Tanah Abang, SniperNew.id – Suasana haru dan semangat menyelimuti ruang kelas SD Negeri 13 Tanah Abang saat pelaksanaan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025–2026. Momen istimewa ini ditandai dengan pelepasan simbolis kalung peserta MPLS, sebagai tanda resmi bahwa para siswa baru telah menyelesaikan masa pengenalan dan siap mengikuti pembelajaran secara penuh.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini diselenggarakan langsung di ruang kelas dengan latar belakang banner bertuliskan:
MPLS Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SD NEGERI 13 TANAH ABANG
Tahun Pelajaran 2025–2026
Camat Tanah Abang, M. Heriyanto, S.STP.
Kapolsek Tanah Abang, Iwan Tua SH
Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
BPMP Provinsi Sumatera Selatan
Direktorat Sekolah Dasar — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dengan slogan penuh semangat:
“Semangat Menyala, Berakhlak Tanpa Cela!”
Suryani, S.Pd. – Kepala Sekolah SD Negeri 13 Tanah Abang, Dalam acara tersebut, tampak seorang guru mengenakan seragam kuning-abu memegang tangan siswa sambil memberikan pesan motivasi terakhir sebelum mereka benar-benar memulai perjalanan panjang sebagai pelajar sekolah dasar.
Dua siswa – laki-laki dan perempuan – berdiri di samping sang guru dengan mengenakan seragam lengkap Pramuka serta kalung identitas peserta MPLS yang akan segera dilepas.
Pelepasan kalung peserta bukan sekadar seremoni biasa. Bagi sekolah, ini menjadi lambang kesiapan mental, emosional, dan sosial siswa dalam menghadapi dunia baru yang penuh ilmu dan tantangan. Kegiatan MPLS yang selama ini identik dengan permainan dan perkenalan, tahun ini lebih menekankan pada nilai-nilai karakter, akhlak mulia, dan budaya positif di lingkungan sekolah.
“Kegiatan MPLS ini bukan hanya sekadar mengenalkan ruang kelas atau peraturan, tapi juga menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan rasa cinta terhadap sekolah. Kini mereka siap menjadi bagian dari keluarga besar SD Negeri 13 Tanah Abang,” ujar Suryani, S.Pd, Kepala Sekolah SDN 13.
MPLS 2025 ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak: Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, hingga dukungan dari Camat dan Kapolsek Tanah Abang. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan butuh dukungan lintas sektor.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur, termasuk kepolisian dan pemerintah kecamatan, dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman untuk anak-anak kita.,” lanjut Suryani.
Dengan semangat “Merdeka Mengajar”, sekolah berkomitmen untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, adaptif, dan berbasis karakter. Tahun ajaran 2025–2026 menjadi momentum untuk lebih fokus dalam penguatan literasi dan numerasi, serta pembiasaan perilaku positif sejak dini.
Para orang tua yang menyaksikan langsung acara penutupan ini juga menyambut dengan penuh haru. Banyak yang merasa bangga melihat anak-anak mereka tampil percaya diri di depan kelas, sebuah perubahan besar setelah beberapa hari menjalani MPLS.
Penutupan MPLS di SD Negeri 13 Tanah Abang bukan hanya sebuah akhir dari pengenalan sekolah, tapi sebuah awal baru penuh semangat untuk seluruh siswa baru. Dengan bekal nilai, semangat kebersamaan, dan dukungan penuh dari sekolah serta lingkungan sekitar, mereka siap menapaki dunia pendidikan yang lebih luas dan bermakna.
“Selamat datang para siswa hebat, masa depan bangsa!”
Editor; (Ahmad)













