Banda Aceh, SniperNew.id – Sebanyak 146 tenaga kontrak Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap 1. Momen bersejarah ini berlangsung di Aula Multimoda Dishub Aceh pada hari Senin, 4 Agustus 2025, dan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan. Para tenaga kontrak mengenakan seragam batik biru khas Dishub Aceh yang dihiasi logo instansi, lengkap dengan peci hitam sebagai identitas formal. Suasana ruangan dipenuhi raut wajah gembira dan bangga, menandai babak baru dalam perjalanan karier para pegawai yang selama ini telah mendedikasikan diri dalam layanan transportasi dan perhubungan di Aceh.
Dalam salah satu foto yang dibagikan oleh akun resmi Instagram @dishub_aceh, tampak para pegawai berdiri berbaris sambil menerima SK pengangkatan mereka satu per satu. Beberapa dari mereka bahkan tampak membungkukkan badan saat menerima berkas sebagai simbol rasa hormat dan syukur. Sementara itu, beberapa pegawai perempuan dari Dishub Aceh tampak membantu proses administrasi pengambilan SK.
Di bagian belakang ruangan, terlihat layar proyektor menampilkan tulisan “Selamat Bergabung PPPK 2024 Dinas Perhubungan Aceh”, mempertegas makna penting dari agenda tersebut. Slogan “Kolaborasi Melayani” juga terpampang, menjadi semangat baru bagi para pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Dalam unggahan media sosial Dishub Aceh, tertulis:“Sebanyak 146 Tenaga Kontrak Dinas Perhubungan Aceh menerima SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap 1. SK pengangkatan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal di Aula Multimoda, pada Senin, 4 Agustus 2025.”
Proses pengangkatan PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan kejelasan status kerja dan meningkatkan kesejahteraan para tenaga kontrak yang selama ini telah bekerja penuh dedikasi. Pengangkatan ini juga merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat dan transparan berdasarkan formasi nasional PPPK tahun 2024.
Penghargaan atas Dedikasi
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kontrak yang telah menunjukkan loyalitas dan kinerja terbaik selama bertahun-tahun. Ia menegaskan bahwa pengangkatan ini bukanlah hadiah, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi yang telah ditunjukkan.
> “Ini adalah bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan komitmen terhadap pelayanan publik akan selalu mendapatkan tempat. Kami harap dengan status baru sebagai PPPK, para pegawai dapat semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh,” ujar Teuku Faisal.
Selain itu, Teuku Faisal juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mengelola transportasi yang lebih aman, tertib, dan efisien. Ia berharap para pegawai yang baru diangkat bisa menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi dan misi Dishub Aceh ke depan.
Di balik prosesi resmi, suasana haru juga tak terelakkan. Banyak pegawai yang mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena akhirnya memperoleh kejelasan status setelah bertahun-tahun bekerja sebagai tenaga kontrak. Ada yang telah mengabdi lebih dari lima tahun, bahkan lebih dari satu dekade.
Dalam rekaman video yang diunggah, tampak senyum lebar dari para pegawai. Beberapa bahkan saling berpelukan dan memberikan ucapan selamat kepada rekan-rekannya. Mereka juga terlihat membawa map kuning berisi SK resmi pengangkatan dari Pemerintah Aceh.
Sejumlah pegawai yang hadir mengaku bahwa momen ini merupakan puncak dari perjuangan panjang mereka. Salah seorang pegawai wanita mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa membawa kabar baik untuk keluarganya di rumah.
> “Alhamdulillah, perjuangan kami akhirnya diakui. Ini bukan hanya soal status, tapi juga pengakuan atas kerja keras selama ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Setelah resmi diangkat sebagai PPPK, para pegawai kini memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang lebih besar. Mereka diharapkan untuk terus menjaga integritas, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas di lingkungan Dishub Aceh.
Beberapa dari mereka nantinya akan ditempatkan di bidang teknis, administrasi, maupun pelayanan lapangan seperti pengawasan terminal, pelabuhan, dan manajemen lalu lintas.
Pemerintah Aceh melalui Dishub juga akan memberikan pembekalan dan pelatihan lanjutan untuk memastikan bahwa para PPPK yang baru ini siap menjawab tantangan zaman, terutama dalam era digitalisasi dan modernisasi sektor transportasi.
Pengangkatan ini juga disambut baik oleh masyarakat, terutama mereka yang selama ini mengandalkan layanan transportasi publik yang dikelola Dishub. Keberadaan pegawai yang statusnya sudah jelas diharapkan mampu memperbaiki kualitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta menciptakan pelayanan yang lebih humanis dan responsif.
Langkah Dishub Aceh ini menjadi contoh positif dalam penataan ASN dan tenaga non-ASN di lingkungan pemerintahan daerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan pegawai, pelayanan publik yang prima bukanlah hal mustahil untuk diwujudkan.
Pengangkatan 146 tenaga kontrak menjadi PPPK oleh Dinas Perhubungan Aceh bukan hanya menjadi peristiwa administratif, tetapi juga menjadi simbol keadilan dan penghargaan terhadap pengabdian. Dengan semangat “Kolaborasi Melayani”, Dishub Aceh kini semakin siap untuk melangkah lebih jauh dalam memberikan pelayanan transportasi terbaik bagi masyarakat.
Editor Ahmad












