Berita TNI

Dulu Sarang Miras, Kini Jadi Destinasi Wisata! Inovasi Babinsa Blitar Curi Perhatian TNI AD

293
×

Dulu Sarang Miras, Kini Jadi Destinasi Wisata! Inovasi Babinsa Blitar Curi Perhatian TNI AD

Sebarkan artikel ini

Jakarta, SniperNew.id – Dalam Rapat Evaluasi Fungsi Penerangan TNI AD Semester I Tahun 2025 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025), Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana memberikan dorongan kuat kepada satuan penerangan di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menanggapi hal tersebut, Paur Penrem 081/DSJ Letda Cke Isdayun menyatakan komitmennya untuk memperkuat konten publikasi yang inspiratif dan menyentuh kehidupan masyarakat.

  Anak TK Maranatha Bade Bermain Dan Belajar di Alam Terbuka

“Kami akan terus berinovasi, menghadirkan konten positif yang menampilkan kiprah nyata TNI AD di tengah masyarakat,” tegasnya.

Salah satu cerita yang mencuri perhatian datang dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Seorang Babinsa, Peltu Imam Syafii, berhasil mengubah sebuah lokasi yang dulunya dikenal sebagai sarang miras di Dusun Duren, Desa Kandangan, menjadi objek wisata yang kini dikenal dengan nama Sumur Amber.

  Rakornis TMMD ke-121, Tahap Persiapan Bersinergi Untuk Negeri

“Dulunya tempat itu rawan kenakalan remaja, tapi sekarang berubah jadi tempat edukasi dan rekreasi warga. Bahkan desa tersebut kini mandiri dan berkembang sebagai desa wisata,” jelas Isdayun.

Selain itu, konten yang diproduksi oleh Penrem 081/DSJ juga menyoroti perjuangan para Babinsa dalam meningkatkan ekonomi rakyat. Di antaranya kisah sukses budidaya sapi perah, ikan koi, bebek petelur, hingga bawang merah.

  Dari Reruntuhan ke Harapan: Rumah Suhono Berdiri Kokoh Lewat TMMD ke-127

“Konten-konten ini bukan hanya inspiratif, tapi juga edukatif. Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI AD hadir tak hanya menjaga keamanan, tapi juga turut membangun masa depan masyarakat,” tutupnya. (AHMAD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *