Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita TNI

Danrem 044/Gapo Dampingi Mendag Lakukan Ekspose Temuan Hasil Pengawasan Post Border

201
×

Danrem 044/Gapo Dampingi Mendag Lakukan Ekspose Temuan Hasil Pengawasan Post Border

Sebarkan artikel ini

Palem­bang, SniperNew.id – Dan­rem 044/Gapo Brig­jen TNI Muham­mad Tho­hir, S.Sos., M.M men­dampin­gi Menteri Perda­gan­gan Zulk­i­fli Hasan, S.E., M.M pada kegiatan ekspose temuan hasil pen­gawasan Post Bor­der, bertem­pat di Der­ma­ga Pelin­do Region­al 2 Pelabuhan Boom Baru Palem­bang, Rabu (8/5/2024).

  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Tidak Bosan Berikan Pelayanan Kesehatan

Dalam ril­is­nya Kapen­rem 044/Gapo May­or Inf Jauhari men­gatakan, “Pada kesem­patan ini Menteri Perda­gan­gan yang didampin­gi Dan­rem 044/Gapo menin­jau Kapal Tanker Oil Zi Yun 1. Kapal tangk­er terse­but dia­mankan kare­na tidak dilengkapi den­gan per­syaratan Impor.” Ucap Kapen.

Saat dite­mui awak media, Menteri Perda­gan­gan Zulk­i­fli Hasan men­gatakan, “Saudara-saudara, telah kita sak­sikan Kapal Oil Tangk­er, pelang­garan tek­nis, tidak memi­li­ki doku­men impor,”.

“Ini ter­ma­suk kat­e­gori Post Bor­der, meru­pakan tang­gung­jawab Kemendag untuk menge­cek. Disinyalir dari kemendag, kita lacak, kita mulai men­ert­ibkan kapal, terny­a­ta banyak kapal-kapal, ini upaya untuk tidak merugikan masyarakat, pemer­in­tah dan agar tidak melang­gar atu­ran,” tam­bah­nya.

  Panglima TNI Tinjau Arus Balik Lebaran 1445 H/2024

“Kami juga men­da­p­atkan lapo­ran, mis­al­nya gas 3 kg, isinya hanya 2,5 kg, kita tert­ibkan. Bensin 50 liter, terny­a­ta isinya 45 liter, nah itu san­gat merugikan kon­sumen atau masyarakat kita. Kami mulai men­ert­ibkan, yang seti­ap hari diper­lukan seper­ti tim­ban­gan dan uku­ran.” tutup­nya.

Turut hadir pada kegiatan terse­but Kajati Sum­sel, Kadis Perda­gan­gan Prov. Sum­sel, Kepala Kan­tor Kesyah­ban­daran dan Otori­tas Pelabuhan Palem­bang, Kan­wil Sum­sel Dir­jen Bea dan Cukai, Kan­wil Pen­gawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Palem­bang, Ses­jen Kemendag, Irjen Kemendag, Dir­jen Perda­gan­gan Dalam Negeri, Dir­jen Perda­gan­gan Luar Negeri, Dir­jen Pengem­ban­gan Ekspor Nasion­al, Kepala Badan Pen­gawas Perda­gan­gan Ber­jang­ka Komodi­ti, Kepala Badan Kebi­jakan Perda­gan­gan, Inspek­tur III, Inspek­torat Jen­der­al, ser­ta Ses­jen Per­lin­dun­gan Kon­sumen dan Tert­ib Nia­ga. (Ali yami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *