Assen, SniperNew.id – Sebuah unggahan akun X @LambeResing sukses membangkitkan nostalgia penggemar MotoGP dengan melempar momen ikonik yang terjadi tepat 10 tahun lalu di Sirkuit TT Assen. Duel panas antara Valentino Rossi dan Marc Marquez kala itu bukan sekadar perebutan kemenangan, tapi menjadi pemantik dari salah satu rivalitas paling legendaris dalam sejarah motorsport modern.
Dalam unggahan tersebut, @LambeResing menulis, “Throwback moment bersejarah di dunia olahraga yang terjadi 10 tahun yang lalu, antara Rossi dan Marquez di Assen yang jadi awal dari salah satu rivalitas terheboh di dunia motorsport. Overtake bikin kontak lawan jadi wide, menangnya halal ya guys ya.”
Video yang turut diunggah menunjukkan detik-detik terakhir balapan dramatis itu. Rossi yang memimpin sejak awal, mendapat tekanan hebat dari Marquez di tikungan terakhir lap terakhir. Marquez mencoba menyalip dari dalam, namun manuver itu menyebabkan kontak yang membuat dirinya melebar keluar trek. Rossi tetap melaju di racing line dan akhirnya memenangkan balapan dengan selisih tipis.
Meski secara aturan saat itu kemenangan Rossi sah dan tak bermasalah, manuver tersebut langsung memicu debat panjang di kalangan penggemar dan media. Banyak yang menyebutnya sebagai awal mula “perang dingin” antara sang legenda asal Italia dengan pembalap muda Spanyol yang tengah naik daun.
Rivalitas ini kemudian memanas di musim-musim berikutnya, dengan puncaknya terjadi di Sepang 2015 dalam insiden kontroversial lainnya, yang hingga kini masih menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar MotoGP.
Kini, satu dekade berselang, momen Assen 2015 tetap hidup di ingatan para penggemar. Unggahan @LambeResing pun langsung diserbu komentar netizen. Banyak yang mengenang betapa serunya era itu, saat MotoGP penuh emosi, strategi, dan drama di lintasan. Tak sedikit pula yang masih terpecah antara #TeamRossi dan #TeamMarquez.
Momen ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi tentang bagaimana sebuah duel di lintasan bisa membentuk sejarah dan mewarnai emosi jutaan penggemar di seluruh dunia. Dan Assen 2015 adalah salah satu bab terpenting dalam kisah itu.
Rivalitas boleh berakhir, tapi memori tak pernah mati.













