SniperNew.id – Makassar kembali digemparkan dengan insiden tabrak lari yang melibatkan seorang pengendara mobil perempuan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada Sabtu siang (tanggal sesuai beredarnya video), ketika sebuah mobil diduga melarikan diri usai menabrak sejumlah kendaraan. Aksi pelarian tersebut berujung dramatis setelah pelaku terjebak di jalan buntu wilayah Minasaupa, perbatasan kota Makassar.
Kejadian ini terekam dalam beberapa video amatir warga dan cepat menyebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Threads bernama andreli_48. Dalam unggahannya, dijelaskan bahwa pengendara perempuan itu sempat melaju kencang meninggalkan lokasi tabrakan hingga akhirnya dikejar oleh sejumlah warga serta pengemudi ojek online (ojol). Aksi kejar-kejaran tersebut berlangsung menegangkan sebelum akhirnya mobil pelaku tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat terjebak di jalur sempit dan buntu.
Berdasarkan keterangan saksi mata, insiden bermula ketika mobil yang dikendarai seorang perempuan melaju di Jalan Sultan Alauddin dan diduga menyerempet beberapa kendaraan. Alih-alih berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi justru memilih tancap gas meninggalkan lokasi. Tindakan itu memicu kemarahan para pengendara yang merasa menjadi korban, termasuk sejumlah pengemudi ojek online yang kebetulan melintas.
Korban tabrak lari beserta para pengemudi ojol lantas berinisiatif mengejar mobil tersebut. Kejar-kejaran berlanjut hingga ke wilayah perbatasan kota menuju Minasaupa. Malang bagi pelaku, jalan yang dipilih ternyata berujung buntu. Mobil yang dikendarainya akhirnya terhenti.
Dalam video yang beredar, tampak suasana memanas. Puluhan orang mengepung kendaraan pelaku. Beberapa warga bahkan terlihat memukul bagian mobil hingga menyebabkan kerusakan pada kaca dan bodi kendaraan. Pelaku yang berada di dalam mobil tampak enggan keluar, sehingga semakin menyulut emosi warga.
Seorang saksi mata bernama Arman (32), yang ikut dalam pengejaran, mengatakan bahwa emosi warga sudah memuncak lantaran pelaku dianggap tidak kooperatif. “Kita semua sudah kasih tanda supaya berhenti, tapi dia terus lari. Banyak motor jatuh, ada yang luka. Makanya pas mobilnya berhenti, orang-orang langsung marah,” ujar Arman.
Selain pengendara yang merasa dirugikan, puluhan pengemudi ojol juga tampak mendominasi kerumunan. Mereka mengaku terpanggil untuk membantu karena banyak dari mereka melihat langsung aksi pelaku yang dianggap membahayakan keselamatan di jalan raya. “Kalau dibiarkan bisa kabur lagi. Untung tadi buntu, kalau tidak, siapa yang bisa jamin keselamatan orang lain di jalan?” tutur Dedi, salah seorang driver ojol.
Dalam rekaman video yang diunggah di media sosial, terlihat pula seorang pria berdiri di atas kap mobil pelaku sebagai bentuk protes keras. Warga yang berada di sekitar lokasi bersorak, sementara sebagian lainnya berusaha menenangkan agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri lebih lanjut.
Tak berselang lama setelah kejadian, aparat kepolisian dari Polsek setempat datang ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Polisi langsung mengevakuasi pelaku dari dalam mobil untuk menghindari tindakan anarkis massa. Mobil yang sudah dalam kondisi rusak kemudian diamankan ke kantor polisi sebagai barang bukti.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, yang dimintai keterangan, membenarkan adanya peristiwa tabrak lari tersebut. “Kami sudah mengamankan pengendara beserta kendaraan yang digunakan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi serta kerugian yang ditimbulkan. Kami juga meminta para korban melapor secara resmi,” ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat. “Kami memahami emosi warga, tetapi tindakan kekerasan atau perusakan juga bisa menimbulkan masalah hukum baru. Kami harap masyarakat tetap tertib,” tambahnya.
Dari informasi yang dihimpun, insiden tabrak lari tersebut menyebabkan sejumlah pengendara motor mengalami luka ringan akibat terjatuh ketika diserempet. Beberapa kendaraan juga mengalami kerusakan, mulai dari goresan hingga bodi yang ringsek. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendata jumlah korban maupun kerugian materi yang ditimbulkan.
Salah seorang korban, Firdaus (27), mengatakan dirinya mengalami luka di kaki setelah motornya terserempet. “Saya jatuh waktu mobilnya nyalip dan senggol motor. Untung ada teman-teman ojol bantu kejar, kalau tidak mungkin sudah kabur,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Unggahan mengenai peristiwa ini langsung menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Video-video amatir memperlihatkan suasana dramatis saat pelaku terkepung dan mobilnya dihancurkan oleh massa. Banyak warganet yang mengecam tindakan pelaku yang dianggap tidak bertanggung jawab. Namun, sebagian juga mengingatkan agar masyarakat tetap mengedepankan hukum dan tidak main hakim sendiri.
Akun andreli_48 yang pertama kali membagikan kabar tersebut di Threads, dalam unggahannya menulis:
“Kasus tabrak lari sejumlah kendaraan di jalan Sultan Alauddin Makassar oleh seorang pengendara perempuan yang dikejar sampai kebatas kota menuju Minasaupa terjebak di jalan buntu. Tak pelak lagi pelaku tabrak lari yang di kejar sejumlah korban dan pengemudi ojek Online (ojol) langsung menghancurkan mobil yang di kendarai pelaku sebab tak mau keluar dari dalam mobil seperti video yang beredar.”
Postingan itu kini telah ditonton ratusan kali dan menuai banyak komentar dari netizen.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak tentang pentingnya tertib berkendara di jalan raya. Pakar transportasi dari Universitas Hasanuddin, Dr. Andi Rahmat, menilai kasus tabrak lari kerap dipicu oleh kurangnya kesadaran hukum pengendara. “Ketika terjadi kecelakaan, hal yang harus dilakukan adalah berhenti, menolong korban, dan melaporkan ke polisi. Kabur hanya akan memperburuk keadaan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan main hakim sendiri. “Emosi memang bisa memuncak, tetapi tetap harus diingat bahwa negara kita punya hukum. Polisi harus diberi kesempatan menindak secara adil,” tegas Andi.
Peristiwa tabrak lari di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, menjadi sorotan publik tidak hanya karena aksi kejar-kejaran dramatis, tetapi juga akibat beredarnya video yang memperlihatkan amarah massa terhadap pelaku. Saat ini, kasus sedang ditangani oleh pihak kepolisian dan pelaku sudah diamankan.
Kasus ini diharapkan bisa menjadi pelajaran agar setiap pengendara lebih bertanggung jawab di jalan. Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, namun sikap kooperatif dan kepatuhan hukum adalah kunci untuk mencegah situasi berujung pada amukan massa atau masalah yang lebih besar.. Editor: (Ahmad)






