Berita Daerah

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian: Komisi XIII Dorong Pembinaan Produktif di Lapas Warungkiara

243
×

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian: Komisi XIII Dorong Pembinaan Produktif di Lapas Warungkiara

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, SniperNew.id – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, melakukan kunjungan kerja reses untuk meninjau secara langsung berbagai sarana dan prasarana di Lapas Warungkiara, Sukabumi, pada Selasa (10/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Dewi Asmara didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Barat, Kusnali, serta Kepala Lapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, dan Kalapas Sukabumi.

Dewi Asmara mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di Lapas Warungkiara, termasuk program-program pembinaan seperti Kegiatan Kerja Blok Industri, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ketahanan pangan, produksi kerajinan besek dan keset lantai, serta dapur berkah yang disediakan bagi warga binaan. Tak hanya itu, ia juga berkesempatan untuk melakukan panen sayuran, seperti terong ungu, tomat apel, dan cabai, yang merupakan hasil dari kegiatan pertanian warga binaan Lapas Warungkiara.

  Polres Tebing Tinggi Lidik Dan Amankan Dua Mobil Tangki Diduga Buang Limbah di Lahan Warga

“Sungguh sangat membanggakan bisa berkunjung ke Lapas Warungkiara, melihat begitu banyak kegiatan pembinaan yang dilaksanakan, khususnya dalam bidang pertanian. Ini sesuai dengan tujuan pemasyarakatan, yaitu untuk mensosialisasikan warga binaan ke masyarakat agar mereka kembali dengan membawa nilai-nilai positif yang bermanfaat,” ungkap Dewi Asmara.

Dalam kesempatan tersebut, Kusnali mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh Lapas Warungkiara dan lembaga pemasyarakatan lainnya di Indonesia, yakni masalah overkapasitas. Lapas Kelas IIA Warungkiara, yang idealnya hanya menampung sekitar 618 orang, saat ini dihuni oleh 1.382 warga binaan.

  Alvin Nur Muhammad Bertindak sebagai Inspektur Upacara di BRI Pematang Siantar

“Kondisi ini mencerminkan situasi di banyak lembaga pemasyarakatan lainnya yang sering kali menghadapi kelebihan kapasitas. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi semangat petugas Lapas Warungkiara dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam membina warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan membawa hal-hal positif,” tegas Kusnali.

Kusnali juga menjelaskan bahwa meskipun mengalami keterbatasan ruang dan fasilitas, Lapas Warungkiara terus melaksanakan berbagai program yang mendukung tujuan pemerintah, seperti ketahanan pangan, dengan optimal.

Dewi Asmara juga memberikan pesan moral kepada para warga binaan, mengingatkan mereka untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti pembinaan dengan serius. Ia menekankan pentingnya pembinaan untuk membantu warga binaan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat setelah masa pidana mereka berakhir.

  Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali Resmi Pimpin Pesawaran 2025–2030

“Kami mengingatkan untuk terus mengikuti pembinaan dengan baik. Warga binaan yang ada di dalam lapas belum tentu tidak lebih baik dari mereka yang ada di luar. Pembinaan harus menjadi jalan untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ujar Dewi.

Selain itu, Dewi Asmara menegaskan bahwa Komisi XIII DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas program pembinaan serta memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak atas lingkungan yang layak, pendidikan, hingga kegiatan produktif.

“Komisi XIII juga berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas program pembinaan serta memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak atas lingkungan yang layak, pendidikan, hingga kegiatan produktif,” pungkas Dewi.

Penulis: (Sufiyawan)

Editor: (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *