Telah terjadi peristiwa mengejutkan yang diabadikan dalam sebuah unggahan video viral oleh akun Facebook Sonya Ema. Dalam video tersebut terlihat kondisi jalan raya yang tergenang air, diduga akibat air laut yang naik ke daratan (rob).Peristiwa ini disebutkan terjadi hari ini, tanpa disebutkan lokasi spesifiknya, Senin (04/08).
Di video tersebut, tampak jelas air menggenangi jalan hingga kendaraan seperti mobil dan motor terpaksa berjalan perlahan. Sejumlah warga juga terlihat berjalan kaki sambil menyaksikan situasi tersebut, sementara beberapa lainnya mengabadikan kejadian ini.
Unggahan tersebut disertai teks mengkhawatirkan:. “Astagfirullah!! Air Laut Sudah Naik Ke Darat 😱”
Sonya Ema juga menambahkan caption:. Kejadian hari ini. Semoga cepat surut airnya..”
Video ini mengundang berbagai reaksi dan komentar dari netizen. Beberapa komentar yang muncul antara lain:
Daffa Irsyad: “Dimana ini?”
Wira Dani: “Semoga cepat surut air lautnya”
Lalu ia juga menambahkan: “Innalillahi”
Bajang Ngerep: “Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran bagi semua yang terdampak banjir hari ini”
Lombok Work Out: “Akhir zaman. Banyak terjadi musibah”
Bin Tang: “Ni di mana bang info”
Tenggo Tarto: “Sumanine datang pelan-pelan ke darat ya lur”, kemudian dibalas oleh Sonya Ema dengan, “Semoga aman kang”
Rasya Alfatih: “Astagfirullah. Tinggalin aja motornya itu”
Azmnn: “Awas berlindung ke tempat yg tinggi”
Banyak komentar bernuansa keprihatinan dan kekhawatiran, dengan sejumlah warga mempertanyakan lokasi kejadian dan mendoakan keselamatan semua pihak yang terdampak.
Situasi ini diduga kuat merupakan banjir rob yang kerap melanda kawasan pesisir saat terjadi pasang laut tinggi. Fenomena tersebut menjadi peringatan serius akan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan.
Belum ada informasi resmi dari pihak berwenang terkait lokasi dan penyebab pasti peristiwa ini. Namun, unggahan ini menyita perhatian netizen dan menyuarakan kekhawatiran terhadap fenomena perubahan iklim dan dampaknya yang kian terasa di berbagai daerah pesisir Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi dari BMKG dan otoritas setempat, serta segera mengungsi ke tempat aman bila kondisi air terus naik. (Abd).













