Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Air Laut Naik ke Darat, Warga Panik dan Berdoa

163
×

Air Laut Naik ke Darat, Warga Panik dan Berdoa

Sebarkan artikel ini

Telah ter­ja­di peri­s­ti­wa menge­jutkan yang dia­badikan dalam sebuah ung­ga­han video viral oleh akun Face­book Sonya Ema. Dalam video terse­but ter­li­hat kon­disi jalan raya yang ter­ge­nang air, diduga aki­bat air laut yang naik ke daratan (rob).Peristiwa ini dise­butkan ter­ja­di hari ini, tan­pa dise­butkan lokasi spe­si­fiknya, Senin (04/08).

  Menteri ATR/BPN Gandeng Pemuka Agama Sulut, Pastikan Tanah Rumah Ibadah Aman dan Bersertifikat

Di video terse­but, tam­pak jelas air mengge­nan­gi jalan hing­ga kendaraan seper­ti mobil dan motor ter­pak­sa ber­jalan per­la­han. Sejum­lah war­ga juga ter­li­hat ber­jalan kaki sam­bil menyak­sikan situ­asi terse­but, semen­tara beber­a­pa lain­nya mengabadikan keja­di­an ini.

Ung­ga­han terse­but dis­er­tai teks mengkhawatirkan:. “Astag­fir­ul­lah!! Air Laut Sudah Naik Ke Darat 😱”

Sonya Ema juga menam­bahkan cap­tion:. Keja­di­an hari ini. Semoga cepat surut airnya..”

Video ini men­gun­dang berba­gai reak­si dan komen­tar dari neti­zen. Beber­a­pa komen­tar yang muncul antara lain:

Daf­fa Irsyad: “Dimana ini?”

Wira Dani: “Semoga cepat surut air laut­nya”
Lalu ia juga menam­bahkan: “Innalil­lahi”

  8 Bulan Laporan Mangkrak, Wartawan Korban Penganiayaan Mempertanyakan Kinerja Penyidik Polrestabes Medan

Bajang Ngerep: “Semoga Allah mem­berikan keku­atan dan kesabaran bagi semua yang ter­dampak ban­jir hari ini”

Lom­bok Work Out: “Akhir zaman. Banyak ter­ja­di musi­bah”

Bin Tang: “Ni di mana bang info”

Teng­go Tar­to: “Suma­nine datang pelan-pelan ke darat ya lur”, kemu­di­an dibalas oleh Sonya Ema den­gan, “Semoga aman kang”

Rasya Alfatih: “Astag­fir­ul­lah. Tinggalin aja motornya itu”

Azmnn: “Awas berlin­dung ke tem­pat yg ting­gi”

Banyak komen­tar bernu­ansa kepri­hati­nan dan kekhawati­ran, den­gan sejum­lah war­ga mem­per­tanyakan lokasi keja­di­an dan men­doakan kese­la­matan semua pihak yang ter­dampak.

Situ­asi ini diduga kuat meru­pakan ban­jir rob yang ker­ap melan­da kawasan pesisir saat ter­ja­di pasang laut ting­gi. Fenom­e­na terse­but men­ja­di peringatan serius akan pent­ingnya mit­i­gasi ben­cana di wilayah rawan.

  Kapolda Aceh dan UNPRI Perkuat Sinergi Pendidikan untuk SDM Polri Unggul

Belum ada infor­masi res­mi dari pihak berwe­nang terkait lokasi dan penye­bab pasti peri­s­ti­wa ini. Namun, ung­ga­han ini menyi­ta per­ha­t­ian neti­zen dan menyuarakan kekhawati­ran ter­hadap fenom­e­na peruba­han iklim dan dampaknya yang kian terasa di berba­gai daer­ah pesisir Indone­sia.

Masyarakat diim­bau untuk tetap was­pa­da, mengiku­ti perkem­ban­gan infor­masi dari BMKG dan otori­tas setem­pat, ser­ta segera men­gungsi ke tem­pat aman bila kon­disi air terus naik. (Abd).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *