Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita Olahraga

Tumpuk Gelas, Satukan Semangat: Peringatan HUT RI ke-80 yang Penuh Ceria

454
×

Tumpuk Gelas, Satukan Semangat: Peringatan HUT RI ke-80 yang Penuh Ceria

Sebarkan artikel ini

Dalam rang­ka menyam­but Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Repub­lik Indone­sia yang ke-80 tahun 2025, berba­gai instan­si dan ele­men masyarakat turut menye­marakkan suasana den­gan mengge­lar beragam per­lom­baan kre­atif dan menye­nangkan, Jumat (08/08/2025)

Tak terke­cuali salah satu kegiatan yang dita­mpilkan dalam poton­gan video yang baru dua jam diung­gah di media sosial, mem­per­li­hatkan keseru­an pegawai dan masyarakat yang ten­gah memainkan lom­ba unik: menyusun gelas ker­tas set­ing­gi mungkin.

Kegiatan terse­but diadakan di lingkun­gan Rumah Sak­it milik BUMN yang ter­gabung dalam jaringan IHC (Indone­sia Health­care Cor­po­ra­tion), den­gan suasana penuh seman­gat gotong roy­ong dan kece­ri­aan.

Nuansa kemerdekaan begi­tu terasa, den­gan peser­ta dari berba­gai latar belakang men­ge­nakan ser­agam bertuliskan “AKHLAK”, nilai-nilai uta­ma yang diusung oleh ASN dan pegawai BUMN.

Ter­tangkap dalam frame video adalah wajah-wajah antu­sias para peser­ta yang berusa­ha den­gan hati-hati dan teliti menyusun gelas-gelas ker­tas bertuliskan “Cof­fee Time” men­ja­di menara ting­gi. Tak hanya menampilkan kepi­awa­ian dan kese­im­ban­gan, lom­ba ini juga menum­buhkan ker­ja sama tim, kesabaran, dan strate­gi. Mes­ki ter­li­hat seder­hana, namun kete­gan­gan dan kece­ri­aan tam­pak berpadu dalam suasana lom­ba yang meri­ah itu.

Peringatan HUT RI selalu men­ja­di momen pent­ing yang tidak hanya men­ge­nang sejarah pan­jang per­juan­gan bangsa, namun juga men­guatkan ikatan kebangsaan. Tahun ini, den­gan men­gusung seman­gat “Bersatu, Berdaulat, Raky­at Sejahtera, Indone­sia Maju”, berba­gai instan­si dan komu­ni­tas memil­ih untuk menyam­but kemerdekaan den­gan cara yang seder­hana namun penuh mak­na.

  Intan Resmikan Sekolah Internasional, Dorong Pendidikan Jadi Motor Ekonomi Daerah

Di hala­man rumah sak­it yang dipenuhi war­na-warni baju peser­ta lom­ba, gelak tawa dan seman­gat juang yang bersa­ha­bat mengge­ma. Pegawai dari berba­gai divisi berkumpul tan­pa sekat, menun­jukkan bah­wa kemerdekaan bukan hanya ten­tang per­juan­gan masa lalu, tetapi juga ten­tang mem­ban­gun keber­samaan dan har­moni di masa kini.

Pani­tia acara den­gan ramah mem­bimb­ing jalan­nya per­lom­baan, memas­tikan semua peser­ta men­da­p­at gili­ran dan menikmati momen seru ini. Lom­ba tumpuk gelas bukan hanya soal sia­pa yang ter­cepat atau tert­ing­gi, tapi juga sia­pa yang mam­pu bek­er­ja sama dan men­ja­ga kete­nan­gan dalam tekanan wak­tu.

Sim­bol Keber­samaan dan Seman­gat Nasion­al­isme

Gelas-gelas ker­tas itu pun men­ja­di sim­bol dari keber­samaan. Seti­ap gelas yang ditumpuk bukan hanya mewak­ili satu indi­vidu, melainkan ker­ja sama yang erat antar rekan tim. Menara gelas berdiri tegak seba­gai cer­mi­nan seman­gat gotong roy­ong dan nasion­al­isme dalam bingkai per­mainan yang sehat.

Salah satu peser­ta lom­ba men­gungkap­kan, “Kami san­gat senang bisa ikut mera­maikan kegiatan ini. Walau ter­li­hat seder­hana, tapi ada nilai keber­samaan dan sportiv­i­tas yang kami rasakan. Ini jadi semacam reflek­si bah­wa per­juan­gan tidak selalu harus berat, kadang cukup den­gan hati yang ringan dan senyum yang tulus.”

Tak hanya lom­ba tumpuk gelas, kegiatan ini juga dirangkai den­gan berba­gai lom­ba khas 17-an lain­nya seper­ti tarik tam­bang, bal­ap karung, estafet air, hing­ga makan kerupuk. Semua peser­ta larut dalam keme­ri­ahan yang tidak hanya memupuk seman­gat, tetapi juga mem­per­erat hubun­gan antarkaryawan yang sela­ma ini mungkin hanya berte­gur sapa di lorong kan­tor.

  Polres Tanggamus Rilis Kinerja 2025, Fokus Pemberantasan Narkoba dan Kamtibmas

Acara seper­ti ini juga men­ja­di salah satu ben­tuk pelestar­i­an budaya nasion­al yang sarat nilai-nilai luhur. Di ten­gah tan­ta­n­gan zaman dan dinami­ka dunia ker­ja yang semakin cepat, momen seper­ti ini men­ja­di oase penye­gar seman­gat dan mem­per­erat jali­nan batin sesama anak bangsa.

Selain seba­gai hibu­ran dan pelepas penat dari ruti­ni­tas ker­ja, kegiatan ini juga menyam­paikan pesan kuat: bah­wa seman­gat kemerdekaan harus terus hidup dan rel­e­van dalam kehidu­pan sehari-hari. Bukan hanya dalam upacara for­mal, tetapi juga dalam tin­dakan-tin­dakan kecil yang mem­ban­gun, seper­ti gotong roy­ong, kolab­o­rasi, dan rasa memi­li­ki ter­hadap tanah air.

Logo “IHC” dan “AKHLAK” yang tam­pak dalam video juga mem­perte­gas komit­men insti­tusi ini untuk tidak hanya men­jalankan tugas kese­hatan, tapi juga mem­perku­at nilai-nilai karak­ter bangsa di dalam inter­nal karyawan. Melalui lom­ba ini, mere­ka mem­buk­tikan bah­wa seman­gat nasion­al­isme bisa tum­buh di man­a­pun  bahkan di ten­gah hiruk pikuk aktiv­i­tas rumah sak­it.

Yang menarik, acara ini juga diiku­ti oleh peser­ta dari berba­gai kelom­pok usia dan latar belakang, ter­ma­suk tena­ga medis, staf admin­is­trasi, hing­ga pen­gun­jung rumah sak­it. Hal ini menun­jukkan seman­gat inklu­siv­i­tas yang ken­tal. Tidak ada perbe­daan kas­ta atau jabatan; semua bersatu dalam kece­ri­aan yang hangat.

Di antara tawa dan tepuk tan­gan, ter­li­hat pula banyak peser­ta men­ge­nakan masker atau penut­up kepala, sebuah pengin­gat bah­wa mes­ki masa pan­de­mi telah mere­da, kehati-hat­ian dan kepedu­lian ter­hadap sesama tetap dijun­jung ting­gi.

Acara ini turut men­ja­di con­toh posi­tif bagaimana sebuah insti­tusi dap­at men­ja­di pusat edukasi dan inspi­rasi, tidak hanya dalam hal layanan pub­lik, tetapi juga dalam mem­ban­gun budaya ker­ja yang sehat dan nasion­alis.

  Dijual Cepat! Warung Siap Pakai di Tanjung Waras Natar, Harga Nego Langsung Laku-Cek Lokasinya!

Per­ayaan seper­ti ini ten­tu mening­galkan pesan pent­ing, teruta­ma bagi gen­erasi muda. Bah­wa mer­ayakan kemerdekaan bukan hanya den­gan upacara ben­dera, tapi juga den­gan aksi nya­ta yang menum­buhkan rasa cin­ta tanah air. Lewat kreativ­i­tas, ker­ja sama, dan kegem­bi­raan, nilai-nilai kebangsaan bisa ditanamkan den­gan cara yang menye­nangkan dan menyen­tuh hati.

Lom­ba tumpuk gelas mungkin akan cepat usai, tetapi nilai yang ter­tanam dari pen­gala­man bersama itu akan terus hidup dan mem­bekas dalam jiwa para peser­ta. Seba­gaimana para pendiri bangsa mele­takkan dasar negeri ini den­gan susah payah, demikian pula kita mele­takkan satu demi satu ‘gelas’ per­ad­a­ban untuk mem­ban­gun Indone­sia yang lebih maju, kuat, dan bersatu.

Semoga seman­gat ini terus bergelo­ra, tidak hanya di bulan Agus­tus, tetapi juga dalam seti­ap hari kita men­jalani hidup seba­gai war­ga negara yang cin­ta tanah air.

Momen peringatan HUT RI ke-80 ini men­ja­di pengin­gat bah­wa kemerdekaan bukan hanya warisan, tapi juga tang­gung jawab bersama. Melalui lom­ba seder­hana seper­ti tumpuk gelas ker­tas, masyarakat dia­jak untuk menyalakan kem­bali api seman­gat mer­ah putih, meny­atukan hati dalam tawa, dan meneguhkan tekad untuk terus mem­ban­gun Indone­sia yang lebih baik.

Den­gan seman­gat “Bersatu, Berdaulat, Raky­at Sejahtera, Indone­sia Maju”, mari kita jaga dan isi kemerdekaan ini den­gan kebaikan, ker­ja keras, ser­ta seman­gat gotong roy­ong  dari gelas per­ta­ma hing­ga pun­cak menara hara­pan.

Edi­tor: (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *