Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Semangat 80 Tahun Kemerdekaan: Camat Banyumas Ajak Warga Terus Berkarya untuk Negeri

339
×

Semangat 80 Tahun Kemerdekaan: Camat Banyumas Ajak Warga Terus Berkarya untuk Negeri

Sebarkan artikel ini
Gambar Camat Banyumas, Zainal Abidin, SP.d, MM., Editor Ahmad, Sabtu (10/08/2025).

Banyu­mas, SniperNew.id - Dalam suasana penuh seman­gat kebangsaan, Camat Banyu­mas Zainal Abidin, SP.d., M.M, bersama selu­ruh jajaran pemer­in­tah keca­matan, menyam­paikan uca­pan hangat “Sela­mat HUT RI ke-80 Tahun Indone­sia Merde­ka” kepa­da selu­ruh masyarakat. Uca­pan ini bukan sekadar for­mal­i­tas, melainkan sebuah ajakan moral untuk terus men­ja­ga, mengisi, dan mem­per­juangkan nilai-nilai kemerdekaan di ten­gah tan­ta­n­gan zaman.

Dalam pesan resminya, Camat Zainal mene­gaskan bah­wa peringatan Hari Ulang Tahun Repub­lik Indone­sia seti­ap tahun­nya meru­pakan momen­tum pent­ing untuk mere­flek­sikan per­jalanan bangsa.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah dari pen­gor­banan para pahlawan. Tugas kita adalah men­ja­ga dan mengisinya den­gan karya nya­ta,” ujarnya.

Tahun 2025 ini, peringatan HUT RI ke-80 di Keca­matan Bayu­mas berlang­sung den­gan penuh war­na. Berba­gai kegiatan mulai dari lom­ba raky­at, kirab ben­dera, hing­ga doa bersama dilakukan secara serentak di desa-desa. Nuansa mer­ah putih ter­li­hat menghi­asi jalanan, kan­tor, seko­lah, hing­ga rumah war­ga.

Di hala­man Kan­tor Keca­matan Bayu­mas, ben­dera Mer­ah Putih berk­ibar gagah diirin­gi lan­tu­nan lagu kebangsaan Indone­sia Raya yang dinyanyikan den­gan penuh peng­hay­atan. Masyarakat dari berba­gai kalan­gan, mulai dari pela­jar, tokoh aga­ma, tokoh masyarakat, hing­ga perangkat desa hadir mema­dati area upacara.

  Camat Pancur Batu Sandra Gagal Fungsi Sebagai Pembina Organisasi Kemasyarakatan

“Ini adalah buk­ti nya­ta bah­wa seman­gat kemerdekaan tidak per­nah pudar. Bahkan, di usia 80 tahun, seman­gat itu jus­tru semakin mem­bara,” kata Zainal Abidin di sela-sela acara.

Seba­gai bagian dari peringatan tahun ini, Camat Banyu­mas juga mem­bagikan beber­a­pa kata mutiara yang mencer­minkan seman­gat juang bangsa. Beber­a­pa di antaranya adalah:

“Kemerdekaan adalah jem­bat­an emas untuk menu­ju Indone­sia yang mak­mur dan berdaulat. Tugas kita adalah men­ja­ganya tetap kokoh.”

“Di usia 80 tahun kemerdekaan, kita buk­tikan bah­wa Indone­sia mam­pu men­ja­di bangsa yang dis­egani di dunia.”

“Mer­ah putih di dadaku, seman­gat Indone­sia di jiwaku.”

“Bersatu kita teguh, berjuang kita jaya, berkarya kita mulia.”

“Kemerdekaan bukan hanya hadi­ah, melainkan amanah untuk kita semua.”

Kata-kata ini viral di media sosial dan banyak digu­nakan oleh war­ga Bayu­mas seba­gai sta­tus, span­duk, hing­ga tema deko­rasi peringatan kemerdekaan.

Dalam sambu­tan­nya, Zainal Abidin mengin­gatkan pent­ingnya per­sat­u­an dan gotong roy­ong. Menu­rut­nya, di era glob­al­isasi saat ini, tan­ta­n­gan yang dihadapi bangsa bukan lagi pen­ja­ja­han fisik, melainkan pen­ja­ja­han piki­ran dan budaya.

“Kita harus tetap bersatu dalam keber­aga­man. Jan­gan biarkan perbe­daan memec­ah belah kita. Jus­tru perbe­daan adalah keku­atan yang mem­bu­at Indone­sia unik dan tang­guh,” ungkap­nya.

Ia juga men­ga­jak gen­erasi muda untuk aktif berkon­tribusi dalam pem­ban­gu­nan daer­ah. “Gen­erasi muda adalah ujung tombak kema­juan bangsa. Isi kemerdekaan ini den­gan pen­didikan yang baik, keter­ampi­lan, dan sikap peduli ter­hadap sesama,” tam­bah­nya.

  Bersatu untuk Berbagi: Sinergi A-PPI Jateng & Yayasan Arohman Bangkitkan Ekonomi Warga Kalijambe

Sela­ma bulan Agus­tus, Keca­matan Bayu­mas telah menyi­ap­kan sejum­lah acara untuk meme­ri­ahkan HUT RI ke-80. Di antaranya:

1. Lom­ba Raky­at — Bal­ap karung, tarik tam­bang, makan kerupuk, dan baki­ak yang diiku­ti war­ga dari segala usia.

2. Kirab Budaya — Menampilkan tar­i­an daer­ah, paka­ian adat, dan pawai kendaraan hias.

3. Lom­ba Keber­si­han dan Kein­da­han Desa — Untuk memacu kreativ­i­tas war­ga dalam men­ja­ga lingkun­gan.

4. Doa Bersama Lin­tas Aga­ma — Menggam­barkan tol­er­an­si dan per­sat­u­an masyarakat Bayu­mas.

5. Pen­gibaran Ben­dera Rak­sasa di pun­cak buk­it setem­pat yang men­ja­di ikon keca­matan.

Acara pun­cak pada tang­gal 17 Agus­tus akan diisi den­gan upacara ben­dera yang dihadiri selu­ruh perangkat daer­ah, tokoh masyarakat, pela­jar, dan per­wak­i­lan organ­isasi.

Bagi Zainal Abidin, kemerdekaan yang telah beru­sia 80 tahun adalah pen­ca­pa­ian yang luar biasa. Namun, ia mene­gaskan bah­wa per­jalanan bangsa belum sele­sai. “Kemerdekaan adalah pros­es pan­jang. Kita harus terus beri­no­vasi, men­ja­ga kedaula­tan, dan memas­tikan kese­jahter­aan raky­at,” ucap­nya.

Ia men­con­tohkan bagaimana kema­juan teknolo­gi dap­at men­ja­di pelu­ang sekali­gus tan­ta­n­gan. “Jika kita bijak meman­faatkan­nya, teknolo­gi akan men­ja­di alat kema­juan. Namun, jika tidak, bisa jadi anca­man bagi per­sat­u­an bangsa,” katanya.

Menut­up pesan­nya, Camat Banyu­mas menyam­paikan hara­pan besar untuk Indone­sia di masa depan:

  Enam Tahun Rusak, Jalan Desa di Cilacap Akhirnya Mulus Lagi, Warga Langsung Rayakan

Indone­sia men­ja­di negara yang mandiri dalam pan­gan, ener­gi, dan teknolo­gi. Masyarakat­nya hidup dalam kese­jahter­aan yang mer­a­ta. Gen­erasi mudanya kre­atif, ino­vatif, dan memi­li­ki karak­ter kuat. Nilai-nilai Pan­casi­la terus men­ja­di pedo­man hidup berbangsa dan berne­gara.

“Di usia 80 tahun kemerdekaan ini, mari kita buk­tikan bah­wa Indone­sia adalah bangsa yang tidak hanya merde­ka secara fisik, tetapi juga merde­ka dalam berpikir, beri­no­vasi, dan berkarya,” tutup­nya.

Uca­pan dan pesan dari Camat Banyu­mas ini men­da­p­atkan respons posi­tif dari masyarakat. Banyak war­ga yang men­gaku ter­mo­ti­vasi untuk lebih aktif berpar­tisi­pasi dalam kegiatan kemerdekaan dan pem­ban­gu­nan daer­ah.

Salah satu war­ga, Siti Ami­nah, men­gungkap­kan rasa bang­ganya. “Saya senang sekali meli­hat seman­gat gotong roy­ong kem­bali hidup di kam­pung kami. Semua war­ga antu­sias menghias lingkun­gan, mengiku­ti lom­ba, dan menyam­but HUT RI ini,” ujarnya.

Den­gan seman­gat per­sat­u­an, keber­samaan, dan cin­ta tanah air yang terus dija­ga, Keca­matan Banyu­mas berharap dap­at men­ja­di con­toh daer­ah yang har­mo­nis, kre­atif, dan maju di ten­gah peruba­han zaman.

Kali­mat “Camat Banyu­mas Zainal Abidin, S.Pd., MM., bersama selu­ruh jajaran­nya men­gu­cap­kan Sela­mat HUT RI ke-80 Tahun Indone­sia Merde­ka” kini tidak hanya men­ja­di sebuah uca­pan ser­e­mo­ni­al, melainkan men­ja­di pemicu seman­gat bagi selu­ruh war­ga untuk terus berjuang dan berkarya demi kema­juan negeri ter­cin­ta. (Abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *