Jakarta, SniperNew.id – Dalam era digital yang semakin maju, aplikasi penghasil uang seperti Kredit & Cashbac semakin banyak bermunculan dan menarik perhatian masyarakat. Aplikasi ini mengklaim dapat memberikan uang tunai riil ke rekening PayPal pengguna hanya dengan mengisi survei. Namun, apakah aplikasi ini benar-benar membayar atau justru merupakan modus baru penipuan digital?, Sabtu 24 Mei 2025.
Apa Itu Aplikasi Kredit & Cashbac?
Kredit & Cashbac merupakan aplikasi yang mengklaim memberikan imbalan uang nyata kepada pengguna yang menyelesaikan survei secara online. Imbalan dikatakan dapat ditarik melalui PayPal. Pengguna akan mendapatkan “kredit” sebagai hasil dari partisipasi mereka, yang nantinya dikonversi menjadi uang tunai.
Aplikasi ini tidak mencantumkan secara jelas nama pengembang, perusahaan, atau badan hukum yang bertanggung jawab di balik platform tersebut. Tidak ditemukan informasi resmi terkait izin usaha, legalitas, maupun pengawasan dari otoritas keuangan di Indonesia, seperti OJK atau Kominfo.
Kapan dan Di Mana Aplikasi Ini Beredar?
Aplikasi Kredit & Cashbac mulai ramai diperbincangkan pada awal tahun 2025 melalui forum online, media sosial, dan platform berbagi aplikasi. Mayoritas pengguna berasal dari wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang tertarik dengan iming-iming penghasilan instan.
Mengapa Masyarakat Perlu Waspada?
Banyak aplikasi sejenis yang ternyata hanyalah skema penipuan berkedok survei. Mereka menjanjikan pembayaran tinggi tetapi tidak pernah melakukan pencairan dana atau mengharuskan pengguna mengundang teman untuk mendapatkan penghasilan, yang merupakan ciri khas skema ponzi. Aplikasi ini juga tidak memiliki kejelasan mengenai kebijakan privasi dan perlindungan data, yang berisiko terhadap kebocoran informasi pribadi.
Bagaimana Cara Kerjanya dan Apakah Benar Membayar? (How)
Aplikasi ini bekerja dengan meminta pengguna menyelesaikan survei untuk mendapatkan “kredit” yang dapat dikonversi menjadi uang.
Namun, berdasarkan laporan dari beberapa pengguna dan hasil penelusuran awal, banyak yang mengaku belum menerima pembayaran meskipun telah mencapai ambang batas pencairan. Tidak ada bukti pembayaran resmi atau ulasan dari sumber kredibel yang dapat memverifikasi klaim aplikasi ini. (Red)



















