Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Bahli Kebutkan Program Listrik Desa, Target 10 Ribu Titik Terlistriki di Era Prabowo–Gibran

439
×

Bahli Kebutkan Program Listrik Desa, Target 10 Ribu Titik Terlistriki di Era Prabowo–Gibran

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Kementer­ian Ener­gi dan Sum­ber Daya Min­er­al (ESDM) melalui ung­ga­han akun res­mi @kesdm di media sosial Threads, pada Jumat (15/8/2025), menyam­paikan bah­wa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mene­gaskan per­cepatan pelak­sanaan Pro­gram Listrik Desa (Lis­des) seba­gai kebi­jakan strate­gis pemer­in­tah. Pro­gram ini ditekankan seba­gai langkah nya­ta untuk meng­hadirkan kead­i­lan ener­gi bagi selu­ruh masyarakat Indone­sia, teruta­ma di desa dan dusun yang hing­ga kini belum ter­jangkau listrik, Ming­gu (17/08/2025).

Dalam ung­ga­han yang diberi judul “MENTERI ESDM KEBUT PROGRAM LISTRIK DESA!”, KESDM menuliskan. ” “SobatEn­er­gi,

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mene­gaskan per­cepatan Pro­gram Listrik Desa (Lis­des) seba­gai bagian kebi­jakan strate­gis pemer­in­tah.
Saat ini masih ada sek­i­tar 5.700 desa atau kelu­ra­han dan 4.400 dusun yang belum terlistri­ki, total sek­i­tar 10.068 titik.
Bahlil menar­getkan selu­ruh­nya terlistri­ki pada peri­ode per­ta­ma pemer­in­ta­han Pres­i­den Prabowo–Gibran, den­gan dukun­gan pen­danaan dari Menteri Keuan­gan.
Yuk, ton­ton videonya sam­pai sele­sai! ✨”

  Viral! ini Cara-Cara Kreatif dapat Uang dari Internet di Tahun 2025

Ung­ga­han terse­but juga dilengkapi den­gan video pen­dek berdurasi sek­i­tar satu menit. Video itu menampilkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang mem­berikan keteran­gan res­mi di podi­um, berlatar belakang tiga ben­dera Mer­ah Putih. Di podi­um ter­li­hat logo Kementer­ian Ener­gi dan Sum­ber Daya Min­er­al.

Dalam video itu, Menteri Bahlil menyam­paikan secara lang­sung terkait kon­disi desa yang belum ter­aliri listrik. Poton­gan kali­mat yang dita­mpilkan dalam teks video berbun­yi: “Bah­wa desa yang belum dilistri­ki…”

Berdasarkan data yang dis­am­paikan, saat ini ter­da­p­at sek­i­tar 5.700 desa atau kelu­ra­han dan 4.400 dusun di berba­gai wilayah Indone­sia yang belum ter­jangkau listrik. Jika dijum­lahkan, total titik yang belum ter­aliri listrik men­ca­pai 10.068 titik.

Jum­lah terse­but menun­jukkan masih adanya peker­jaan besar dalam mewu­jud­kan pemer­ataan akses ener­gi. Kementer­ian ESDM mene­gaskan, pro­gram Lis­des men­ja­di pri­or­i­tas yang harus dike­but pelak­sanaan­nya agar selu­ruh masyarakat Indone­sia merasakan man­faat pem­ban­gu­nan, ter­ma­suk di daer­ah ter­pen­cil.

Dalam ung­ga­han itu, dite­gaskan bah­wa Menteri Bahlil menar­getkan selu­ruh desa dan dusun yang belum ter­jangkau listrik akan sepenuh­nya terlistri­ki pada peri­ode per­ta­ma pemer­in­ta­han Pres­i­den Prabowo Subianto dan Wak­il Pres­i­den Gibran Rak­abum­ing Raka.

Hal ini dipan­dang seba­gai misi strate­gis nasion­al yang harus diwu­jud­kan. Pemer­ataan ener­gi tidak hanya menyangkut kebu­tuhan dasar masyarakat, tetapi juga men­dukung per­tum­buhan ekono­mi, pen­didikan, kese­hatan, hing­ga kea­manan.

  Cakup 21 Ha Lahan, Bumdes Sukajaya Laksanakan Program Ketahanan 2025

Per­cepatan pro­gram Lis­des mem­bu­tuhkan dukun­gan pem­bi­ayaan yang besar. Menteri Bahlil menyam­paikan, pelak­sanaan tar­get ini akan didukung penuh oleh pen­danaan dari Kementer­ian Keuan­gan.

Den­gan adanya alokasi anggaran yang memadai, pemer­in­tah opti­mistis pro­gram ini bisa ter­lak­sana sesuai jad­w­al. Bahlil menye­but, sin­er­gi lin­tas kementer­ian dan lem­ba­ga san­gat pent­ing demi keber­hasi­lan per­cepatan elek­tri­fikasi desa.

Pro­gram Listrik Desa tidak hanya sekadar meng­hadirkan ali­ran listrik ke rumah-rumah war­ga, tetapi juga mem­bu­ka pelu­ang pen­ingkatan taraf hidup. Den­gan listrik, anak-anak dap­at bela­jar lebih baik di malam hari, usa­ha kecil dap­at berkem­bang, ser­ta pelayanan kese­hatan dan fasil­i­tas umum lebih opti­mal.

Selain itu, listrik juga men­ja­di pin­tu masuk bagi hadirnya teknolo­gi dig­i­tal dan komu­nikasi yang mer­a­ta hing­ga pelosok nusan­tara. Hal ini sejalan den­gan visi pemer­ataan pem­ban­gu­nan dan pen­guatan daya saing bangsa.

Ung­ga­han di Threads terse­but menampilkan dua visu­al. Per­ta­ma, sebuah foto lan­git men­dung den­gan tam­pak sebuah ban­gu­nan gere­ja di sisi kiri layar, dilengkapi teks ajakan untuk menon­ton video sam­pai sele­sai. Foto ini diam­bil seba­gai pen­gan­tar sebelum video ditayangkan.

Ked­ua, video yang menampilkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Ia ter­li­hat berdiri di podi­um, men­ge­nakan jas hitam dan keme­ja putih, sam­bil berbicara di depan tiga mikro­fon. Latar belakang podi­um dihi­asi tiga ben­dera mer­ah putih yang ber­ja­jar rapi. Teks ber­jalan di layar mene­gaskan perny­ataan­nya ten­tang desa yang belum dilistri­ki.

  Viral! Mobil Disulap Jadi Toko Juice Berjalan, Inspirasi Dagang Milenial Kekinian

Tar­get ambi­sius untuk melistri­ki lebih dari 10 ribu titik desa dan dusun dalam lima tahun ke depan men­ja­di tan­ta­n­gan besar bagi pemer­in­tah. Namun, den­gan dukun­gan lin­tas sek­tor ser­ta komit­men kuat dari Kementer­ian ESDM, masyarakat dihara­p­kan dap­at segera merasakan man­faat nya­ta dari pro­gram ini.

Jika tar­get ini berhasil ter­ca­pai, maka selu­ruh wilayah Indone­sia pada akhir peri­ode per­ta­ma pemer­in­ta­han Prabowo–Gibran akan menikmati listrik. Hal ini sekali­gus men­ja­di catatan sejarah dalam pemer­ataan ener­gi nasion­al.

Ung­ga­han res­mi Kementer­ian ESDM melalui Threads @kesdm mene­gaskan kem­bali komit­men pemer­in­tah untuk mem­per­cepat elek­tri­fikasi desa melalui Pro­gram Listrik Desa (Lis­des). Menteri Bahlil Lahadalia menyam­paikan, masih ada 10.068 titik desa dan dusun yang belum ter­jangkau listrik, dan selu­ruh­nya ditar­getkan sele­sai dalam peri­ode per­ta­ma pemer­in­ta­han Pres­i­den Prabowo Subianto dan Wak­il Pres­i­den Gibran Rak­abum­ing Raka, den­gan dukun­gan pen­danaan dari Kementer­ian Keuan­gan.

Pro­gram ini dihara­p­kan tidak hanya meng­hadirkan cahaya listrik, tetapi juga mem­bu­ka jalan menu­ju pemer­ataan pem­ban­gu­nan dan kese­jahter­aan masyarakat di selu­ruh pelosok negeri.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *