Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita HukumBerita Nasional

Hotbin Simaremare, Jangan Suka Sebar Berita Hoax

496
×

Hotbin Simaremare, Jangan Suka Sebar Berita Hoax

Sebarkan artikel ini

Taru­tung |Snipernew.id

 

Hot­bin Simare­mare SH, selaku Penase­hat hukum kepala desa Dolok Nauli men­erangkan bah­wa Putu­san Perkara Pidana Nomor : 06/Pid.B/2025/PN.Trt pada tang­gal 28 Juli 2025 den­gan ter­dak­wa inisial J.A di Pen­gadi­lan Negeri Taru­tung adalah putu­san per­cobaan, yang berar­ti J.A tidak men­jalani huku­man pen­jara secara lang­sung, melainkan diberikan kesem­patan untuk hidup di masyarakat den­gan syarat ter­ten­tu.

Sehubun­gan den­gan adanya pem­ber­i­taan (https://tabloidpolmaspoldasu.id/2025/08/09/kades-dolok-nauli-terlibat-kasus-surat-palsu-kuasa-hukum-minta-bupati-taput-bertindak/) dari pela­por inisial P.S dalam perkara terse­but yang men­gatakan J.A dijatuhi pidana 1 tahun pen­jara tetapi tidak menye­butkan putu­san per­cobaan adalah peng­giringan opi­ni seo­lah-olah J.A dijatuhi huku­man pen­jara tidak per­cobaan.

  Presiden Lantik Kepala Daerah Seluruh Indonesia di Istana Presiden

”Jadi kalau tidak paham jan­gan kita menye­barkan beri­ta hoax paha­mi dulu putu­san terse­but baru komen­tar di media, biar ga jadi gaduh di masyarakat, ucap Hot­bin.

Hot­bin menam­bahkan keliru juga pela­por mem­ber­i­takan tun­tu­tan jak­sa penun­tut umum (JPU) ter­buk­ti diper­si­dan­gan pada­hal tun­tu­tan JPU yang men­er­ap­kan dak­waan keti­ga pasal 68 ayat (2) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 ten­tang Sis­tem Pen­didikan Nasion­al dito­lak majelis Hakim den­gan mener­i­ma argu­men­tasi hukum dari ple­doi (nota pem­be­laan) Penase­hat Hukum.

Atas putu­san terse­but JPU telah men­ga­jukan band­ing ke pen­gadi­lan ting­gi Medan. Dan sete­lah penase­hat hukum J.A mencer­mati putu­san terse­but maka telah dite­mukan kesala­han pen­er­a­pan hukum, salah mem­per­tim­bangkan buk­ti-buk­ti, dan tidak mem­per­tim­bangkan selu­ruh buk­ti-buk­ti diper­si­dan­gan yang menu­rut kami Penasi­hat Hukum ter­dak­wa harus­lah dipu­tus bebas kare­na JPU tidak dap­at mem­buk­tikan dak­waan­nya.

Bah­wa pela­por yang mem­inta Bupati Tapan­uli Utara mem­ber­hen­tikan semen­tara J.A dari jabatan­nya atas putu­san terse­but den­gan men­dalilkan pasal 75 per­at­u­ran bupati nomo 2 tahun 2019 ten­tang per­at­u­ran pelak­sana per­da Kab. Tapan­uli Utara nomor 08 tahun 2018 ten­tang pemer­in­ta­han desa telah menun­jukkan keke­liru­an dan keti­dak faham nya atas keten­tu­an pasal terse­but.

  P2NAPAS Sepakat Dengan BPK Terkait Rekomendasi Atas Permasalahan Kinerja Efektifitas Persiapan Penyelenggara Pemilihan Umum tahun

Bah­wa san­gat jelas dalam keten­tu­an pasal terse­but tidak ada keharu­san Bupati Tapan­uli utara untuk mem­ber­hen­tikan semen­tara ter­hadap seo­rang kepala desa in casu kepala desa J.A. lagip­u­la pasal 75 tidak berdiri sendiri, itu harus bers­esua­ian den­gan pasal 71 dan pasal 74 per­bup terse­but, tam­bah­nya.

Dan lagip­u­la, J.A bukan­lah ter­p­i­dana, kare­na perkara yang dihadapi saat ini masih dalam pros­es hukum di tingkat band­ing belum mem­per­oleh hukum tetap / Inkracht van gewi­js­de. Tidak berdasar dan tidak dibenarkan desakan pela­por mem­inta Bupati Tapan­uli Utara mem­inta mem­ber­hen­tikan semen­tara J.A dari jabatan­nya, hal mana ter­hadap J.A berpelu­ang dipu­tus bebas dit­ingkat band­ing berdasarkan fak­ta per­si­dan­gan di Pen­gadi­lan Negeri Taru­tung bah­wa JPU tidak dap­at mem­buk­tikan dak­waan­nya dan tidak dap­at mem­ban­tah pem­buk­t­ian yang diu­raikan oleh kami penase­hat hukum J.A.

  Dua Guru SMAN 1 Luwu Utara Dipenjara Usai Galang Dana Sukarela, Netizen Ramai Kecam Putusan

Hal sena­da di sam­paikan Leo Naba­ban SH, tim kuasa hukum J.A menam­bahkan, sesung­guh­nya J.A. selaku kepala Desa Dolok Nauli telah melakukan prestasi dalam pemer­in­ta­han­nya yang masih baru, diantaranya : Pelayanan ter­hadap war­ga desa Dolok Nauli yang semakin baik; Pem­ban­gu­nan pipanisasi air bersih; Pem­ban­gu­nan lum­bung pan­gan dan kan­tor desa Dolok Nauli yang sebelum­nya tidak per­nah dilakukan oleh kepala desa sebelum ter­dak­wa men­ja­bat kepala Desa Dolok Nauli, hal terse­but terungkap dalam per­si­dan­gan dan men­ja­di fak­ta hukum dalam perkara aquo.

Atas putu­san perkara yang dihadapi J.A terse­but saat ini dalam tahap band­ing seba­gaimana perny­ataan band­ing yang dia­jukan oleh JPU tang­gal 5 Agus­tus 2025 berdasarkan akta per­mintaan band­ing nomor 29/BDG/PID/2025/PN TRT dan perny­ataan band­ing yang dia­jukan oleh Penase­hat Hukum J.A tang­gal 5 Agus­tus 2025 berdasarkan akta per­mintaan band­ing nomor 30/BDG/PID/2025/PN TRT.

Bas­t­ian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *