Sulteng, SniperNew.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperlihatkan langkah konkret dalam mendukung pemerataan pendidikan di wilayahnya. Melalui unggahan di media sosial, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir — dalam hal ini diwakili oleh pejabat yang memimpin peninjauan-menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan langsung ke lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di provinsi tersebut, Selasa (12/08/2025).
Peninjauan ini, sebagaimana tertulis dalam unggahan akun resmi renylamadjido, menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap visi Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan. Program Sekolah Rakyat ini diyakini sebagai salah satu upaya strategis untuk memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama bagi anak-anak di daerah terpencil.
“Saya meninjau langsung lahan yang akan digunakan untuk Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan penuh kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap visi Presiden Prabowo Subianto,” tulis Reny Lamadjido dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa di Sulawesi Tengah, bersama Gubernur Anwar Hafid, pihaknya memegang teguh prinsip bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan. Komitmen ini diterjemahkan dalam langkah nyata dengan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi.
“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, kita ingin memastikan bahwa akses pendidikan berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak di pelosok,” tegasnya.
Suasana Peninjauan di Lapangan
Dari potongan video yang diunggah, terlihat suasana kunjungan lapangan berlangsung di bawah cuaca yang kurang bersahabat. Sejumlah pejabat, yang sebagian besar mengenakan seragam dinas berwarna cokelat khas pegawai negeri sipil, berdiri di tepi jalan sambil memayungi diri dengan payung merah muda dan biru.
Mereka mengelilingi sebuah papan atau peta lokasi lahan yang dibahas. Salah satu pejabat menunjuk detail pada peta tersebut sambil berkata, “Berarti semuanya itu…” yang terdengar jelas dalam rekaman video. Diskusi itu menunjukkan bahwa pembahasan teknis mengenai batas dan luas lahan sedang berlangsung.
Peta yang diperlihatkan kemungkinan besar berisi denah rencana pembangunan, termasuk letak bangunan utama, fasilitas pendukung, serta akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. Meski hujan turun, diskusi di lapangan berlangsung serius, mencerminkan kesungguhan pemerintah daerah untuk memastikan semua aspek teknis diperhatikan sejak awal.
Misi Pendidikan untuk Semua
Program Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga sebuah misi sosial. Dengan geografis Sulawesi Tengah yang terdiri dari daerah pegunungan, pesisir, hingga pulau-pulau kecil, tantangan pemerataan pendidikan tidaklah kecil. Banyak desa dan dusun di wilayah ini yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses, termasuk dalam hal pendidikan formal.
Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat menjembatani kesenjangan tersebut. Sekolah ini diharapkan memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya terjangkau secara lokasi, tetapi juga berkualitas dari segi pengajaran, tenaga pendidik, dan sarana prasarana.
Reny Lamadjido menekankan, visi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan nasional. Visi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk mengambil peran aktif, tidak hanya dalam penganggaran, tetapi juga dalam pengawasan dan pengelolaan program agar tepat sasaran.
Proses pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah juga melibatkan koordinasi lintas level pemerintahan. Pemerintah provinsi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan lokasi pembangunan berada di titik strategis yang mampu menjangkau sebanyak mungkin siswa di wilayah terpencil.
Langkah peninjauan lapangan ini menjadi salah satu tahap awal sebelum dimulainya konstruksi. Selain memastikan kesiapan lahan, pemerintah juga memeriksa faktor keamanan lokasi, ketersediaan akses jalan, dan potensi pengembangan fasilitas di masa mendatang.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah disambut optimisme oleh berbagai pihak, terutama masyarakat pedesaan yang selama ini menghadapi hambatan jarak dan fasilitas untuk mengakses pendidikan layak. Banyak orang tua di daerah terpencil berharap program ini dapat menjadi solusi agar anak-anak mereka tidak perlu menempuh perjalanan jauh setiap hari untuk belajar.
Selain itu, masyarakat berharap pemerintah dapat memastikan kualitas guru dan tenaga pendidik yang ditempatkan di sekolah ini. Sebab, fasilitas yang baik perlu diimbangi dengan sumber daya manusia yang kompeten agar tujuan peningkatan mutu pendidikan benar-benar tercapai.
Penegasan Komitmen
Unggahan ini, meski singkat, membawa pesan tegas: Pemerintah Sulawesi Tengah siap berkontribusi penuh dalam mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua, tanpa terkecuali.
Kunjungan langsung ke lapangan, di tengah hujan sekalipun, menjadi simbol bahwa komitmen ini bukan sekadar janji, melainkan aksi nyata. (Red).













