Bogor, SniperNew.id — Suasana malam di asrama Sekolah Rakyat Merdeka Pintar (SRMP) 10 Bogor terasa berbeda saat Sekretaris Kabinet (Seskab) Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, melakukan kunjungan mendadak. Dalam kunjungan tersebut, perhatian Teddy tertuju pada salah satu siswi yang tengah melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan penuh kekhusyukan, Selasa (05/08).
Momen tersebut diunggah melalui akun resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia (@kemensosri) di media sosial Threads, dengan caption:
“Saat berkunjung ke SRMP 10 Bogor, Seskab Teddy Indra Wijaya kagum mendengar lantunan ayat suci dari salah satu siswi Sekolah Rakyat yang mengaji di asrama 🙏🏻🕌
Sumber video: @catatanseskab”
Dalam unggahan tersebut, terlihat Teddy Indra Wijaya duduk berhadapan dengan seorang siswi berseragam sekolah dan berjilbab putih. Ia tampak antusias mendengarkan sang siswi yang dengan lancar dan fasih melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Suasana kamar asrama yang sederhana, dengan ranjang tingkat dan meja belajar kecil, menjadi saksi keteduhan malam itu yang dipenuhi cahaya iman.
Seskab Teddy tampak kagum dan tersentuh oleh lantunan suara sang siswi yang mengaji. Dalam video singkat itu, ia tampak tersenyum lebar, menunjukkan rasa bangga dan haru atas semangat belajar agama yang begitu kuat di kalangan para pelajar muda. Bahkan, ia tampak menerima sebuah mushaf Al-Qur’an yang diberikan oleh siswi tersebut sebagai bentuk penghormatan dan kenangan dari momen berharga itu.
Kunjungan ini bukan hanya bentuk silaturahmi kenegaraan, melainkan menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dan spiritual di sekolah memiliki tempat yang sangat penting. Pendidikan bukan hanya tentang angka dan teori, tetapi juga tentang nilai, iman, dan akhlak. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda masih sangat mencintai kitab suci mereka dan menjadikan agama sebagai pondasi kehidupan.
SRMP (Sekolah Rakyat Merdeka Pintar) sendiri dikenal sebagai salah satu inisiatif pendidikan yang fokus pada pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, dan nilai-nilai religius di kalangan anak-anak Indonesia dari berbagai latar belakang. Kegiatan seperti mengaji setiap malam di asrama merupakan bagian dari pembentukan karakter spiritual yang menjadi ciri khas sekolah ini.
Respons warganet pun ramai di kolom komentar unggahan @kemensosri. Banyak yang mengapresiasi kehadiran Seskab yang mau langsung turun ke lapangan dan menyaksikan langsung aktivitas para siswa. Ada pula yang merasa haru melihat betapa anak-anak muda saat ini masih mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.
Salah satu warganet menulis: “Masya Allah, adem banget lihat anak-anak mengaji. Semoga menjadi generasi Qurani yang membanggakan bangsa dan agama.”
Momen ini seakan menjadi oase di tengah dinamika zaman yang kerap menghadirkan kekhawatiran akan lunturnya nilai-nilai agama di kalangan generasi muda. Namun, dengan hadirnya tokoh-tokoh negara seperti Seskab Teddy Indra Wijaya yang memberikan apresiasi langsung, harapan untuk masa depan generasi Qurani semakin terbuka lebar.
Kehadiran Seskab dalam suasana sederhana ini memperlihatkan bahwa apresiasi terhadap nilai-nilai keislaman tidak harus selalu ditampilkan dalam forum besar. Justru dari tempat-tempat sederhana inilah nilai sejati tumbuh dan mengakar kuat dari suara seorang siswi yang membaca Al-Qur’an dengan penuh ketulusan, hingga pemimpin yang hadir dan menghargainya secara langsung.
Dengan semakin banyaknya dukungan terhadap pendidikan yang mengedepankan aspek spiritual dan moral, diharapkan generasi muda Indonesia tumbuh menjadi insan-insan beriman, berakhlak, dan cerdas dalam membangun bangsa.
Editor: (Ahmad)













