Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Semarak HUT RI ke-80, Warga RT 07 Gedong Meneng Meriahkan Jalan Sehat Penuh Kebersamaan

487
×

Semarak HUT RI ke-80, Warga RT 07 Gedong Meneng Meriahkan Jalan Sehat Penuh Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

Ban­dar­lam­pung, SniperNew.id – Suasana penuh seman­gat dan keber­samaan tam­pak menye­limu­ti Peruma­han Bumi Pus­pa Ken­cana, Gedong Meneng, Rajabasa, Ban­dar­lam­pung, pada Sab­tu (16/8/2025). Ratu­san war­ga RT 07 Lingkun­gan 01 tumpah ruah mengiku­ti kegiatan Jalan Sehat Bersama dalam rang­ka meme­ri­ahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Repub­lik Indone­sia.

Acara ini men­ja­di bagian pent­ing dari rangka­ian per­ayaan kemerdekaan di tingkat lingkun­gan, yang tidak hanya diiku­ti war­ga RT 07, tetapi juga masyarakat sek­i­tar peruma­han. Kehangatan, kece­ri­aan, ser­ta nuansa mer­ah-putih tam­pak menghi­asi seti­ap sudut kegiatan, meng­hadirkan suasana yang guyub dan penuh nasion­al­isme.

Kegiatan jalan sehat dim­u­lai sejak pagi hari den­gan pelepasan peser­ta secara res­mi oleh Lurah Gedong Meneng, Heri Wahyu­di, S.Sos. Dalam sambu­tan­nya, Heri menyam­paikan rasa bang­ga sekali­gus apre­si­asi kepa­da masyarakat RT 07 yang terus men­ja­ga kekom­pakan.

“Semoga kegiatan ini men­ja­di teladan. Di RT 07 dan lingkun­gan LK 01 Perum Bumi Pus­pa Ken­cana, masyarakat­nya ter­buk­ti guyub, har­mo­nis, ser­ta cin­ta damai. Mari kita jaga silat­u­rah­mi ini agar terus erat sam­pai kapan pun, dan semoga masyarakat kita selalu ter­hin­dar dari kon­flik maupun per­pec­a­han,” ujar Heri dis­am­but tepuk tan­gan war­ga.

  Oknum Penyidik Polrestabes Medan Diduga Peras Pelapor Rp7 Juta: Kapolres Dianggap Lalai, Penegakan Etik Dipertanyakan

Ia menekankan bah­wa kegiatan seper­ti jalan sehat bukan sekadar olahra­ga, melainkan juga sarana mem­perku­at per­sat­u­an di ten­gah keber­aga­man masyarakat.

Ket­ua RT 07, H. Ir. Kas­tam­to, M.T., turut mem­berikan sambu­tan den­gan penuh rasa syukur. Ia menyam­paikan ter­i­ma kasih atas dukun­gan selu­ruh war­ga ser­ta pihak-pihak yang turut berkon­tribusi dalam menyuk­seskan acara.

“Per­ayaan kemerdekaan ini bukan hanya milik bangsa di tingkat nasion­al, tetapi juga milik kita bersama di lingkun­gan terke­cil. Jalan sehat ini men­ja­di momen untuk mem­perku­at keber­samaan sekali­gus meningkatkan kesadaran akan pent­ingnya kese­hatan,” jelas Kas­tam­to.

Ia menam­bahkan, keber­samaan war­ga meru­pakan kun­ci uta­ma dalam men­ja­ga per­sat­u­an. “Ter­i­ma kasih kepa­da pani­tia, pen­gu­rus Masjid Al Iman, ser­ta war­ga Perum Ken­cana Tigal­i­ma yang turut mem­ban­tu hing­ga acara ber­jalan lan­car. Semoga momen­tum ini men­ja­di pengin­gat agar kita tetap bersatu, sehat, dan semakin peduli den­gan sesama,” tam­bah­nya.

Sejak pagi, war­ga sudah berdatan­gan den­gan men­ge­nakan paka­ian bernu­ansa mer­ah putih. Tak hanya orang dewasa, anak-anak hing­ga rema­ja ikut ser­ta den­gan penuh seman­gat. Suasana semakin meri­ah keti­ka pani­tia men­gibarkan ben­dera start, menandai dim­u­lainya jalan sehat yang men­em­puh rute men­gelilin­gi kawasan peruma­han.

Di sep­a­n­jang per­jalanan, war­ga ter­li­hat akrab bercengkra­ma, melan­tunkan yel-yel, hing­ga menyanyikan lagu per­juan­gan. Tidak sedik­it pula yang mem­bawa atribut khas kemerdekaan, seper­ti ben­dera mini dan ikat kepala mer­ah putih, menam­bah seman­gat nasion­al­isme.

Bagi banyak war­ga, kegiatan jalan sehat ini men­ja­di ajang silat­u­rah­mi antar tetang­ga yang jarang berte­mu kare­na kesi­bukan sehari-hari. “Saya senang sekali, bisa olahra­ga sam­bil kumpul bersama tetang­ga. Rasanya seper­ti kelu­ar­ga besar,” ungkap salah seo­rang peser­ta.

  Herlan Hadiri Takziah Warga Bagelen Beri Dukungan

Setibanya di garis fin­ish, selu­ruh peser­ta kem­bali berkumpul di hala­man uta­ma peruma­han. Den­gan khid­mat, war­ga menyanyikan lagu kebangsaan Indone­sia Raya yang dipan­du pani­tia. Suasana haru menye­limu­ti keti­ka ben­dera mer­ah putih dik­ibarkan di ten­gah peser­ta, mengin­gatkan semua pada per­juan­gan pahlawan yang telah men­gor­bankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Acara kemu­di­an dilan­jutkan den­gan doa bersama yang dip­impin tokoh masyarakat setem­pat. Dalam doa terse­but, war­ga mem­o­hon agar Indone­sia terus diberikan keberka­han, ser­ta lingkun­gan mere­ka dijauhkan dari segala ben­tuk per­pec­a­han dan tetap dilimpahi keber­samaan.

Tak kalah seru, momen yang pal­ing ditung­gu adalah pem­ba­gian door­prize. Berba­gai hadi­ah menarik dise­di­akan pani­tia, mulai dari per­ala­tan rumah tang­ga, kipas angin, hing­ga paket sem­bako. Kece­ri­aan memu­ncak saat nomor undi­an dipang­gil satu per satu. Sorak gem­bi­ra ter­den­gar keti­ka peme­nang hadi­ah uta­ma diu­mumkan.

Salah satu peser­ta yang men­da­p­atkan hadi­ah tam­pak baha­gia. “Alham­dulil­lah dap­at hadi­ah, rasanya semakin seman­gat ikut acara ini. Semoga tahun depan lebih meri­ah lagi,” ucap­nya penuh kegem­bi­raan.

Sete­lah pem­ba­gian hadi­ah, war­ga bersama-sama menikmati sara­pan yang telah disi­ap­kan. Menu seder­hana khas nusan­tara ter­saji di meja pan­jang, dinikmati secara lese­han. Keber­samaan makin terasa keti­ka war­ga sal­ing berba­gi makanan sam­bil bercengkra­ma.

Bagi war­ga RT 07 Gedong Meneng, kegiatan jalan sehat bukan sekadar rangka­ian ser­e­mo­ni­al peringatan HUT RI. Lebih dari itu, acara ini men­ja­di sim­bol per­sat­u­an, kese­hatan, dan sol­i­dar­i­tas sosial.

Kas­tam­to mene­gaskan bah­wa kegiatan seper­ti ini per­lu terus dilestarikan. “Kita ingin anak-anak hing­ga gen­erasi muda merasakan pent­ingnya keber­samaan. Melalui jalan sehat, kita tanamkan nilai bah­wa men­ja­ga tubuh tetap sehat itu sama pent­ingnya den­gan men­ja­ga per­saudaraan,” katanya.

  Tak Perlu Repot Nyala-Mati Lampu, Lampu Sorot Tenaga Surya 100W Ini Bikin Hidup Lebih Praktis dan Hemat!

Hal sena­da juga diungkap­kan salah seo­rang war­ga senior. Menu­rut­nya, kemerdekaan yang dirasakan saat ini adalah hasil per­juan­gan bersama, sehing­ga seman­gat keber­samaan harus tetap diwariskan. “Kalau dulu pahlawan berjuang den­gan bam­bu runc­ing, sekarang kita berjuang den­gan cara men­ja­ga per­sat­u­an, kese­hatan, dan keruku­nan,” ucap­nya penuh mak­na.

Acara jalan sehat dalam rang­ka HUT RI di RT 07 Gedong Meneng telah men­ja­di tra­disi yang dinan­ti seti­ap tahun. Bagi war­ga, kegiatan ini tidak hanya mem­berikan man­faat kese­hatan, tetapi juga mem­per­erat ikatan sosial.

Pani­tia berharap, semarak peringatan kemerdekaan tahun ini men­ja­di inspi­rasi bagi lingkun­gan lain untuk melakukan hal seru­pa. Den­gan demikian, seman­gat nasion­al­isme tidak hanya berhen­ti pada upacara ben­dera, tetapi juga ter­wu­jud dalam kegiatan nya­ta yang meli­batkan masyarakat secara lang­sung.

Jalan sehat RT 07 Gedong Meneng Rajabasa Ban­dar­lam­pung tahun ini telah mem­buk­tikan bah­wa peringatan HUT RI bukan hanya sekadar momen men­ge­nang sejarah, tetapi juga kesem­patan mem­perku­at per­saudaraan. Den­gan seman­gat gotong roy­ong, war­ga berhasil meng­hadirkan acara yang seder­hana namun sarat mak­na.

Per­ayaan kemerdekaan ke-80 ini dihara­p­kan dap­at men­ja­di titik tolak untuk terus menum­buhkan rasa nasion­al­isme, sol­i­dar­i­tas, ser­ta kepedu­lian antar­war­ga. Jalan sehat yang penuh kece­ri­aan itu men­ja­di buk­ti bah­wa keber­samaan adalah kun­ci uta­ma dalam men­ja­ga per­sat­u­an bangsa.

Penulis: (Sufiyawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *