Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Olahraga

Ramai di X, Wasit Abaikan Vinicius Jr Jatuh di Kotak Penalti: “Disuruh Bangun, Tak Ada Pelanggaran!”

512
×

Ramai di X, Wasit Abaikan Vinicius Jr Jatuh di Kotak Penalti: “Disuruh Bangun, Tak Ada Pelanggaran!”

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Insi­d­en kon­tro­ver­sial kem­bali ter­ja­di di dunia sep­ak bola inter­na­sion­al. Kali ini sorotan ter­tu­ju pada laga yang meli­batkan bin­tang Brasil, Vini­cius Jr. Sebuah video yang beredar luas di media sosial, khusus­nya di plat­form X (sebelum­nya Twit­ter), menun­jukkan momen saat pemain Real Madrid itu ter­jatuh di dalam kotak penalti, namun wasit tidak mem­berikan pelang­garan. Bahkan, sang pen­gadil lapan­gan tam­pak mem­beri isyarat agar Vini­cius segera bangk­it.

Pada Senin, 23 Juni 2025, sebuah akun X den­gan nama peng­gu­na @TouchlineX mem­post­ing klip pen­dek yang mem­per­li­hatkan Vini­cius Jr jatuh usai dilang­gar lawan saat berak­si di area ter­larang. Namun, bukan­nya menun­juk titik putih atau memerik­sa VAR, wasit jus­tru mem­beri ges­tur tegas agar sang pemain berdiri dan melan­jutkan per­tandin­gan.

  Garuda Kena Lemparan, Filipina Tersenyum di Semifinal

Keteran­gan dalam video terse­but berbun­yi, “Vini­cius goes down but the ref­er­ee tells him to GET UP, no foul giv­en!” Ung­ga­han ini lang­sung viral, men­da­p­at ribuan likes, retweet, dan komen­tar dari neti­zen yang mem­per­tanyakan kepu­tu­san wasit.

Pemain yang men­ja­di sorotan dalam insi­d­en ini adalah Vini­cius Jr, winger linc­ah asal Brasil yang dike­nal den­gan kecepatan dan kelinc­a­han­nya. Sayangnya, dalam per­tandin­gan terse­but, dia tam­pak kesal dan frus­trasi kare­na tidak men­da­p­at per­lin­dun­gan dari wasit. Iden­ti­tas wasit belum dise­butkan dalam ung­ga­han awal, namun pub­lik sudah mulai menebak-nebak dan mem­band­ingkan den­gan insi­d­en seru­pa sebelum­nya.

  Sebanyak 180 Atlet Kabupaten Bekasi Perkuat Jabar di PON Aceh - Sumut 2024

Semen­tara akun @TouchlineX dike­nal seba­gai salah satu akun yang ser­ing mem­bagikan cup­likan momen-momen pent­ing dalam per­tandin­gan sep­ak bola inter­na­sion­al.

Mes­ki dalam ung­ga­han terse­but tidak dise­butkan secara spe­si­fik per­tandin­gan apa yang ten­gah berlang­sung, banyak neti­zen men­duga bah­wa insi­d­en ini ter­ja­di dalam laga per­sa­ha­batan inter­na­sion­al atau tur­na­men res­mi yang sedang berlang­sung pada akhir pekan lalu. Beber­a­pa speku­lasi menye­but ini ter­ja­di di Copa Améri­ca 2025 yang memang sedang dige­lar di Ameri­ka Serikat.

Perde­batan muncul kare­na banyak pihak merasa kepu­tu­san wasit terke­san tidak adil. Mere­ka meni­lai Vini­cius jelas-jelas dijatuhkan dan pan­tas men­da­p­atkan penalti. Tak sedik­it pula yang men­gaitkan insi­d­en ini den­gan tuduhan rasisme terselubung, mengin­gat Vini­cius Jr ker­ap jadi sasaran pelang­garan keras dan komen­tar rasis baik di lev­el klub maupun tim nasion­al.

  Drama Sentuhan Terakhir: Duel Panas di Kotak Terlarang!

Banyak war­ganet menyuarakan keti­dakpuasan atas per­lakuan yang diter­i­ma Vini­cius, ter­ma­suk man­tan pemain bola dan analis sep­ak bola ter­na­ma yang ikut men­go­men­tari cup­likan terse­but.

Hing­ga kini, belum ada tang­ga­pan res­mi dari Vini­cius Jr, pelatih tim, maupun otori­tas per­tandin­gan terkait kepu­tu­san wasit. Namun, tekanan pub­lik di media sosial semakin ting­gi. Banyak yang mende­sak agar wasit dieval­u­asi, ser­ta VAR lebih diber­dayakan untuk menghin­dari kepu­tu­san kon­tro­ver­sial semacam ini.

Ung­ga­han @TouchlineX ini men­ja­di con­toh bagaimana media sosial kini memainkan per­an pent­ing dalam men­gangkat isu-isu di dunia olahra­ga, sekali­gus men­ja­di alat kon­trol bagi para pemangku kebi­jakan di lapan­gan hijau.

(Darm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *