Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Legislator AS Terhambat: Rep. Collier Tolak ‘Permission Slip’, Terjebak di Lantai DPR Texas

398
×

Legislator AS Terhambat: Rep. Collier Tolak ‘Permission Slip’, Terjebak di Lantai DPR Texas

Sebarkan artikel ini

Austin, SniperNew.id — Pada 18 Agus­tus 2025 – Dewan Per­wak­i­lan Texas digun­cang oleh insi­d­en belum per­nah ter­ja­di sebelum­nya keti­ka seo­rang wak­il raky­at Demokrat, Nicole Col­lier (D–Fort Worth), meno­lak menan­datan­gani for­mulir yang dise­but “per­mis­sion slip” dan memil­ih tetap bera­da di kursinya, tidak bisa mening­galkan ruang sidang tan­pa izin petu­gas kea­manan negara bagian, Selasa (19/08/2020).

Dipicu oleh kebun­tu­an kuo­rum, Par­tai Repub­lik Texas melayangkan kebi­jakan baru: seti­ap anggota leg­is­latif Demokrat yang sebelum­nya per­gi kelu­ar negara bagian untuk mem­blokir redistricting—taktik yang dise­but “quo­rum-bust­ing”— hanya boleh mening­galkan lan­tai DPR jika dia didampin­gi oleh petu­gas Depart­ment of Pub­lic Safe­ty (DPS). Anggota harus menan­datan­gani for­mulir res­mi (“per­mis­sion slip”) yang meny­atakan berse­dia untuk dikaw­al oleh DPS .

  Polisi Temukan Korban Kecelakaan Sepeda Motor

Seba­gai ben­tuk protes atas atu­ran ini, Rep. Nicole Col­lier memil­ih untuk tidak menan­datan­gani for­mulir terse­but, den­gan tegas meny­atakan bah­wa ia tidak merasa “ter­pang­gil untuk menan­datan­ganinya” . Atas kepu­tu­san ini, dia secara efek­tif “ter­je­bak” di kursinya dan tidak diizinkan mening­galkan ruang sidang .

Dari Kolab­o­ra­tor Par­tai Demokrat: Rep. Ann John­son (D‑Houston) secara ter­bu­ka mengkri­tik kebi­jakan ini, menekankan­nya seba­gai tidak sah secara hukum dan mem­band­ingkan situ­asi terse­but den­gan per­lakuan ter­hadap nara­p­i­dana. Menu­rut John­son, “tidak ada dalam atu­ran­mu ten­tang memasangkan petu­gas polisi kepa­da peja­bat poli­tik” dan bah­wa “nara­p­i­dana memi­li­ki lebih banyak kebe­basan ketim­bang anggota Demokrat yang memec­ah kuo­rum saat ini” .

Selan­jut­nya, Demokrat menyuarakan sol­i­dar­i­tas mere­ka ter­hadap Col­lier, menun­tut agar ia dibebaskan tan­pa pen­damp­ing kea­manan dan agar akses media ke ruang sidang segera dip­ulihkan.

Pan­dan­gan Sang Anggota DPR: Col­lier meny­atakan bah­wa kebi­jakan itu meren­dahkan marta­bat­nya seba­gai wak­il raky­at. “Saya meno­lak menan­datan­gani izin yang men­cabut marta­bat saya seba­gai wak­il ter­pil­ih, hanya agar par­tai Repub­lik bisa men­gatur perg­er­akan saya den­gan pen­gaw­al polisi.”

  Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Tutupi Badan Tol Cipali

Ia juga menye­but bah­wa komu­ni­tas may­ori­tas-minori­tas di dis­triknya meng­hara­p­kan dia berdiri tegas atas hak mere­ka untuk memi­li­ki rep­re­sen­tasi yang bebas dari pen­gawalan yang dipak­sakan .

Langkah Par­tai Repub­lik ini meru­pakan eskalasi dari berba­gai tak­tik yang telah dit­er­ap­kan untuk memak­sa kem­balinya para Demokrat ke DPR sete­lah walk­out poli­tik mere­ka untuk mem­blokir ran­can­gan peta redistricting–yang diyaki­ni akan mem­beri keun­tun­gan kepa­da Par­tai Repub­lik dan men­da­p­at dukun­gan dari pemer­in­ta­han Trump .

Langkah-langkah sebelum­nya ter­ma­suk: Den­da har­i­an sebe­sar USD 500 bagi anggota yang tetap absen dari sidang.

Pemangkasan anggaran kan­tor anggota dan per­in­tah agar mere­ka mengam­bil gaji secara lang­sung — alih-alih melalui trans­fer elek­tron­ik.

Gugatan hukum oleh peja­bat negara, ter­ma­suk Jak­sa Agung Ken Pax­ton dan Guber­nur Greg Abbott, yang men­co­ba memak­sa kem­balinya anggota ke negara bagian .

Dampak dan Isu yang Dihadirkan

Melemahkan prin­sip demokrasi?
Tak­tik ini dipan­dang seba­gai peng­gu­naan kekuasaan ekseku­tif leg­is­latif yang berlebi­han-men­em­patkan wak­il raky­at di bawah pen­gawasan ketat dan mem­bat­asi kebe­basan berg­er­ak mere­ka.

  GEMPA BUMI TEKTONIK MENGGUNCANG BARAT LAUT MELONGUANE, SULAWESI UTARA

Sim­bolisme seis­mik ter­hadap hak sip­il dan kebe­basan poli­tik: Banyak penga­mat meli­hat peri­s­ti­wa ini seba­gai ben­tuk repre­sif mod­ern. Kolom sosial bahkan mem­band­ingkan­nya den­gan masa keti­ka orang kulit hitam dipak­sa mem­bawa doku­men “izin” hanya untuk berg­er­ak bebas pada era seg­re­gasi.

Hak media berpen­da­p­at ter­an­cam:
Media dihen­tikan akses­nya ke galeri DPR—langkah yang mem­per­bu­ruk kecuri­gaan ter­hadap penyalah­gu­naan kekuasaan dan merusak transparan­si pub­lik .

Rep. Nicole Col­lier telah bera­da di pusat kon­tro­ver­si poli­tik baru di Texas ‑mema­su­ki sejarah den­gan memil­ih bera­da di kursinya tan­pa boleh mening­galkan ruang sidang, seba­gai ben­tuk per­lawanan ter­hadap kebi­jakan “per­mis­sion slip” GOP. Aksi ini telah men­ja­di sim­bol per­lawanan ter­hadap pem­bat­asan kebe­basan leg­is­latif, pen­gawasan berlebi­han, dan poten­si anca­man ter­hadap prin­sip demokrasi.

Kepa­da pub­lik dan pem­bu­at kebi­jakan, insi­d­en ini mene­gaskan bah­wa batas antara hukum yang sah dan penyalah­gu­naan wewe­nang poli­tik bisa san­gat tip­is teruta­ma keti­ka langkah-langkah drastis diam­bil atas nama sekedar men­ja­ga kuo­rum.

Edi­tor: (redak­si)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *