Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Viral! Ibu Bawa Anak Dihadang Matel Preman di Pasar Kemis

340
×

Viral! Ibu Bawa Anak Dihadang Matel Preman di Pasar Kemis

Sebarkan artikel ini

Jawa Barat, SniperNew.id — Kabu­pat­en Tangerang, Sebuah video berdurasi 1 menit 34 detik viral di media sosial. Video terse­but mem­per­li­hatkan seo­rang ibu pen­gen­dara motor bersama anak kecil­nya dice­gat oleh segerom­bolan debt col­lec­tor (matel) bergaya pre­man di wilayah Pasar Kemis, Jumat 11 Juli 2025.

  Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Sragi Pekalongan

Dalam video, ter­li­hat ibu yang men­gen­darai motor Hon­da Scoopy putih dihen­tikan lima pria berwa­jah garang. Sam­bil merekam keja­di­an, si ibu bert­e­ri­ak. VIRAL MARKETING KLIK DISINI

“Saya pun­ya surat BPKB dan STNK motornya! Saya sudah tiga kali dice­gat matel. Silakan cek aplikasinya!” ucap­nya tegas.

Kete­gan­gan meningkat keti­ka salah satu matel men­gan­cam akan merusak hand­phone milik si ibu kare­na merasa tak ter­i­ma direkam. Aksi terse­but memicu keca­man pub­lik dan men­ja­di sorotan tajam war­ganet.

  Mobil Terseret Batara Kresna di Perlintasan Tanpa Palang

Roni, adik dari kor­ban, angkat bicara. “Surat-surat motor adik saya lengkap. Masa diber­hen­tikan begi­tu saja dan malah dian­cam? Saya tidak ter­i­ma. Kami akan buka lapo­ran polisi!” ujarnya den­gan nada ger­am.

Video ini menam­bah pan­jang daf­tar aksi pre­man­isme berke­dok penag­i­han utang yang mere­sahkan masyarakat. Banyak neti­zen mende­sak aparat pene­gak hukum (APH) untuk turun tan­gan.

  Malam Mencekam di Kampus Bandung: Seruan Damai dari Insiden Unisba dan Unpas

War­ga Pasar Kemis berharap keja­di­an seper­ti ini segera ditin­dak tegas agar tidak teru­lang dan menim­bulkan ketaku­tan, apala­gi ter­hadap perem­puan dan anak-anak. Matel den­gan cara-cara intim­i­datif dini­lai tak manu­si­awi dan di luar batas hukum.

VIRALKAN SEBUAH GAMBAR

Kasus ini kini men­ja­di sorotan pub­lik dan memicu gelom­bang desakan agar prak­tik penag­i­han bergaya pre­man segera dib­er­an­tas.

Edi­tor: (Ahmad)

Sum­ber: (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *