti­zen yang meli­hat ung­ga­han ikut bersim­pati. Dalam komen­tar, beber­a­pa peng­gu­na Threads juga menandai nama Willy Sal­im dan willie27_ dua peng­gu­na media sosial pop­uler den­gan hara­pan kabar ini men­jangkau pihak-pihak yang bisa mem­ban­tu.

Ung­ga­han ini dis­er­tai nama Asep Suhen­di seba­gai pela­por atau penye­bar infor­masi, seba­gaimana ter­tulis dalam keteran­gan: “📞 asep suhen­di #grab #gojek #hip­no­tis #folkcb­br #cibubur.”

Menu­rut ung­ga­han, beber­a­pa hari sebelum postin­gan dibu­at, bapak ojol terse­but dila­porkan sedang ber­jalan sendiri­an di daer­ah Kam­pung Sawah, Depok City, den­gan kon­disi kebin­gun­gan. Seo­rang rekan ojol yang kebe­tu­lan lewat bertanya dan men­duga bah­wa ia telah men­ja­di kor­ban hip­no­sis. Dugaan itu diperku­at keti­ka dike­tahui bah­wa ia kehi­lan­gan motor Hon­da Beat dan pon­sel dua aset pent­ing untuk bek­er­ja seba­gai penge­mu­di ojek online.

  Insiden Pajero Seret Motor 5 Kilometer Hebohkan Warga Suvarna Sutera Tangerang

Ung­ga­han folkcb­br menuliskan. “Ya Allah tega ben­er ya orang. 😭 Jadi beber­a­pa hari lalu ada lapo­ran bapak ojol ini lagi jalan sendiri­an dan keli­atan linglung. Ditanyain sama rekan ojol yang lewat, si bapak udah linglung dari Jl Kam­pung Sawah, Depok City deket Gdc. Terny­a­ta dugaan rekan ojol ben­er jika bapak ini jadi kor­ban hip­no­tis. Atas keja­di­an ini kor­ban kehi­lan­gan 1 unit motor hon­da Beat & 1 unit pon­sel untuk bek­er­ja.”

Lokasi keja­di­an dise­but jelas bera­da di Jl Kam­pung Sawah, dekat Grand Depok City (GDC), sebuah kawasan peruma­han di Depok, Jawa Barat. Area ini dike­nal ramai oleh lalu lin­tas war­ga, teruta­ma penge­mu­di ojol yang ser­ing melin­tas. Meskipun bukan area rawan krim­i­nal­i­tas secara umum, kasus ini menun­jukkan bah­wa tin­dak keja­hatan bisa ter­ja­di kapan saja dan di mana saja.

Wak­tu pasti peri­s­ti­wa hip­no­sis tidak dise­butkan secara detail. Namun, ung­ga­han folkcb­br dibu­at sek­i­tar tiga jam sebelum tangka­pan layar diam­bil, dan dise­but bah­wa peri­s­ti­wa itu ter­ja­di “beber­a­pa hari lalu.” Den­gan demikian, keja­di­an diduga berlang­sung awal pekan ini atau akhir pekan sebelum­nya, sebelum kemu­di­an dila­porkan ke pub­lik melalui media sosial.

Dugaan hip­no­sis ser­ing dikaitkan den­gan keja­hatan teren­cana untuk mer­am­pas barang-barang kor­ban tan­pa per­lawanan. Dalam kasus ini, pelaku diduga meng­gu­nakan metode hip­no­sis untuk mem­bu­at kor­ban tidak sadar sepenuh­nya atas apa yang ter­ja­di, sehing­ga memu­dahkan pengam­bi­lal­i­han kendaraan dan pon­sel­nya. Rekan-rekan ojol meyaki­ni bah­wa fak­tor keper­cayaan dan kon­disi kele­la­han ker­ja bisa mem­bu­at penge­mu­di ojol lebih rentan. Tidak ada keteran­gan lebih lan­jut men­ge­nai iden­ti­tas pelaku maupun bagaimana cara mere­ka men­jalankan aksinya.

Menu­rut narasi yang beredar, kor­ban ber­jalan tan­pa arah sete­lah keja­di­an dan dite­mukan linglung oleh rekan ojol. Keja­di­an ini memicu reak­si emo­sion­al dari peng­gu­na Threads. Banyak komen­tar yang menun­jukkan sim­pati, empati, dan kepri­hati­nan, seper­ti:

  Kupon Ludes, Warga Kubu Raya Protes: Jalan Santai Jadi Jalan Pulas

indrisari2203 (11 menit sebelum tangka­pan layar). “ya Allah sing sabar ya pak 😭😭😭, bang @willie27_ tolong banget diban­tu kasian utk men­cari nafkah semoga reje­ki bang willie semakin berkah bertam­bah.”

hippo_cantek (32 menit sebelum­nya). “Aku jadi iku­tan bin­gung ya Allah 😭 kasian bapak nya 😭 kek gini kudu ngadu ke sia­pa lah 😭.”

dedy­cool­pasaribu (12 menit sebelum­nya).  “Kasian sekali bapak ini, sampe linglung bgi­tu, ada­hal motor buat ngais reze­ki, semoga ada gan­ti­nya ya pak…”

wab­o­tax (3 jam sebelum­nya). “Ya Allah kasi­han sekali bapaknya.. Colek Willy Sal­im bagi yang tahu sia­pa tahu ada rezekinya bapaknya.”

lalakumala04 (2 jam sebelum­nya). “🥺🥺 ya Allah tolon­gin Bpk nya. org kok pda tega, ga kasian apa sm ojol.”

geke­de­nia (3 jam sebelum­nya). “Orang kok tega tega ya 😭.”

sun­nyc­e­ri­aa (3 jam sebelum­nya). “Ya Allah tega banget pelakun­ya.”

bakti_untuk_negeri_ (2 jam sebelum­nya). “Terku­tuk­lah pelakun­ya.”

Beber­a­pa komen­tar lain­nya bahkan men­co­ba menandai atau “men­colek” influ­encer dan orang-orang der­mawan yang dike­nal ser­ing mem­ban­tu kasus seru­pa, berharap kor­ban dap­at segera men­da­p­atkan ban­tu­an atau peng­gant­ian kendaraan.

Ung­ga­han folkcb­br ini menun­jukkan bagaimana media sosial dap­at berfungsi seba­gai wadah sol­i­dar­i­tas sosial. Banyak war­ganet menye­barkan ulang, men­go­men­tari, dan menyuarakan empati mere­ka. Ada yang men­doakan agar kor­ban segera men­da­p­atkan peng­gant­ian motor dan pon­sel, ada pula yang men­dorong pihak-pihak berpen­garuh untuk ikut mem­ban­tu. Respon cepat dan sim­pati pub­lik ini meny­oroti per­an pent­ing komu­ni­tas online dalam men­dukung kor­ban keja­hatan di Indone­sia.

Selain itu, beber­a­pa komen­tar menyi­ratkan kri­tik ter­hadap kea­manan di jalan dan per­lin­dun­gan bagi penge­mu­di ojol. Banyak neti­zen meny­oroti bah­wa para peker­ja lapan­gan seper­ti dri­ver ojek online ker­ap meng­hadapi risiko keja­hatan tan­pa per­lin­dun­gan memadai. Peri­s­ti­wa ini juga mem­peringatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, teruta­ma keti­ka berin­ter­ak­si den­gan orang asing di jalan.

  Mobil Dibakar Massa Usai Kecelakaan Maut di Makongeni, Polisi Imbau Publik Tenang

Beber­a­pa neti­zen dan rekan ojol yang mem­bagikan ceri­ta ini juga mengin­gatkan sesama penge­mu­di untuk selalu berhati-hati:

Menghin­dari mener­i­ma per­mintaan aneh atau men­curi­gakan dari orang yang tidak dike­nal.

Tidak mudah mem­per­cayai orang asing yang menawarkan keun­tun­gan instan atau mem­inta ban­tu­an men­curi­gakan.

Men­gak­tifkan fitur pela­cak lokasi pada pon­sel dan mem­beri tahu kelu­ar­ga atau rekan keti­ka bera­da di lokasi yang sepi.

Men­ja­ga komu­nikasi den­gan komu­ni­tas ojol untuk sal­ing meman­tau.

Walaupun hip­no­sis adalah metode keja­hatan yang sulit diantisi­pasi, kewas­padaan dan keber­samaan komu­ni­tas dap­at mem­ban­tu men­gu­ran­gi risiko.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, belum ada lapo­ran res­mi dari pihak kepolisian atau keteran­gan lan­ju­tan dari kor­ban. Namun, war­ganet berharap kasus ini segera ditin­dak­lan­ju­ti oleh pihak berwe­nang. Neti­zen juga mende­sak agar aparat meningkatkan patroli dan mem­berikan edukasi pence­ga­han hip­no­sis kepa­da masyarakat, teruta­ma bagi para penge­mu­di ojol yang seti­ap hari bera­da di jalan.

Ung­ga­han folkcb­br dan komen­tar war­ganet menun­jukkan bah­wa rasa empati masih san­gat kuat di ten­gah masyarakat. Keja­di­an ini tidak hanya men­ja­di pengin­gat ten­tang anca­man keja­hatan, tetapi juga buk­ti bah­wa sol­i­dar­i­tas sosial di dunia maya dap­at berg­er­ak cepat untuk mem­beri dukun­gan moral dan mate­r­i­al.

Peri­s­ti­wa ini meli­batkan seo­rang penge­mu­di ojol di Depok yang diduga men­ja­di kor­ban hip­no­sis, kehi­lan­gan motor Hon­da Beat dan pon­sel­nya. Keja­di­an ter­ja­di di Jalan Kam­pung Sawah, dekat Grand Depok City, beber­a­pa hari sebelum ung­ga­han dibu­at. Neti­zen bereak­si den­gan sim­pati, doa, dan ajakan sol­i­dar­i­tas. Ung­ga­han di Threads dari akun folkcb­br telah mem­per­li­hatkan bagaimana media sosial dap­at men­ja­di sarana penye­baran infor­masi sekali­gus ben­tuk kepedu­lian bersama.

Den­gan adanya per­ha­t­ian besar pub­lik, dihara­p­kan kor­ban dap­at segera mem­per­oleh ban­tu­an, dan pihak berwe­nang dap­at menye­lidi­ki ser­ta mence­gah keja­di­an seru­pa di masa men­datang. (Red/abd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *