Jakarta, SniperNew.id — ASEAN dan Jepang resmi menggelar Pertemuan Pertama Menteri Hukum di Manila, Filipina, pada Sabtu (15/11/2025). Forum tingkat tinggi ini menjadi tonggak baru dalam upaya memperkuat kerja sama regional di bidang hukum, keadilan, serta pengembangan kebijakan strategis yang relevan dengan dinamika global.
Indonesia diwakili oleh Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang menyampaikan intervensi penting terkait isu perkembangan teknologi. Dalam sesi diskusi, Supratman mengusulkan agar ASEAN dan Jepang mengadakan pertemuan khusus untuk membahas secara mendalam royalti dan pemanfaatan artificial intelligence (AI). Ia menilai perlunya regulasi yang jelas, adaptif, dan berkeadilan agar inovasi digital dapat berkembang tanpa menimbulkan ketimpangan atau pelanggaran hak kekayaan intelektual.
Pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama ASEAN dan Jepang dalam memperkuat tata kelola hukum, meningkatkan kapasitas institusi peradilan, serta memperluas kerja sama teknis di bidang penegakan hukum modern.
Informasi ini dikutip dari unggahan resmi akun X (Twitter) @kemenkum pada Minggu (16/11/2025), yang merangkum hasil pertemuan dan respons positif dari negara-negara anggota atas usulan Indonesia.
Pertemuan bersejarah ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pembentukan kerangka kerja sama yang lebih komprehensif antara ASEAN dan Jepang, khususnya dalam menghadapi tantangan hukum di era digital.
Penulis Iskandar












