Jember, SniperNew.id — Final futsal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 antara Kota Malang dan Surabaya memanas tak hanya di lapangan, tetapi juga di luar garis permainan. Laga yang semestinya menjadi puncak prestasi justru diwarnai kericuhan yang mencoreng sportivitas, 27 Juni 2027.
Pertandingan yang digelar di GOR Jember Sport Garden ini awalnya berlangsung ketat. Kedua tim saling serang dengan intensitas tinggi, mempertontonkan kualitas permainan yang layak disebut final. Namun, menjelang akhir babak kedua, tensi meningkat setelah beberapa keputusan wasit memicu protes dari salah satu tim.
Keributan pecah di tribun dan pinggir lapangan, melibatkan sebagian penonton dan ofisial. Panitia pertandingan dan aparat keamanan bergerak cepat untuk meredakan situasi, meskipun suasana tetap memanas hingga peluit akhir dibunyikan.
Meski diwarnai insiden, pertandingan tetap berakhir dengan skor tipis yang membawa Malang keluar sebagai pemenang. Namun sorotan utama tertuju pada insiden yang sempat viral di media sosial.
Ketua panitia Porprov Jatim, dalam keterangannya, menyayangkan insiden tersebut. “Kami mendorong semua pihak untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ini bukan akhir, tapi batu loncatan. Gas ke Senayan, jangan menyerah!” tegasnya, menyiratkan harapan agar para atlet muda terus mengejar prestasi hingga ke level nasional.
Tagar #JanganMenyerah dan #GasKeSenayan pun mulai ramai di media sosial, menjadi simbol semangat agar semangat bertanding tetap menyala, meski badai emosi sempat menyelimuti lapangan.
Porprov bukan hanya tentang menang dan kalah, tapi soal membangun mental juara. Saatnya bangkit, bersatu, dan terus berjuang untuk Merah Putih.













