Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Hak Jawab Atas Pemberitaan Tendensius dan Tidak Berimbang oleh Media SniperNew.id

256
×

Hak Jawab Atas Pemberitaan Tendensius dan Tidak Berimbang oleh Media SniperNew.id

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — Menang­gapi pem­ber­i­taan Snipernew.id yang berjudul “Diduga Bela Adik Lang­gar UU Desa, Oknum TNI Nga­muk Saat Dikon­fir­masi Wartawan”, saya, Ser­ka Junai­di, den­gan ini menyam­paikan hak jawab sekali­gus klar­i­fikasi ter­hadap sejum­lah tuduhan yang tidak benar dan merugikan secara prib­a­di, insti­tu­sion­al, ser­ta menced­erai prin­sip jur­nal­is­tik yang sehat dan bereti­ka, Ming­gu 22 Juni 2025.

Per­ta­ma-tama, per­lu saya tegaskan bah­wa saya tidak per­nah menga­muk, tidak meng­in­tim­i­dasi, maupun bertin­dak aro­gan seba­gaimana yang diber­i­takan. Saya hanya menghubun­gi salah satu wartawan, atas nama Egi, melalui sam­bun­gan tele­pon untuk melu­ruskan infor­masi yang saya anggap meny­im­pang dari keny­ataan. Isi per­caka­pan terse­but pun dap­at dibuk­tikan den­gan reka­man yang bersangku­tan mili­ki. Saya berbicara seba­gai kakak dari sese­o­rang yang dise­but-sebut dalam pem­ber­i­taan terse­but, bukan dalam kap­a­sitas seba­gai anggota militer aktif. Dan saya tidak per­nah sekalipun menye­butkan jabatan atau insti­tusi tem­pat saya bertu­gas dalam per­caka­pan terse­but.

  Bupati Pesawaran Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan di Era Modern

Baca juga beri­ta per­mintaan maaf:

Saya menyadari betul bah­wa seba­gai pra­ju­rit TNI, saya memi­li­ki batas dan tang­gung jawab eti­ka ser­ta hukum. Saya tidak men­cam­puri uru­san sip­il, apala­gi meng­in­ter­ven­si pros­es demokrasi di tingkat desa. Namun keti­ka nama saya dicatut, bahkan dis­eret seba­gai “oknum TNI yang menga­muk” tan­pa ver­i­fikasi dan kon­fir­masi ter­lebih dahu­lu kepa­da saya, maka saya pun­ya hak moral dan hukum untuk mem­bela nama baik saya dan insti­tusi saya.

Ten­tang Tuduhan kepa­da Adik Saya

Adik saya, Yus, hanya men­jalankan fungsi seba­gai war­ga negara yang menyam­paikan aspi­rasi masyarakat, den­gan cara mengumpulkan tan­da tan­gan war­ga Dusun Sukada­di 6 yang merasa kece­wa ter­hadap kepemimp­inan kepala dusun­nya. Tidak ada aksi peng­gulin­gan, tidak ada pro­vokasi, dan tidak ada pelang­garan hukum, seba­gaimana yang dituduhkan secara sepi­hak oleh oknum wartawan dan dimu­at dalam beri­ta terse­but.

Iro­nis­nya, dalam pros­es ini, jus­tru adik saya malah men­ja­di kor­ban dari dugaan upaya pemerasan oleh salah satu oknum wartawan berna­ma Sufiyawan, yang men­gaitkan pem­ber­i­taan den­gan per­mintaan uang hing­ga Rp5 juta agar beri­ta terse­but tidak dinaikkan ke media. Buk­ti reka­man suara men­ge­nai hal ini masih kami sim­pan. Ini adalah ben­tuk penyalah­gu­naan pro­fe­si yang san­gat memalukan dan men­coreng cit­ra pers seba­gai pilar demokrasi.

  Syukuran HUT ke-24 Tabloid BNN Digelar Meriah di Batam

Pers yang Pro­fe­sion­al, Bukan Pro­vokatif

Saya pun­ya banyak saha­bat jur­nalis, saya meng­hor­mati pro­fe­si wartawan. Bahkan saya tahu, banyak rekan-rekan jur­nalis bek­er­ja penuh integri­tas dan keberan­ian di lapan­gan. Tetapi saya juga tidak akan diam keti­ka ada oknum yang mence­markan pro­fe­si mulia ini den­gan beri­ta fit­nah, tan­pa kon­fir­masi, dan den­gan gaya fram­ing pro­vokatif yang menye­satkan pub­lik.

Baca juga beri­ta per­mintaan maaf:

Beri­ta yang dimu­at Snipernew.id sama sekali tidak memenuhi kaidah jur­nal­is­tik yang berim­bang dan mengabaikan prin­sip cov­er both sides. Tidak ada satu pun kon­fir­masi res­mi kepa­da saya atau adik saya sebelum beri­ta dimu­at. Ini jelas melang­gar Kode Etik Jur­nal­is­tik (KEJ) dan bisa masuk dalam kat­e­gori pem­ber­i­taan bohong (hoaks) yang meny­erang kehor­matan prib­a­di.

Tun­tu­tan Per­mo­ho­nan Maaf Ter­bu­ka

Den­gan ini saya menyam­paikan somasi secara ter­bu­ka kepa­da redak­si Snipernew.id dan wartawan Sufiyawan, agar dalam wak­tu 3x24 jam sejak hak jawab ini dimu­at, segera menyam­paikan per­mo­ho­nan maaf secara ter­bu­ka melalui media yang sama dan plat­form lain­nya.

  Terenyuh Lihat Nenek Astirah, Wali Kota Eva Dwiana Langsung Turun Tangan

Jika per­mo­ho­nan maaf tidak dilakukan dalam teng­gat wak­tu terse­but, saya akan men­em­puh jalur hukum, baik secara pidana (pence­maran nama baik, pemerasan) maupun per­da­ta (gugatan gan­ti rugi dan pen­cabu­tan beri­ta), ser­ta mela­porkan peri­s­ti­wa ini ke Dewan Pers, Pom­dam Jaya, dan lem­ba­ga-lem­ba­ga pen­gawasan media lain­nya.

Penut­up: Mari Jun­jung Kebe­naran dan Eti­ka

Seba­gai war­ga negara, seba­gai bagian dari insti­tusi negara, dan seba­gai manu­sia biasa yang pun­ya har­ga diri, saya tidak akan mem­biarkan fit­nah dib­iarkan men­ja­di “kebe­naran” yang diben­tuk oleh narasi sepi­hak. Saya tidak anti kri­tik, tetapi saya meno­lak den­gan tegas jur­nal­isme yang manip­u­latif, penuh kepentin­gan, dan men­jadikan beri­ta seba­gai alat barter demi keun­tun­gan prib­a­di.

Saya berharap klar­i­fikasi ini dimu­at dalam ruang yang sama dan pro­por­sion­al, seba­gaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 ten­tang Hak Jawab. Kare­na dalam demokrasi, kebe­basan pers harus tetap dalam kori­dor eti­ka dan hukum — bukan bebas sebe­bas-bebas­nya hing­ga merugikan dan mence­markan nama baik orang lain.

Salam hor­mat,
Ser­ka Junai­di
Anggota TNI & Putra Desa Sukada­di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *