Pesawaran, SniperNew.id– Pelaksanaan pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Kamis (26/2/2026), progres pembangunan rabat beton yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut telah mencapai sekitar 54 persen dari total target yang direncanakan.
Berdasarkan data di lapangan, pembangunan rabat beton yang dikerjakan oleh Satgas TMMD telah mencapai sepanjang 360 meter dari total target 666 meter. Jalan yang dibangun memiliki lebar sekitar tiga meter dengan ketebalan 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki akses transportasi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah Kabupaten Pesawaran.
Selain pembangunan rabat beton, kegiatan TMMD ke-127 juga mencakup pembangunan talud di sisi kiri dan kanan jalan guna memperkuat struktur jalan sekaligus mencegah kerusakan akibat aliran air atau kondisi tanah di sekitar lokasi. Hingga saat ini, pembangunan talud telah terealisasi sepanjang 430 meter dari total target 540 meter, atau sekitar 74 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Satgas TMMD yang bertugas di lapangan terus berupaya memaksimalkan waktu dan tenaga agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pembangunan.
Koordinasi antaranggota Satgas TMMD dan pihak terkait juga terus dilakukan secara intensif guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis. Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para anggota Satgas TMMD menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk kondisi cuaca yang tidak menentu. Curah hujan yang cukup tinggi di beberapa waktu terakhir menjadi salah satu kendala dalam proses pembangunan, khususnya dalam pengerjaan rabat beton dan talud.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghambat semangat para anggota Satgas untuk tetap melanjutkan pekerjaan. Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Satgas memanfaatkan berbagai alat material sederhana seperti angkong dan ember guna memperlancar proses pengerjaan di lapangan.
Penggunaan angkong atau gerobak dorong membantu anggota Satgas dalam mengangkut material bangunan seperti pasir, batu, dan campuran beton ke lokasi pekerjaan. Dengan alat tersebut, proses distribusi material dapat dilakukan lebih cepat dan efisien meskipun kondisi medan terkadang cukup sulit.
Sementara itu, ember digunakan untuk mengangkut air maupun material tambahan yang diperlukan dalam proses pengecoran. Dengan dukungan peralatan tersebut, pekerjaan pembangunan tetap dapat berjalan meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara Tentara Nasional Indonesia dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program ini, berbagai infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, sarana air bersih, dan fasilitas umum lainnya dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di Kabupaten Pesawaran, pelaksanaan TMMD ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama yang terjalin selama proses pembangunan berlangsung.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan TMMD juga terlihat cukup tinggi. Warga setempat secara aktif membantu anggota Satgas dalam berbagai pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga kegiatan gotong royong di lokasi pembangunan.
Dukungan masyarakat tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian program pembangunan yang sedang berlangsung. Selain itu, keterlibatan warga juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun desa demi kepentingan bersama.
Sejumlah warga berharap pembangunan rabat beton tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari mereka. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, diharapkan menjadi lebih baik sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Perbaikan akses jalan juga diyakini dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian di sektor pertanian dan perdagangan. Dengan akses transportasi yang lebih baik, distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi lainnya dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Selain itu, keberadaan infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut. Akses yang lebih baik akan memudahkan masyarakat dalam menjangkau berbagai fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan layanan kesehatan.
Satgas TMMD ke-127 dari Kodim 0421/Lampung Selatan menyatakan akan terus bekerja maksimal agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program pembangunan tersebut diharapkan dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.
Melalui pelaksanaan TMMD ini, TNI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun Indonesia dari desa.
Laporan: (Fahrul Rozi) / Editor: (Redaksi).



















