Banjarmasin, SnipeNew.id -;Senin 28 Juli 2025 Kebakaran hebat melanda gedung Rektorat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di kawasan Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin pagi (28/7). Kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, membuat panik warga sekitar dan para pegawai kampus.
Informasi awal diterima dari pesan yang dikirim Yohanes Karwilus, Kepala Biro SniperNews.id wilayah Barito Utara, pada pukul 07.45 WITA. Ia melaporkan, “Daerah Kayu Tangi sijago merah mengamuk,” dan menambahkan bahwa, “Rektorat ULM Kayu Tangi Bjm terbakar.”
Berdasarkan dokumentasi visual yang beredar, tampak asap pekat keluar dari atap gedung rektorat yang memiliki dominasi warna biru, kuning, dan abu-abu. Api belum berhasil dipadamkan saat gambar tersebut diambil, dan beberapa orang terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang serta dokumen penting dari dalam gedung.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kampus maupun pemadam kebakaran terkait penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara menyebutkan adanya korsleting listrik yang menjadi pemicu. Proses pemadaman masih berlangsung hingga berita ini diturunkan, dengan sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
Sejumlah mahasiswa dan staf kampus dievakuasi untuk menghindari risiko lebih besar. Aktivitas perkuliahan dan administrasi dihentikan sementara waktu. Beberapa saksi mata menyebut api mulai terlihat sejak sekitar pukul 07.30 WITA dan menyebar dengan cepat karena sebagian besar interior bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar.
Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran masih berkoordinasi di lokasi untuk melakukan pemadaman serta mengamankan area sekitar. Dikhawatirkan, jika tidak segera terkendali, api dapat merembet ke gedung-gedung lain di sekitar kawasan kampus.
Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan dokumentasi. Media lokal seperti SniperNews.id juga turut memantau perkembangan di lokasi secara langsung.
Rektorat ULM sendiri merupakan pusat aktivitas administrasi dan kebijakan akademik kampus. Dengan terbakarnya gedung ini, dipastikan akan terjadi gangguan signifikan terhadap pelayanan dan operasional kampus dalam waktu dekat.
Masyarakat Banjarmasin dan sivitas akademika ULM kini menunggu konfirmasi resmi dari pihak universitas dan pemerintah daerah terkait dampak dan penanganan lebih lanjut atas peristiwa ini. Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Perkembangan lebih lanjut akan terus diupdate seiring masuknya informasi terbaru dari lapangan.
Laporan Yohanes Karwilus.
Editor Ahmad



















