Soppeng, SniperNew.id – Jumat 29 Agustus 2025 Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat terus digalakkan. Pada Jumat (29/8/2025), Camat Soppeng Riaja, Hidayatuddin, S.IP, M.H, menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Se-Kecamatan di Seluruh Indonesia yang berlangsung di Lantai 5 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah pusat yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Soppeng, untuk mengantisipasi fluktuasi harga pangan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat menjelang akhir bulan.
Dalam unggahan resmi akun media sosial Soppeng Riaja Official, tampak suasana rapat yang dihadiri oleh berbagai pihak. Di antaranya jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan instansi terkait.
Camat Soppeng Riaja, Hidayatuddin, terlihat duduk bersama peserta rapat dengan penuh keseriusan. Ia mengenakan kemeja putih resmi dengan pin jabatan di dada kiri. Dalam kesempatan tersebut, Hidayatuddin menyimak arahan sekaligus berdiskusi dengan sejumlah pejabat yang hadir.
Foto lain memperlihatkan jajaran peserta rapat yang duduk memanjang di ruang pertemuan. Beberapa mengenakan pakaian dinas, ada pula dari unsur TNI yang hadir dalam balutan seragam loreng. Tampak pula peserta rapat dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga terkait yang ikut memberikan masukan.
Rapat koordinasi ini difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang akan digelar secara serentak di seluruh kecamatan. Gerakan ini ditujukan agar masyarakat, terutama di tingkat bawah, bisa memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, telur, hingga cabai menjadi perhatian utama. Hal ini mengingat komoditas tersebut paling sering mengalami kenaikan harga, terutama menjelang momentum tertentu seperti hari besar keagamaan maupun pergantian musim.
Menurut arahan dalam rapat, pemerintah daerah bersama pihak terkait diminta untuk bersinergi dalam pelaksanaan program ini. Tidak hanya memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, tetapi juga menyiapkan mekanisme pengawasan agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat kecamatan, Camat Soppeng Riaja memiliki peran penting dalam memastikan gerakan ini dapat berjalan sesuai rencana.
Hidayatuddin dalam kesempatan tersebut menegaskan kesiapan pihak kecamatan untuk mendukung penuh program pemerintah. Ia menyampaikan bahwa koordinasi dengan lurah maupun kepala desa di wilayah Soppeng Riaja akan segera dilakukan guna menyiapkan titik-titik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
“Langkah ini sangat strategis. Kami di kecamatan siap membantu agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari program ini. Harapannya, bahan pokok tersedia dengan harga terjangkau, sehingga daya beli warga tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam dokumentasi rapat, tampak pula perwakilan dari unsur TNI yang ikut memberikan pandangan. Keterlibatan aparat keamanan menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya sebatas kegiatan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek stabilitas sosial dan keamanan.
TNI dan Polri berperan dalam membantu pengawasan distribusi pangan agar berjalan aman serta mencegah potensi gangguan seperti penimbunan atau praktik curang di lapangan.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam menjaga kestabilan harga serta menjamin pangan bagi seluruh masyarakat.
Gerakan Pangan Murah Serentak merupakan instruksi dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program ini telah diluncurkan sejak beberapa tahun terakhir sebagai upaya konkret dalam mengantisipasi gejolak harga pangan yang sering kali menjadi salah satu faktor inflasi di daerah.
Dengan melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan, gerakan ini dilaksanakan di pasar-pasar tradisional maupun titik yang telah ditentukan. Tujuannya jelas: menghadirkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.
Selain itu, program ini juga menjadi ruang bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk menyalurkan hasil produksinya secara langsung kepada masyarakat, sehingga rantai distribusi menjadi lebih singkat.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap agar gerakan pangan murah dapat berjalan maksimal. Bupati beserta jajarannya menekankan pentingnya kerja sama antara seluruh pihak, mulai dari camat, lurah, kepala desa, hingga aparat keamanan.
Langkah ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga pangan. Dengan gerakan ini, masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga merasa diperhatikan oleh pemerintah.
Meski rapat masih dalam tahap koordinasi, masyarakat di berbagai daerah biasanya menyambut positif pelaksanaan pangan murah. Di tahun-tahun sebelumnya, program semacam ini kerap diserbu warga karena harga bahan pokok yang dijual jauh lebih rendah dari pasaran.
Di Kecamatan Soppeng Riaja sendiri, diperkirakan gerakan ini akan menarik perhatian besar, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok sangat tinggi.
Para pelaku usaha kecil, ibu rumah tangga, hingga pekerja harian akan menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari kegiatan ini.
Meski digelar secara serentak dan periodik, sejumlah pihak menilai pentingnya keberlanjutan program ini. Tidak cukup hanya hadir sesaat, tetapi perlu dipastikan agar akses pangan murah bisa terus tersedia, terutama di masa-masa kritis.
Dalam rapat koordinasi ini, para peserta juga memberikan masukan mengenai mekanisme distribusi yang lebih efektif, termasuk kemungkinan menggelar pasar murah secara rutin di tiap kecamatan.
Berdasarkan unggahan akun resmi Soppeng Riaja Official, beberapa momen penting yang terekam antara lain:
1. Camat Soppeng Riaja Hidayatuddin terlihat berbicara di depan forum dengan membawa dokumen rapat.
2. Peserta rapat dari berbagai unsur duduk memanjang di meja pertemuan.
3. Perwakilan TNI turut berbicara, memberikan pandangan mengenai teknis pengamanan distribusi pangan.
4. Peserta rapat lain, termasuk ASN dan tokoh masyarakat, terlihat menyimak jalannya diskusi dengan serius.
5. Tampilan ruang rapat di lantai 5 MPP Kantor Bupati yang dipenuhi peserta sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menyukseskan program ini.
Rapat Koordinasi Gerakan Pangan Murah Serentak di Kabupaten Soppeng menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas pangan. Kehadiran Camat Soppeng Riaja Hidayatuddin menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung kebijakan nasional.
Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harga pangan yang terjangkau, pasokan yang cukup, serta distribusi yang merata menjadi target utama yang harus dicapai.
Gerakan ini bukan hanya wujud kebijakan ekonomi, melainkan juga komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan rakyat. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, program pangan murah diharapkan dapat berjalan sukses dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Soppeng. (Ahmad)


















