Berita TNI

Kodim Sragen Gelar Upacara HUT TNI ke-80: Momentum Memperkuat Sinergi TNI dan Rakyat

1765
×

Kodim Sragen Gelar Upacara HUT TNI ke-80: Momentum Memperkuat Sinergi TNI dan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Sra­gen, SniperNew.id -  Dalam suasana penuh khid­mat dan seman­gat nasion­al­isme, Koman­do Dis­trik Militer (Kodim) 0725/Sragen melak­sanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Ten­tara Nasion­al Indone­sia (TNI) tahun 2025 di hala­man Makodim Sra­gen, Ming­gu (5/10/2025).

Upacara terse­but dip­impin lang­sung oleh Koman­dan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung, S.Sos., M.IP., yang bertin­dak seba­gai inspek­tur upacara. Kegiatan berlang­sung tert­ib, lan­car, dan penuh kekhid­matan, diiku­ti oleh selu­ruh pra­ju­rit TNI, PNS Kodim Sra­gen, ser­ta per­wak­i­lan unsur Forkopim­da Kabu­pat­en Sra­gen.

Dalam kesem­patan terse­but, Dandim mem­ba­cakan Amanat Pan­gli­ma TNI, Jen­der­al TNI Agus Subiyan­to, S.E., M.Si., yang men­ja­di pedo­man selu­ruh jajaran dalam meneguhkan seman­gat pengab­di­an kepa­da bangsa dan negara.

Peringatan HUT TNI seti­ap 5 Okto­ber memi­li­ki mak­na his­toris men­dalam bagi bangsa Indone­sia. Sejarah pan­jang TNI beraw­al dari ter­ben­tuknya Badan Kea­manan Raky­at (BKR) pada masa awal kemerdekaan, yang kemu­di­an berkem­bang men­ja­di Ten­tara Kea­manan Raky­at (TKR) pada 5 Okto­ber 1945.

Peruba­han struk­tur dan organ­isasi ini terus berlan­jut hing­ga men­ja­di Ten­tara Repub­lik Indone­sia (TRI) pada 29 Jan­u­ari 1946, sebelum akhirnya res­mi berna­ma Ten­tara Nasion­al Indone­sia (TNI) pada 3 Juni 1947.

Sejak awal kelahi­ran­nya, TNI diben­tuk untuk mem­per­ta­hankan kemerdekaan dan kedaula­tan Repub­lik Indone­sia dari anca­man pen­ja­ja­han, ser­ta men­ja­di ben­teng ter­akhir dalam men­ja­ga keu­tuhan Negara Kesat­u­an Repub­lik Indone­sia (NKRI).

Dalam per­jalanan pan­jangnya, TNI telah men­ja­di sim­bol keku­atan, disi­plin, dan loy­al­i­tas tan­pa pam­rih ter­hadap bangsa dan raky­at Indone­sia.

  Dari Reruntuhan ke Harapan: Rumah Suhono Berdiri Kokoh Lewat TMMD ke-127

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini men­gusung tema “TNI Pri­ma – TNI Raky­at – Indone­sia Maju.” Tema terse­but mencer­minkan seman­gat pro­fe­sion­al­isme, kedekatan den­gan raky­at, dan tekad TNI untuk terus beradap­tasi meng­hadapi dinami­ka zaman.

Dalam amanat­nya, Pan­gli­ma TNI menyam­paikan bah­wa mak­na tema ini adalah pene­gasan jati diri TNI seba­gai ten­tara raky­at, ten­tara pejuang, ten­tara nasion­al, dan ten­tara pro­fe­sion­al.

“TNI lahir dari raky­at, berjuang bersama raky­at, dan mengab­di untuk kepentin­gan raky­at. Nilai-nilai ini men­ja­di fon­dasi moral dan ide­ol­o­gis yang harus terus dija­ga agar TNI tetap kokoh di ten­gah peruba­han glob­al yang semakin kom­pleks,” ujar Dandim saat mem­ba­cakan amanat Pan­gli­ma TNI.

Lebih lan­jut, ia menekankan pent­ingnya TNI men­ja­ga solid­i­tas inter­nal dan sin­er­gi­tas ekster­nal bersama selu­ruh kom­po­nen bangsa.

“Peruba­han lingkun­gan strate­gis di tingkat glob­al, region­al, maupun nasion­al menun­tut TNI untuk terus meningkatkan kesi­a­pan, baik dalam hal mod­ernisasi alut­sista maupun pem­bi­naan sum­ber daya manu­sia. Seti­ap pra­ju­rit harus adap­tif, pro­fe­sion­al, dan tidak mudah ter­pro­vokasi oleh isu yang berpoten­si memec­ah belah per­sat­u­an,” tegas­nya.

Dalam amanat terse­but, Pan­gli­ma TNI juga meny­oroti pent­ingnya meningkatkan kewas­padaan dan keta­hanan men­tal pra­ju­rit di ten­gah perkem­ban­gan teknolo­gi infor­masi yang cepat.

“Jan­gan mudah ter­ha­sut oleh isu pro­vokatif yang dap­at merusak cit­ra dan solid­i­tas TNI. Kita harus tetap fokus pada tugas pokok: men­ja­ga kedaula­tan negara, mem­per­ta­hankan keu­tuhan wilayah NKRI, dan melin­dun­gi sege­nap bangsa ser­ta selu­ruh tumpah darah Indone­sia,” bun­yi pesan terse­but.

Dandim Sra­gen juga menam­bahkan, tan­ta­n­gan yang dihadapi TNI ke depan tidak hanya bersi­fat militer, tetapi juga non-militer seper­ti perang infor­masi, anca­man siber, dan dinami­ka poli­tik glob­al. Oleh kare­na itu, TNI ditun­tut untuk terus mem­perku­at kemam­puan intelijen, strate­gi per­ta­hanan, dan kesi­ap­si­a­gaan opera­sion­al.

  TMMD ke-127 Pesawaran: Jalan, Talud, dan RTLH Dikebut

Pan­gli­ma TNI juga menyam­paikan rasa bang­ga dan apre­si­asi men­dalam kepa­da selu­ruh pra­ju­rit dan PNS TNI atas dedikasi, loy­al­i­tas, dan pengab­di­an yang telah ditun­jukkan sela­ma ini.

“TNI hing­ga kini tetap men­da­p­atkan keper­cayaan ting­gi dari masyarakat Indone­sia. Namun, hal itu jan­gan mem­bu­at kita lengah. Jus­tru keper­cayaan raky­at harus men­ja­di doron­gan untuk terus berbe­nah, mem­perku­at pro­fe­sion­al­isme, dan meningkatkan kual­i­tas pengab­di­an,” ucap Dandim mengutip amanat Pan­gli­ma TNI.

Ia juga mengin­gatkan bah­wa TNI harus selalu men­ja­di gar­da ter­de­pan dan ben­teng ter­akhir NKRI, bukan hanya dalam meng­hadapi anca­man militer, tetapi juga dalam mem­ban­tu pemer­in­tah dan masyarakat meng­hadapi berba­gai kri­sis, seper­ti ben­cana alam, pan­de­mi, hing­ga anca­man non-tra­di­sion­al lain­nya.

Sete­lah pelak­sanaan upacara res­mi, suasana di hala­man Makodim 0725/Sragen berubah men­ja­di lebih hangat dan semarak. Para peser­ta dan tamu undan­gan dihibur oleh penampi­lan anak-anak dari SD Bir­rul Wal­idain Sra­gen, yang menampilkan atrak­si baris-berbaris (PBB), tari daer­ah Sinang­gar Tulo, ser­ta yel-yel bertema nasion­al­isme.

Penampi­lan terse­but men­da­p­at sambu­tan meri­ah dari para pra­ju­rit dan tamu undan­gan. Anak-anak tampil penuh per­caya diri, menun­jukkan seman­gat cin­ta tanah air sejak usia dini.

Dandim Sra­gen, Letkol Inf Ricky Julianto Wuwung, menyam­paikan apre­si­asi atas par­tisi­pasi para siswa yang telah meme­ri­ahkan peringatan HUT TNI ke-80.

“Kehadi­ran anak-anak ini men­ja­di pengin­gat bah­wa TNI bukan hanya pen­ja­ga kedaula­tan, tetapi juga inspi­rasi bagi gen­erasi penerus bangsa. Seman­gat mere­ka mencer­minkan masa depan Indone­sia yang tang­guh dan berkarak­ter,” ujarnya.

Peringatan HUT TNI ke-80 di Sra­gen tidak hanya men­ja­di ser­e­moni rutin, tetapi juga momen­tum reflek­si bagi selu­ruh jajaran TNI dalam meneguhkan komit­men pengab­di­an kepa­da bangsa.

  Dari Reruntuhan ke Harapan: Rumah Suhono Berdiri Kokoh Lewat TMMD ke-127

Dalam per­jalanan dela­pan dekade, TNI telah mele­wati berba­gai ujian — dari perang mem­per­ta­hankan kemerdekaan, penumpasan pem­berontakan, operasi militer, hing­ga per­an aktif dalam men­ja­ga per­dama­ian dunia di bawah ben­dera PBB.

Kini, di era mod­ernisasi dan dig­i­tal­isasi, TNI meng­hadapi tan­ta­n­gan baru: men­ja­ga kedaula­tan negara dalam kon­teks perang infor­masi, per­ta­hanan siber, ser­ta per­sain­gan geopoli­tik glob­al.

Dandim Sra­gen mene­gaskan bah­wa seman­gat juang dan nilai-nilai luhur TNI harus terus ditanamkan di seti­ap pra­ju­rit agar tidak kehi­lan­gan arah di ten­gah peruba­han zaman.

“Seba­gai bagian dari masyarakat, TNI harus hadir di ten­gah raky­at. Bersin­er­gi den­gan pemer­in­tah daer­ah, aparat kea­manan lain­nya, dan selu­ruh ele­men bangsa dalam mem­ban­gun keta­hanan nasion­al. Kare­na sejatinya, keku­atan terbe­sar TNI ada pada kema­nung­galan­nya den­gan raky­at,” tegas­nya.

Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini men­ja­di pengin­gat bah­wa keku­atan per­ta­hanan suatu bangsa tidak hanya diukur dari persen­jataan, tetapi juga dari per­sat­u­an dan kesadaran kolek­tif war­ganya.

Kodim Sra­gen berharap momen­tum ini dap­at menum­buhkan seman­gat baru di kalan­gan pra­ju­rit untuk terus beri­no­vasi, ber­disi­plin, dan berkarak­ter tang­guh meng­hadapi berba­gai tan­ta­n­gan di masa depan.

“Kami berharap TNI semakin kuat, mod­ern, dan tetap men­ja­di kebang­gaan raky­at Indone­sia. HUT ke-80 ini bukan hanya per­ayaan, tetapi juga titik tolak menu­ju TNI yang lebih pri­ma dan pro­fe­sion­al,” ujar Dandim menut­up amanat­nya.

Den­gan seman­gat “TNI Pri­ma – TNI Raky­at – Indone­sia Maju,” selu­ruh jajaran Kodim 0725/Sragen mene­gaskan komit­men­nya untuk terus men­ja­ga sin­er­gi­tas, kedekatan den­gan raky­at, ser­ta men­ja­di gar­da ter­de­pan dalam mem­per­ta­hankan kedaula­tan bangsa.

Penulis: (Agus Kem­plu)
Edi­tor: (tim redak­si)
Foto: (Dok. Kodim 0725/Sragen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *