Tanggamus, SniperNew.id — Kemeriahan budaya daerah kembali hadir di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Sebuah unggahan dari akun media sosial Facebook bernama Ans Va, pada Minggu (24/8/2025), menampilkan momen istimewa dari perwakilan Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus yang sedang mengikuti lomba tari daerah antar kecamatan se-kabupaten Tanggamus.
Dalam unggahan tersebut tertulis:
“Penampilan KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS dalam rangka lomba tari daerah antar kecamatan sekabupaten Tanggamus Lampung #vod #sorotan #jangkauanluas”
Unggahan ini disertai sebuah video pendek yang memperlihatkan panggung dengan latar oranye bertuliskan “TANGGAMUS Lampung” lengkap dengan ornamen khas budaya Lampung. Pada bagian tengah panggung, terdapat spanduk kegiatan dengan gambar dua tokoh pejabat daerah, sebagai tanda bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian resmi pemerintah daerah.
Di atas panggung, penari perempuan tampil mengenakan busana tradisional khas Lampung.
Mereka memakai kostum dominan warna kuning emas dengan hiasan kepala, dipadu dengan kain songket serta lengan baju merah menyala. Ketiganya tampak anggun menampilkan tarian yang selaras dengan musik pengiring, menandakan bahwa mereka sudah terlatih dan siap mewakili Kecamatan Kota Agung dalam ajang ini.
Lomba tari antar kecamatan ini digelar dalam rangka memeriahkan perayaan tingkat kabupaten Tanggamus. Tujuannya tidak hanya untuk melestarikan budaya dan kesenian daerah, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar masyarakat dari berbagai kecamatan.
Kabupaten Tanggamus sendiri dikenal kaya dengan tradisi dan seni budaya. Berbagai tarian khas Lampung seperti Tari Sigeh Penguten,
Tari Melinting, dan Tari Cangget kerap ditampilkan dalam acara adat maupun festival. Kehadiran lomba ini menjadi momentum penting bagi para generasi muda untuk terus mencintai sekaligus menjaga warisan budaya leluhur mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal, khususnya pelajar dan komunitas tari di tingkat kecamatan. Dengan adanya lomba, para peserta memiliki wadah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus berkompetisi secara sehat.
Penampilan Kecamatan Kota Agung menjadi salah satu sorotan dalam ajang ini. Dengan busana tradisional yang seragam, para penari terlihat percaya diri dan kompak.
Setiap gerakan tari tampak penuh makna, menggambarkan kekayaan filosofi seni tari Lampung yang sarat nilai penghormatan, keanggunan, dan kebersamaan.
Meskipun hanya terlihat beberapa menit dalam unggahan video di media sosial, namun suasana panggung menunjukkan bahwa acara tersebut berlangsung meriah.
Dekorasi panggung dihiasi dengan simbol khas Lampung seperti ornamen siger (mahkota adat) dan gambar lumba-lumba yang juga menjadi ikon Kabupaten Tanggamus.
Kegiatan budaya seperti ini mendapatkan perhatian luas dari masyarakat, khususnya warga Tanggamus.
Melalui media sosial, unggahan penampilan Kecamatan Kota Agung mendapat berbagai komentar positif dari netizen yang mengapresiasi upaya pelestarian seni tari.
Beberapa masyarakat menilai bahwa ajang ini sangat penting untuk generasi muda, agar mereka tidak melupakan budaya asli daerahnya di tengah arus globalisasi.
Tidak sedikit pula yang berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan rutin setiap tahun, sehingga dapat menjadi agenda budaya tetap Kabupaten Tanggamus.
Lomba tari daerah bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan juga tentang nilai kebersamaan dan pelestarian tradisi. Tari tradisional Lampung memiliki filosofi yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sikap saling menghargai, menyambut tamu, hingga simbol doa keselamatan.
Dengan tampilnya perwakilan Kecamatan Kota Agung, hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa setiap kecamatan di Tanggamus memiliki potensi seni budaya yang patut dibanggakan.
Acara ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi penerus seni, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Provinsi Lampung selama ini memang dikenal dengan banyak festival budaya, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Tanggamus sebagai salah satu kabupaten yang memiliki wilayah luas dan beragam etnis, selalu aktif menampilkan seni tari dalam berbagai perayaan.
Melalui kegiatan lomba tari antar kecamatan, Kabupaten Tanggamus turut menegaskan identitasnya sebagai daerah yang menjunjung tinggi warisan leluhur. Ajang ini juga diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung, sehingga mampu meningkatkan potensi pariwisata dan perekonomian lokal.
Masyarakat berharap lomba tari antar kecamatan ini tidak berhenti hanya pada perayaan tertentu, tetapi dapat dijadikan agenda rutin tahunan.
Pemerintah daerah bersama masyarakat dapat menjadikannya sebagai festival budaya yang lebih besar, melibatkan lebih banyak peserta, dan menampilkan keragaman seni tradisional dari setiap kecamatan di Tanggamus.
Selain itu, dukungan terhadap seniman muda juga diharapkan semakin kuat. Dengan adanya wadah seperti lomba tari, generasi muda akan lebih termotivasi untuk belajar, berlatih, dan melestarikan tarian tradisional. Hal ini sangat penting agar kebudayaan lokal tetap hidup dan berkembang di masa depan.
Unggahan penampilan Kecamatan Kota Agung di ajang lomba tari antar kecamatan se-Kabupaten Tanggamus, Lampung, menjadi cerminan semangat pelestarian budaya di daerah. Dengan busana tradisional khas Lampung dan tarian yang penuh makna, penampilan tersebut tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberikan pesan bahwa seni budaya daerah adalah identitas yang harus dijaga bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Tanggamus semakin bangga dengan budayanya, masyarakat semakin kompak dalam mendukung pelestarian seni, dan Kabupaten Tanggamus kian dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi budaya.
Editor: (Darmawan)













