London, SniperNew.id – Kabar besar datang dari bursa transfer musim panas 2025. Arsenal akhirnya memastikan perekrutan gelandang Real Sociedad, Martin Zubimendi. Kepastian ini diumumkan langsung oleh jurnalis kenamaan Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya, @FabrizioRomano, pada Rabu, 19 Juni 2025.
“Arsenal will pay slightly more than €60m release clause as part of the pact with Real Sociedad for Martin Zubimendi deal. The fee will be bit higher but allowing payment in installments as clubs share excellent relationship. Here we go, confirmed,” tulis Romano dalam unggahannya yang langsung viral.
Berita ini langsung menyedot perhatian fans The Gunners dan para pecinta sepak bola Eropa. Siapa sebenarnya Zubimendi? Mengapa Arsenal rela membayar lebih dari klausul pelepasannya? Dan bagaimana kesepakatan ini bisa terjadi?
Martin Zubimendi, 26 tahun, merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik yang dimiliki Spanyol saat ini. Berposisi sebagai deep-lying playmaker, Zubimendi dikenal karena kecerdasan taktikal, distribusi bola yang tenang, dan kemampuan membangun serangan dari lini belakang.
Selama berseragam Real Sociedad, ia telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan di semua kompetisi dan menjadi pilar penting dalam permainan tim. Banyak klub top Eropa sebenarnya mengincarnya dalam beberapa musim terakhir, termasuk Barcelona dan Bayern Munchen, namun Arsenal berhasil menjadi yang terdepan.
Menurut laporan Romano, Arsenal tidak langsung menebus klausul pelepasan Zubimendi yang berada di angka €60 juta. Sebaliknya, mereka mencapai “pact” atau perjanjian khusus dengan pihak Sociedad. Nilai transfer disepakati sedikit lebih tinggi dari klausul—diperkirakan sekitar €63–65 juta—tetapi dengan skema pembayaran secara cicilan.
Keputusan ini dinilai saling menguntungkan. Arsenal mendapat fleksibilitas finansial, sementara Sociedad bisa menjaga hubungan baik dengan klub Premier League tersebut.
“Kesepakatan ini mencerminkan hubungan luar biasa antara kedua klub,” tulis Romano, menegaskan bahwa tidak ada tensi atau drama dalam proses negosiasi, berbeda dengan transfer bintang lain musim panas ini.
Menurut sumber internal klub, Arsenal dijadwalkan memperkenalkan Zubimendi sebagai pemain resmi mereka pada pekan depan setelah ia menuntaskan rangkaian tes medis di London. Ia diperkirakan akan langsung bergabung dalam tur pramusim The Gunners di Asia akhir Juni ini.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, sudah lama dikenal mengagumi gaya bermain Zubimendi. Dengan gaya bermain yang mirip Sergio Busquets, Zubimendi diprediksi akan mengisi peran penting sebagai pengatur tempo di lini tengah, menggantikan peran Jorginho yang kini mendekati akhir kariernya.
Kehadiran Zubimendi juga membuka kemungkinan duet baru bersama Declan Rice, yang bisa memberikan Arsenal kontrol lini tengah yang jauh lebih solid di musim 2025/2026.
Setelah musim lalu gagal meraih trofi meski tampil konsisten di Premier League dan Liga Champions, Arsenal kini menunjukkan ambisi besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar. Perekrutan Zubimendi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedalaman skuad.
Dengan gaya bermain yang sesuai filosofi Arteta, Zubimendi diyakini bisa menjadi kunci untuk transisi cepat dari pertahanan ke serangan, serta memperkuat lini tengah yang sempat rapuh saat pemain inti cedera musim lalu.
Respons publik terhadap kabar ini cukup eksplosif. Fans Arsenal menyambut dengan antusias di media sosial. Tagar #ZubimendiToArsenal langsung menjadi trending topic beberapa jam setelah cuitan Romano.
Analis sepak bola Sky Sports, Jamie Carragher, menyebut transfer ini sebagai “salah satu pembelian paling cerdas Arsenal dalam lima tahun terakhir.”
“Zubimendi adalah pemain yang tidak heboh di luar lapangan, tapi luar biasa di dalam lapangan. Dia bisa jadi pengubah permainan,” kata Carragher.
Transfer Martin Zubimendi ke Arsenal bukan sekadar transaksi biasa. Ini adalah buah dari hubungan baik dua klub, ketepatan strategi manajerial, dan komitmen Arsenal untuk naik level. Kesepakatan “lebih dari klausul tapi bisa dicicil” menjadi cermin bahwa negosiasi tak selalu kaku, jika dilakukan dengan itikad baik dan mutual respect.
Kini tinggal menanti, apakah kehadiran Zubimendi mampu mengantar Arsenal meraih gelar yang telah lama mereka idamkan?
Reporter: (Tim Liputan)
Editor: (Redaksi Bola)













