Lampung Utara, SniperNew.id - Aksi nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara bersama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) menyalurkan bantuan uang dan sembako langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan, sebagai bentuk penguatan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan rasa kemanusiaan.
Dalam unggahan Facebook milik Maryadi Muchtar, salah satu pejabat Disdukcapil, terlihat jelas suasana haru saat tim menyerahkan bantuan kepada seorang nenek di pedesaan. Nenek tersebut tampak duduk dengan pakaian sederhana di bawah naungan rumah kayu yang sangat sederhana. Tim yang dipimpin oleh Maryadi menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai, beras bermerek “Aroma Cantik”, dan paket sembako lainnya.
“Kunjungan ke rumah warga memberikan bantuan uang dan sembako dari BAZNAS Kabupaten Lampung Utara. Disdukcapil Kabupaten Lampung Utara. Tetap semangat jangan lupa bahagia,” tulis Maryadi dalam unggahannya.
Postingan ini langsung menuai banyak pujian dari masyarakat. Salah satu warganet, Fitria Ajisaka, menulis, “Alhamdulillah ya Pak selalu amanah. Jangan pernah hilap dengan apa yang dilihat mata. Jika ingin jabatan awet memang harus begini, bekerja sebaik mungkin. Semoga Bapak dan keluarga selalu sehat.”
Ucapan serupa datang dari Krista Keyla yang mengungkapkan, “Respect untuk Abang dan Teamnya, berkah selalu Abang.” Sementara itu, Lidya Fanda menambahkan, “Berkah barokah rezekinya Pak,” dan Lili Eliyanti menyampaikan doa, “Alhamdulillah semoga semuanya berkah dan lancar.”
Aksi sosial ini tak hanya menyentuh hati warga penerima bantuan, tetapi juga menginspirasi banyak pihak. Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakat, kegiatan seperti ini menjadi simbol nyata solidaritas dan empati aparatur negara kepada rakyat kecil.
Dengan adanya sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga amil zakat seperti BAZNAS, diharapkan bantuan yang disalurkan bisa menjadi dorongan semangat bagi warga kurang mampu, sekaligus menjadi pemantik gerakan kebaikan serupa di daerah lain.
Langkah Disdukcapil Lampung Utara patut diapresiasi dan menjadi contoh bagaimana kegiatan ekonomi sosial dapat berjalan beriringan dengan tugas pelayanan publik. Di tengah kesibukan birokrasi, mereka masih menyempatkan diri untuk turun langsung, menyapa, dan menguatkan warga yang membutuhkan uluran tangan.
Tetap semangat, dan jangan lupa bahagia. (Editor; Ahmad)



















