Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Olahraga

Evan Dimas Muncul Lebih Kurus, Kini Fokus Jadi Pelatih SSB Meski Masih Diminati Klub!

507
×

Evan Dimas Muncul Lebih Kurus, Kini Fokus Jadi Pelatih SSB Meski Masih Diminati Klub!

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Evan Dimas Dar­mono kem­bali jadi sorotan pub­lik usai videonya viral di media sosial pada perten­ga­han Juni 2025. Dalam video terse­but, man­tan kapten Tim­nas Indone­sia itu tam­pak lebih kurus dari biasanya, menim­bulkan kekhawati­ran neti­zen soal kon­disi kese­hatan­nya, Jumat 20 Juni 2025.

  Jepang 6-0 Indonesia: Perbandingan Dua Laga dan Apa yang Salah Malam Ini

Evan Dimas, gelan­dang vision­er beru­sia 30 tahun yang per­nah mem­bawa harum nama Indone­sia sejak di Tim­nas U‑19 hing­ga senior. Ia ter­akhir kali bermain untuk Per­sik Kediri sebelum kon­traknya habis pada Jan­u­ari 2025 dan kini bersta­tus free agent.

Tubuh Evan ter­li­hat lebih tirus sete­lah rehat sela­ma tujuh bulan dari lati­han dan per­tandin­gan. Namun, ia mem­ban­tah isu sak­it yang sem­pat beredar. “Saya sehat, bukan kare­na sak­it,” ujar Evan dalam perny­ataan­nya, men­je­laskan bah­wa penu­runan fisik dise­babkan kare­na tak lagi rutin nge-gym dan lati­han inten­sif seper­ti saat masih aktif bermain.

  Resmi! Tim Weah Gabung Olympique Marseille, Tinggalkan Juventus Setelah Satu Musim

Trans­for­masi fisik Evan ter­li­hat sete­lah ia tak bermain kom­peti­tif sejak awal 2025. Fokus barun­ya seba­gai pelatih pun dim­u­lai sek­i­tar beber­a­pa bulan ter­akhir.

Saat ini, Evan aktif melatih di Seko­lah Sep­ak Bola (SSB) dan men­ja­di pem­bi­na bagi pemain muda. Mes­ki belum mengu­mumkan pen­si­un, ia ter­li­hat nya­man men­jalani tran­sisi kari­er ini.

Seba­gai pemain yang per­nah mem­bawa Tim­nas U‑19 ber­jaya dan men­golek­si 43–44 caps den­gan 11 gol di tim senior, Evan merasa ter­pang­gil untuk men­cip­takan regen­erasi pesep­ak bola nasion­al. “Saya ingin melahirkan pemain-pemain baru yang lebih baik,” ucap­nya.

  Riuh Sorak, Antusias Muda-Mudi Desa Sidomulyo Adakan Turnamen Bola Voli

Bagaimana respons klub dan pub­lik?
Mes­ki belum meny­atakan gan­tung sep­a­tu, sejum­lah klub dise­but masih mem­i­nati jasanya. Semen­tara itu, pub­lik ramai men­dukung kepu­tu­san Evan yang kini fokus men­ja­di pelatih inspi­ratif dan pelo­por pem­bi­naan usia dini.

Evan Dimas memang tampil lebih kurus, namun ia mene­gaskan tetap sehat dan siap menu­larkan ilmun­ya ke gen­erasi baru. Tak hanya dim­i­nati klub, kini ia juga dim­i­nati seba­gai sosok panu­tan di dunia kepelati­han sep­ak bola Indone­sia.

Edi­tor: (Redak­si)

Sum­ber: Face­book

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *