Bandung, SniperNew.d – Tahun 2025, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di seluruh kampusnya resmi menerima 12.000 mahasiswa baru dari berbagai program studi.
UPI Kampus Pusat menjadi yang terbesar dengan jumlah penerimaan mencapai 8.000 mahasiswa baru. Informasi ini disampaikan melalui unggahan media sosial yang membahas rincian penerimaan mahasiswa baru di jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi.
Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa untuk tahun akademik 2025, jurusan Pendidikan Biologi menerima 80 mahasiswa baru, sementara jurusan Biologi Murni juga menerima 80 mahasiswa baru. Dengan demikian, total mahasiswa baru dari kedua program studi tersebut mencapai 160 orang.
Menariknya, komposisi mahasiswa baru di kedua jurusan ini menunjukkan ketimpangan jumlah berdasarkan gender. Dalam barisan mahasiswa laki-laki yang duduk di bagian depan aula orientasi, hanya terlihat sekitar 31 mahasiswa pria. Sementara itu, mayoritas mahasiswa baru Biologi dan Pendidikan Biologi adalah perempuan.
“Dari total 160 mahasiswa baru Biologi dan Pendidikan Biologi, barisan depan hanya diisi 31 mahasiswa laki-laki. Inilah yang nantinya diberdayakan untuk kegiatan kuliah lapangan,” tulis unggahan tersebut.
Unggahan yang diunggah oleh akun @dadang_machmudin ini disertai foto kegiatan penerimaan mahasiswa baru di salah satu aula kampus UPI. Terlihat suasana orientasi mahasiswa baru dengan para dosen dan panitia mengenakan pakaian merah khas almamater kegiatan orientasi. Dalam foto pertama, seorang mahasiswa perempuan tampak berbicara di depan ruangan, sementara mahasiswa lain duduk di lantai mendengarkan. Pada foto kedua, tampak suasana aula dengan deretan mahasiswa baru, sebagian besar perempuan mengenakan jilbab hitam.
Sebagai salah satu kampus pendidikan terbesar di Indonesia, UPI setiap tahunnya selalu menjadi incaran calon mahasiswa. Dengan total 12.000 mahasiswa baru yang diterima di semua kampus UPI, angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan dan fasilitas UPI.
UPI Kampus Pusat yang terletak di Bandung menjadi kampus dengan jumlah penerimaan mahasiswa terbanyak. Dari 12.000 mahasiswa baru, sebanyak 8.000 di antaranya diterima di Kampus Pusat. Hal ini sekaligus menjadi indikator besarnya minat calon mahasiswa yang ingin menimba ilmu di kampus utama UPI.
“Target pasar kata orang kost-kosan,” tulis unggahan tersebut dengan nada santai, mengisyaratkan tingginya permintaan tempat tinggal di sekitar kampus karena membeludaknya jumlah mahasiswa baru.
Fenomena banyaknya mahasiswi di jurusan sains, khususnya Biologi, bukanlah hal baru di berbagai kampus di Indonesia. Namun, angka yang terlihat di UPI tahun 2025 ini cukup mencolok. Dari 160 mahasiswa baru di jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi, hanya sekitar 31 mahasiswa laki-laki yang terdeteksi dari barisan depan dalam kegiatan orientasi.
“Jumlah ini menunjukkan tren minat perempuan yang lebih besar terhadap jurusan Biologi,” jelas seorang dosen UPI yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi terpisah.
Menurutnya, dominasi perempuan di jurusan Biologi sering terlihat karena bidang ini dianggap memiliki prospek karier yang relevan dengan dunia pendidikan, kesehatan, hingga penelitian yang sifatnya rinci dan teliti.
Mahasiswa laki-laki yang jumlahnya minoritas di jurusan ini sering kali dilibatkan secara khusus dalam kegiatan-kegiatan yang memerlukan tenaga fisik lebih besar, seperti kuliah lapangan dan penelitian di alam terbuka. Hal ini bukan berarti mahasiswi tidak mampu, tetapi lebih kepada pembagian peran yang memanfaatkan potensi masing-masing.
Kuliah lapangan merupakan bagian penting dari pembelajaran di jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi. Aktivitas ini meliputi pengamatan ekosistem, pengambilan sampel tumbuhan dan hewan, serta analisis data lingkungan langsung di lapangan. Dengan jumlah mahasiswa perempuan yang dominan, kegiatan kuliah lapangan sering memerlukan kerja sama yang baik antar mahasiswa.
“Mahasiswa laki-laki biasanya diberdayakan untuk membantu mengangkat peralatan atau berjalan lebih jauh di medan berat. Tapi semua mahasiswa punya kesempatan sama untuk belajar,” ungkap salah satu alumni Biologi UPI yang kini menjadi peneliti di LIPI.
Dengan komposisi mahasiswa baru tahun 2025, para dosen diharapkan mampu merancang pembelajaran yang inklusif, memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar lapangan yang setara, terlepas dari perbedaan jumlah antara laki-laki dan perempuan.
Penerimaan mahasiswa baru UPI 2025 mencerminkan tren minat studi sains di Indonesia. Jurusan sains murni seperti Biologi tetap menjadi favorit, terutama di kalangan perempuan. Di sisi lain, beberapa jurusan teknik atau teknologi informasi masih didominasi oleh mahasiswa laki-laki.
Pengamat pendidikan tinggi menilai bahwa tren ini mencerminkan persepsi masyarakat tentang prospek kerja di masa depan.
Jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi dianggap memiliki peluang besar dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan penelitian lingkungan, yang sesuai dengan minat mahasiswa perempuan yang cenderung memilih bidang dengan pendekatan sosial dan aplikatif.
Dengan jumlah mahasiswa baru mencapai 12.000 orang, UPI menghadapi tantangan untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga. Infrastruktur, fasilitas laboratorium, dan kualitas dosen menjadi faktor kunci dalam mengelola lonjakan jumlah mahasiswa.
Rektor UPI sebelumnya menyampaikan bahwa pihak kampus terus berupaya meningkatkan kapasitas ruang belajar, laboratorium, dan teknologi pembelajaran daring untuk menyesuaikan kebutuhan mahasiswa. Dukungan pemerintah juga diharapkan agar universitas pendidikan ini terus menjadi pionir dalam mencetak guru dan peneliti berkualitas di Indonesia.
Khusus untuk jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi, para dosen diharapkan memanfaatkan komposisi mahasiswa yang unik untuk meningkatkan kolaborasi dan memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Dengan mahasiswa perempuan yang mendominasi, pendekatan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif akan sangat relevan.
Kesimpulannya, penerimaan mahasiswa baru UPI tahun 2025 menarik perhatian publik, terutama karena adanya dominasi perempuan di jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi.
Dari total 160 mahasiswa baru di kedua jurusan ini, hanya sekitar 31 mahasiswa laki-laki yang terlihat di barisan depan kegiatan orientasi. Fenomena ini mempertegas tren minat studi perempuan di bidang sains sekaligus menjadi tantangan bagi UPI dalam merancang kuliah lapangan yang setara dan efektif.
Sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia, UPI terus menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat pendidikan unggulan. Dengan 12.000 mahasiswa baru di semua kampus, UPI tetap menjadi destinasi favorit calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
(Editor: Ahmad)













