Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

DPD LSM P2 NAPAS Desak Pemda Cepat Selesaikan Konflik di PT.LIN Buntut dari Terbitnya SK Bupati Pasaman Barat 1000 Ton TBS Membusuk

483
×

DPD LSM P2 NAPAS Desak Pemda Cepat Selesaikan Konflik di PT.LIN Buntut dari Terbitnya SK Bupati Pasaman Barat 1000 Ton TBS Membusuk

Sebarkan artikel ini

Pasaman Barat SniperNew.id Ratu­san karyawan PT. Laras Inter­nusa (LIN) kinali Kabu­pat­en Pasaman Barat (Pas­bar) menyam­paikan keluhan kepa­da Man­a­je­men agar akti­fi­tas perusa­haan ber­jalan nor­mal, aksi ini aki­bat demo sekelom­pok masyarakat men­gatas­na­makan kop­erasi adat kinali yang melarang buah Tbs kela­pa saw­it kelu­ar dari HGU PT. LIN sejak tang­gal 02 Juli 2024 kemarin.

Ket­ua Dewan Pimp­inan Daer­ah Lem­ba­ga Swadya Masyarakat Perkumpu­lan Pemu­da Pemu­di Pas-Aman syafri musti­ka san­gat pri­hatin apa yg di lakukan pem­da pas­bar ten­tang SK yg di kelu­ar kan bupati,Oknum yg meng atas namakan war­ga kinali terse­but melarang buah PT LIN kelu­ar dari perusahaan,di perki­rakan 1000 ton buah saw­it telah mem­busuk.
“.kami berharap kepa­da pemer­in­ta­han Daer­ah atau pun pemer­in­ta­han pusat segera menye­le­sai kan kon­flik ini,kalau tidak cepat di sele­sai kan 900 orang karyawan akan di rumah kan,mereka butuh biaya hidup dan biaya seko­lah anak nya.” tegas nya

  8 Bulan Laporan Mangkrak, Wartawan Korban Penganiayaan Mempertanyakan Kinerja Penyidik Polrestabes Medan

Per­wak­i­lan karyawan pema­nen, Bor­lan menyam­paikan kepa­da Media bah­wa sejak demo dim­u­lai tgl 02 Juli 2024 akti­fi­tas panen ter­pak­sa dihen­tikan, aki­bat nya pen­da­p­atan dan gaji karyawan tidak ada, “kami per­lu makan dan biaya anak2 seko­lah, tolong pemer­in­tah hadir dan mem­ban­tu menye­le­sai per­soalan ini kare­na kami yang jadi kor­ban, gaji dan pen­da­p­atan kami dari hasil panen buah kela­pa saw­it yang bisa di jual ke pabrik ujarnya.

Terkait SK Bupati No 100.3.3.2/457/BUP-PASBAR/2024 itu, Mus­lim Dat­u­ak Rajo Magek selaku hakim nan baram­pek Kinali meny­atakan kece­wa sekali den­gan Surat Kepu­tu­san Bupati terse­but . yang menye­babkan kegaduhan di masyarakat dan banyak pihak di rugikan. Sekarang ini opera­sion­al perusa­haan ter­hen­ti dari tang­gal 2 Juli 2024 sam­pai hari ini. Karyawan Panen tidak bisa mema­nen TBS ten­tun­ya tidak berga­ji san­gat pri­hatin sekali “kami selaku nini­ak mamak kinali merasa kece­wa sekali den­gan kelu­arnya SK bupati dimak­sud yang berak­i­bat banyak pihak diko­r­bankan.

  Kesal Tak Diberi Uang Beli Ganja, Remaja di Madina Diduga Bakar Rumah Ibu Kandung: 3 Rumah Ludes

Dis­amp­ing itu H. Hori­zon Ket­ua Kop­erasi Saw­it Man­di­an­gin Langgam Kinali Sejahtera (KS MLKS) Mitra dari PT Laras Inter­nusa selaku yang mem­fasil­i­tasi pem­ban­gu­nan plas­ma juga meny­atakan Kop­erasi KS MLKS juga sudah 1 bulan tidak bisa panen buah kela­pa saw­it yang ada di batang sudah mem­busuk keru­gian tim­bul dan kop­erasi tidak men­da­p­atkan hasil. Karyawan yang bek­er­ja di plas­ma tidak bisa bek­er­ja ten­tu juga tidak men­da­p­atkan gaji, kami san­gat pri­hatin kon­disi ini.

Semen­tara itu CD man­ag­er (Yudi Rus­dianto) didampin­gi Man­ag­er A (Ardian­syah) man­ag­er laras B (Vik­tor Man­goloi) ser­ta HR man­ag­er (Akhmad Yus­ri) meny­atakan hari ini kita sudah coba truk tan­dan buah saw­it dikelu­arkan kare­na sejalan den­gan hara­pan karyawan panen PT. laras inter­nusa yg sejak tang­gal 2 Juli 2024 sam­pai hari ini ter­hen­ti akti­fi­tas­nya aki­bat aksi demo sekelom­pok masyarakat men­gaas­na­makan kop­erasi pro­dusen adat kinali, dan tetap tidak bisa kami kelu­arkan kare­na di hadang oleh masa kop­erasi pro­dusen adat kinali.

  Sikat Halinar! Lapas Makassar Tak Kasih Ampun

sena­da den­gan itu, per­wak­i­lan kon­trak­tor tbs Maize­lan juga men­geluhkan ter­hentinya akti­fi­tas perusa­haan berak­i­bat ter­hentinya pen­da­p­atan karyawan kon­trak­tor aki­bat aksi anggota kop­erasi dimak­sud, sam­pai diter­bitkan­nya beri­ta ini, truk Tbs perusa­haan masih belum bisa kelu­ar dan dihadang oleh Anggota Kop­erasi Adat Kinali di por­tal PT. laras Inter­nusa.

“Yang pal­ing miris dari keja­di­an ini adalah nasib karyawan pema­nen, mere­ka butuh makan dan hidup layak, semen­tara kita tidak dap­at mem­berikan peker­jaan yang mak­si­mal, kalau masalah hukum, ada jalurnya tersendiri, hara­pan kami adanya solusi khusus untuk karyawan panen agar mere­ka dap­at bek­er­ja seper­ti biasa sejak tang­gal 02 Juli 2024 tidak dap­at bek­er­ja dan mem­per­oleh gaji yang layak” ungkap Yudi.( Abdi Novir­ta )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *