Jakarta, SniperNew.id — Sebuah unggahan di akun media sosial yang menampilkan kemenangan Jonatan Christie di ajang Hylo Badminton Open 2025 menuai beragam komentar publik. Dalam video yang bersumber dari akun Instagram @hylo_open, tampak Jonatan Christie tampil gemilang di partai final melawan wakil Denmark, Johannes Johannesen, dengan skor 21–14 dan 21–14. Jojo, sapaan akrabnya, kemudian berdiri di podium juara dengan membawa trofi, medali emas, serta hadiah utama turnamen yang digelar di Saarbrücken, Jerman. Selasa (4/11).
Namun, di balik prestasi tersebut, unggahan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang turut memberikan ucapan selamat kepada Jojo justru memicu gelombang kritik dari warganet.
Beberapa komentar mempertanyakan kinerja Erick Thohir sebagai pejabat publik. Akun @januarbudharto menulis, “Kapan kamu mundur, Rick?” sementara akun @fdhil.mhd menambahkan, “Apaan sih Pak Erick, mintaa maaf dulu aja ke seluruh rakyat Indonesia aja engga, timnas loh gagal lolos.”
Ada pula komentar sindiran seperti dari @ahmad_winz87 yang menulis, “Target Piala Dunia kapan pak?” dan @drws19__ menimpali, “Jangan panggil dia pak, dia gapunya malu buat mundur.”
Beberapa netizen juga menyoroti sistem pembinaan atlet. Akun @l_andyyy menulis, “Mungkin ke depannya badminton akan seperti tenis, benar-benar biaya sendiri, nggak ada campur tangan pemerintah lagi.” Sedangkan @ibnuazizz_ berpendapat, “Keluar pelatnas malah gacor. Ada yang salah sama federasinya berarti.”
Komentar lainnya datang dari @jochanan_setyo yang meminta perhatian lebih kepada atlet berprestasi, “Tolong Jojo jangan cuma dikasih selamat, berikan bonus dan sponsor. Jangan cuma saat berprestasi diposting, tapi tidak diberi dukungan nyata.”
Di sisi lain, sejumlah pengguna turut memberi apresiasi kepada Jonatan Christie atas perjuangannya. @r.ramdhan menulis, “Jojo punya big respect to his opponent, dia gak selebrasi berlebihan meski menang mudah.”
Kemenangan Jonatan Christie di Hylo Open 2025 menjadi sorotan tidak hanya karena prestasi pribadinya, tetapi juga karena memunculkan kembali diskusi publik mengenai manajemen olahraga nasional, independensi atlet profesional, serta peran pemerintah dalam mendukung dunia olahraga Indonesia.
Sumber: Instagram @erickthohir, @hylo_open.
Penulis: (iskandar)












