Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Kesehatan

Tips Agar Kepala Bayi Tidak Peyang, Edukasi dr. Indra Tarigan Jadi Perhatian Warganet

612
×

Tips Agar Kepala Bayi Tidak Peyang, Edukasi dr. Indra Tarigan Jadi Perhatian Warganet

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Kese­hatan anak, khusus­nya bayi, selalu men­ja­di per­ha­t­ian uta­ma bagi para orang tua. Salah satu masalah yang ser­ing muncul pada bayi baru lahir adalah ben­tuk kepala yang tidak simetris atau biasa dise­but peyang. Kon­disi ini memang cukup umum ter­ja­di, kare­na pada masa awal kehidu­pan, tulang kepala bayi masih lunak sehing­ga mudah berubah ben­tuk aki­bat posisi tidur maupun kebi­asaan per­awatan, Ming­gu (31/08/2025).

Baru-baru ini, seo­rang tena­ga kese­hatan, dr. Indra Tari­g­an, mem­bagikan edukasi menarik terkait cara mence­gah dan men­gatasi kepala bayi peyang melalui ung­ga­han­nya di media sosial Threads. Kon­ten edukasi terse­but men­ja­di sorotan kare­na dis­am­paikan den­gan bahasa seder­hana, prak­tis, dan bisa lang­sung dit­er­ap­kan oleh para orang tua.

Dalam ung­ga­han­nya, dr. Indra menekankan bah­wa kepala bayi yang masih lunak memang berpoten­si berubah ben­tuk. Namun, kon­disi ini bukan­lah sesu­atu yang per­ma­nen. Den­gan per­awatan yang tepat dan dilakukan secara rutin, kepala bayi bisa kem­bali bulat dan simetris.

Berikut poin-poin pent­ing yang dis­am­paikan dr. Indra Tari­g­an dalam ung­ga­han edukasi kese­hatan­nya:

1. Rutin ubah posisi tidur bayi
Bayi sebaiknya tidak selalu tidur pada satu sisi saja. Orang tua dian­jurkan untuk sesekali men­gubah posisi tidur bayi agar tekanan pada kepala tidak hanya bertumpu di satu titik.

  Jaga Tubuh Tetap Fit! Inilah 7 Uraian Kesehatan Badan yang Wajib Diketahui

2. Lebih ser­ing menengku­rap­kan bayi (tum­my time)
Aktiv­i­tas tum­my time bukan hanya berman­faat untuk mence­gah peyang, tetapi juga melatih keku­atan otot leher, bahu, dan motorik bayi.

3. Gen­dong bayi bergant­ian sisi kiri–kanan. Mem­bi­asakan menggen­dong bayi dari sisi yang berbe­da akan men­gu­ran­gi tekanan pada bagian kepala ter­ten­tu, sehing­ga ben­tuk kepala bayi lebih pro­por­sion­al.

Menu­rut dr. Indra, langkah seder­hana ini san­gat efek­tif apa­bi­la dilakukan secara kon­sis­ten. Ia menekankan bah­wa per­awatan bayi tidak selalu harus mahal atau rumit, cukup den­gan per­ha­t­ian ekstra dari orang tua dalam aktiv­i­tas sehari-hari. “Den­gan per­awatan seder­hana dan rutin, kepala bayi bisa kem­bali bulat,” tulis dr. Indra dalam ung­ga­han­nya.

Dalam ung­ga­han­nya, dr. Indra Tari­g­an juga mene­gaskan bah­wa seti­ap kon­ten video atau foto yang dibagikan untuk tujuan edukasi telah melalui per­se­tu­juan pasien dan kelu­ar­ganya. Hal ini menun­jukkan pro­fe­sion­al­isme sekali­gus kepatuhan ter­hadap eti­ka medis dan pri­vasi pasien.

“ Video dibu­at dan diung­gah den­gan per­se­tu­juan pasien & kelu­ar­ga untuk edukasi. Pengikut ban­tu share ya 👏,” tulis­nya.

Sikap terse­but ten­tu patut diapre­si­asi, kare­na tidak semua tena­ga kese­hatan mau meny­isihkan wak­tu untuk mem­berikan edukasi pub­lik secara gratis di media sosial, apala­gi den­gan tetap men­ja­ga eti­ka pro­fe­si.

dr. Indra Tari­g­an dike­nal seba­gai dok­ter yang aktif berba­gi infor­masi kese­hatan, khusus­nya men­ge­nai anak dan kelu­ar­ga. Gaya komu­nikasinya seder­hana, ramah, dan mudah dipa­ha­mi oleh masyarakat awam.

Hal ini pent­ing kare­na banyak orang tua, teruta­ma yang baru memi­li­ki anak per­ta­ma, ser­ing kali kebin­gun­gan meng­hadapi kon­disi ter­ten­tu. Infor­masi di inter­net pun tidak selalu dap­at diper­caya. Kehadi­ran tena­ga kese­hatan yang mau hadir lang­sung di ruang dig­i­tal untuk mem­berikan edukasi ter­per­caya men­ja­di sesu­atu yang san­gat berhar­ga.

  Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Sabar AS dan Sukardi Spd. M.M., Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan

Kon­ten edukasi dr. Indra juga dilengkapi den­gan tagar yang rel­e­van, seper­ti:

#Kepal­aBayi

#Edukasi­Ibu

#Kese­hatanAnak

Peng­gu­naan tagar ini bukan sekadar for­mal­i­tas, melainkan memu­dahkan para orang tua lain men­e­mukan infor­masi kese­hatan seru­pa.

Masalah kepala bayi peyang ser­ing kali mem­bu­at orang tua cemas. Pada­hal, menu­rut para ahli kese­hatan anak, kon­disi ini biasanya tidak berba­haya dan dap­at diper­bai­ki den­gan langkah seder­hana.

Kepala peyang umum­nya ter­ja­di kare­na bayi ser­ing tidur dalam posisi telen­tang den­gan arah kepala yang sama. Hal ini mem­bu­at salah satu sisi kepala lebih ser­ing men­da­p­at tekanan.

Den­gan edukasi yang jelas dan prak­tis, orang tua bisa menge­tahui bah­wa:

Kepala peyang bukan cacat per­ma­nen.

Penan­ganan dini bisa mem­bu­at ben­tuk kepala bayi kem­bali nor­mal.

Tidak per­lu lang­sung panik atau ter­bu­ru-buru mem­be­li alat mahal, cukup melakukan per­awatan seder­hana di rumah.

Edukasi seper­ti ini juga mem­ban­tu mence­gah prak­tik salah kaprah di masyarakat, mis­al­nya peng­gu­naan ban­tal khusus yang belum ten­tu aman untuk bayi.

Ung­ga­han dr. Indra Tari­g­an men­da­p­at respons posi­tif dari para orang tua yang merasa ter­ban­tu den­gan tips seder­hana terse­but. Banyak war­ganet yang men­gaku baru menge­tahui pent­ingnya men­gubah posisi tidur bayi dan mem­berikan wak­tu tengku­rap sejak dini.

“Ter­i­ma kasih dok, infor­masi ini san­gat mem­ban­tu sekali,” tulis salah satu komen­tar war­ganet.

Ada pula yang mem­bagikan pen­gala­man prib­a­di, bah­wa sete­lah rutin melakukan tum­my time, ben­tuk kepala anak mere­ka men­ja­di lebih bulat.

  Rapot Digital Kesehatan Anak Hadir Perdana di Indonesia, Dimulai dari Serdang Bedagai

Hal ini menun­jukkan bah­wa edukasi kese­hatan seder­hana, jika dike­mas den­gan baik dan dis­am­paikan lewat plat­form dig­i­tal yang tepat, dap­at mem­berikan dampak posi­tif bagi banyak orang.

Selain mem­beri edukasi, dr. Indra juga menun­jukkan kete­ladanan dalam pelayanan kese­hatan. Ia tidak hanya fokus pada tin­dakan medis di ruang prak­tik, tetapi juga peduli menye­barkan infor­masi yang berman­faat untuk pence­ga­han.

Sikap ini sejalan den­gan seman­gat pelayanan kese­hatan pro­mo­tif dan pre­ven­tif yang kini terus digen­car­kan oleh pemer­in­tah. Artinya, tena­ga kese­hatan tidak hanya berper­an saat pasien sak­it, tetapi juga aktif mence­gah masyarakat jatuh sak­it.

Upaya edukasi pub­lik yang dilakukan dr. Indra bisa men­ja­di inspi­rasi bagi tena­ga medis lain­nya. Den­gan perkem­ban­gan teknolo­gi dan media sosial, dok­ter kini memi­li­ki ruang lebih luas untuk men­jangkau masyarakat dan menyam­paikan pesan kese­hatan.

Masalah kepala bayi peyang ser­ing kali men­ja­di kekhawati­ran orang tua, namun den­gan langkah seder­hana seper­ti rutin men­gubah posisi tidur, mem­berikan wak­tu tengku­rap, dan menggen­dong bergant­ian sisi, kon­disi ini bisa dice­gah maupun diper­bai­ki.

Edukasi dari dr. Indra Tari­g­an bukan hanya mem­berikan penge­tahuan baru, tetapi juga mene­gaskan pent­ingnya pelayanan kese­hatan yang huma­n­is, etis, dan dekat den­gan masyarakat.

Sosok dok­ter yang mau melu­angkan wak­tu untuk berba­gi ilmu di media sosial patut dite­ladani. Den­gan demikian, semakin banyak orang tua yang ter­ban­tu dalam mer­awat buah hatinya den­gan cara yang benar, aman, dan sesuai ilmu medis. (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *