Jakarta, SniperNew.id — Rabu 27 Agustus 2025 Kehadiran seorang ayah dalam kehidupan anak tidak kalah penting dibanding peran seorang ibu. Pesan ini disampaikan melalui unggahan video di media sosial yang dibagikan akun Trends milik dokter anak, dr. Indra Taringan, Rabu (27/8).
Dalam unggahannya, dr. Indra menegaskan bahwa anak tidak hanya membutuhkan kasih sayang ibu, tetapi juga dekapan hangat, bimbingan, dan teladan langsung dari ayah. Menurutnya, kehadiran ayah yang aktif dan terlibat memberikan dampak positif signifikan terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun emosional.
“Ayah yang hadir membuat anak tumbuh lebih kuat, percaya diri, dan bahagia,” tulis dr. Indra dalam keterangan video.
Video tersebut menampilkan interaksi seorang ayah yang mendampingi anaknya menjalani perawatan kesehatan. Dalam tayangan itu terlihat ayah memeluk, menghibur, sekaligus memberikan semangat kepada anak. Menurut keterangan yang disampaikan, video tersebut dibuat dan diunggah dengan persetujuan tertulis dari pasien dan keluarganya untuk tujuan edukasi masyarakat.
dr. Indra menjelaskan, persepsi yang berkembang di masyarakat sering kali memposisikan ayah hanya sebagai pencari nafkah, sedangkan peran pengasuhan lebih banyak dibebankan pada ibu. Pandangan ini perlu diubah.
“Anak perlu melihat figur ayah di rumah, bukan hanya mendengar namanya. Sentuhan fisik, dekapan, obrolan ringan, bahkan kehadiran di momen kecil sehari-hari, semuanya memberi rasa aman yang tidak tergantikan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penelitian di bidang psikologi perkembangan menunjukkan, anak yang memiliki hubungan dekat dengan ayah cenderung lebih mampu mengelola emosi, memiliki kepercayaan diri tinggi, dan lebih siap menghadapi tantangan sosial ketika dewasa.
Beberapa studi internasional mengungkapkan, peran ayah dalam memberikan dukungan emosional sama pentingnya dengan peran ibu. Anak yang tumbuh dengan kehadiran ayah yang responsif dan terlibat memiliki risiko lebih rendah mengalami gangguan perilaku maupun masalah akademis.
“Dekapan ayah bukan sekadar pelukan. Itu adalah bahasa cinta yang menumbuhkan rasa aman dalam diri anak,” kata dr. Indra.
Menurutnya, bimbingan ayah juga menjadi sumber pembelajaran tentang disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab. Figur ayah yang menjadi teladan akan diingat anak sepanjang hidupnya, membentuk pola pikir dan sikap mereka saat dewasa kelak.
Dalam unggahan tersebut, dr. Indra mengajak para ayah muda untuk tidak ragu terlibat langsung dalam pengasuhan. Mulai dari hal sederhana seperti mengantar anak ke sekolah, menemani bermain, membacakan cerita sebelum tidur, hingga mendampingi saat anak sakit.
“Tidak perlu menunggu momen besar. Kehadiran ayah setiap hari, sekecil apa pun, lebih berharga daripada hadiah mahal,” tulisnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peran ayah dan ibu saling melengkapi. Ibu memberikan kehangatan dan rasa aman, sementara ayah memberikan dorongan, keberanian, dan rasa percaya diri. “Jika keduanya hadir bersama, anak mendapat fondasi emosional yang kokoh,” tambahnya.
dr. Indra menegaskan bahwa setiap konten yang ia unggah di media sosial selalu mengikuti prosedur etik, terutama jika melibatkan pasien. “Video ini diunggah dengan persetujuan tertulis dari pasien dan keluarganya. Tujuannya murni untuk edukasi,” katanya.
Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keseimbangan peran ayah dan ibu. Selain itu, ia mengajak warganet untuk membagikan pesan positif ini agar semakin banyak orang tua terinspirasi untuk hadir lebih dekat dalam kehidupan anak.
Unggahan tersebut menuai beragam komentar positif. Banyak pengguna media sosial yang mengapresiasi pesan yang dibawa dr. Indra. Beberapa warganet bahkan membagikan pengalaman pribadi mengenai perubahan positif yang terjadi ketika ayah mulai lebih terlibat dalam pengasuhan.
Seorang warganet menulis, “Dulu saya pikir tugas saya hanya mencari nafkah. Setelah mendengar pesan ini, saya mulai meluangkan waktu untuk anak-anak. Hasilnya luar biasa, mereka lebih dekat dan lebih terbuka kepada saya.”
Komentar lain datang dari seorang ibu yang mengatakan, “Kami sangat bersyukur suami ikut membesarkan anak-anak. Mereka tumbuh penuh kasih dan percaya diri.”
dr. Indra menilai, media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan pesan positif seputar parenting dan kesehatan keluarga. Namun, ia mengingatkan agar para kreator konten selalu mematuhi kode etik, menjaga privasi, dan mengutamakan edukasi daripada sensasi.
Menurutnya, perubahan pola pikir tentang peran ayah adalah salah satu langkah penting membangun generasi yang lebih sehat secara mental dan emosional. “Mari kita sama-sama mendukung ayah agar tidak hanya menjadi simbol, tapi benar-benar hadir dalam kehidupan anak-anak kita,” pungkasnya.
Pesan yang disampaikan melalui unggahan dr. Indra Taringan menegaskan kembali pentingnya peran ayah dalam pengasuhan. Anak tidak hanya membutuhkan kasih sayang ibu, tetapi juga bimbingan dan teladan dari ayah. Dengan kehadiran ayah, anak tumbuh lebih kuat, percaya diri, dan bahagia.
Sebagaimana ditulis dalam unggahan tersebut, “Ayah yang hadir bukan hanya membesarkan anak, tapi membentuk masa depan.” (redaksi)













