Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sidak Tambang di Sukabumi, Sopir dan Penambang Kaget

564
×

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sidak Tambang di Sukabumi, Sopir dan Penambang Kaget

Sebarkan artikel ini

Suk­abu­mi, SniperNew.id - 4 Agus­tus 2025 Guber­nur Jawa Barat, Dedi Mulya­di, melakukan inspeksi men­dadak (sidak) ke lokasi tam­bang di wilayah Cibadak, Kabu­pat­en Suk­abu­mi, pada Senin (4/8/2025). Kun­jun­gan terse­but menge­jutkan banyak pihak, teruta­ma para sopir truk, penam­bang, hing­ga peja­bat setem­pat yang sedang bera­da di lokasi.

Sidak ini dilakukan Guber­nur Dedi Mulya­di seba­gai respons cepat atas temuan maraknya aktiv­i­tas kendaraan berat jenis Truk Odol (Over Dimen­sion Over Load) yang melin­tas di wilayah Suk­abu­mi. Truk-truk terse­but dike­tahui mem­bawa muatan berlebih yang dap­at merusak infra­struk­tur jalan ser­ta mem­ba­hayakan kese­la­matan peng­gu­na jalan lain­nya.

Dalam ung­ga­han akun media sosial @infosukabumi_, dise­butkan bah­wa kun­jun­gan Guber­nur Dedi dilakukan tan­pa pem­ber­i­tahuan sebelum­nya. “Guber­nur Jawa Barat Dedi Mulya­di lakukan inspeksi men­dadak ke lokasi tam­bang di Cibadak Suk­abu­mi pada Senin, 4 Agus­tus 2025,” tulis akun terse­but.

Kehadi­ran orang nomor satu di Provin­si Jawa Barat itu son­tak mem­bu­at para penam­bang, sopir truk, ser­ta sejum­lah peja­bat setem­pat terke­jut. Video yang turut diung­gah mem­per­li­hatkan suasana sidak yang berlang­sung di ten­gah area tam­bang yang dipenuhi truk-truk besar. Dalam reka­man terse­but, tam­pak Dedi Mulya­di berdia­log lang­sung den­gan para sopir dan peker­ja tam­bang, didampin­gi beber­a­pa staf dan wartawan.

  Bea Cukai Batam Digoyang Isu, LSM Kepri: Ada yang Terusik Penindakan

Dalam salah satu cup­likan, ter­li­hat truk berwar­na hijau yang ten­gah berhen­ti di area tam­bang. Dedi ter­li­hat aktif berdiskusi dan mem­beri ara­han di ten­gah keru­mu­nan war­ga dan peker­ja. Beber­a­pa sopir tam­pak menun­duk atau mem­berikan jawa­ban singkat keti­ka ditanya oleh Guber­nur. Ada pula yang tam­pak gelisah dan menghin­dari tat­a­pan kam­era.

Masalah truk odol bukan hal baru di Jawa Barat, khusus­nya Suk­abu­mi yang meru­pakan jalur lin­tas uta­ma menu­ju wilayah sela­tan dan pesisir. Kendaraan bertonase berat ini ser­ingkali melebi­hi kap­a­sitas jalan, menye­babkan kerusakan parah seper­ti aspal men­gelu­pas, jalan berlubang, hing­ga long­sor di titik rawan.

Pemer­in­tah provin­si telah lama men­gelu­arkan peringatan dan larangan terkait peng­gu­naan truk odol. Namun, pen­gawasan yang min­im ser­ta lemah­nya pene­gakan hukum mem­bu­at prak­tik ini tetap berlang­sung. Tam­bang-tam­bang di Suk­abu­mi, teruta­ma yang berop­erasi di daer­ah per­buk­i­tan dan ped­ala­man, men­ja­di salah satu sum­ber uta­ma aktiv­i­tas truk-truk besar terse­but.

  Wabup Pesawaran Setujui Relokasi Pembangunan KDMP ke Lahan Pemda Pasar Trimulyo

Den­gan sidak ini, Dedi Mulya­di mene­gaskan komit­men­nya untuk men­ert­ibkan aktiv­i­tas tam­bang ile­gal ser­ta menin­dak tegas pelang­garan oleh arma­da truk odol. Langkah ini dini­lai seba­gai bagian dari upaya refor­masi tata kelo­la per­tam­ban­gan dan trans­portasi di Jawa Barat.

“Kita tidak ingin jalan-jalan di Suk­abu­mi han­cur kare­na truk yang over muatan. Kita juga tidak ingin tam­bang-tam­bang ini dikelo­la tan­pa izin atau tan­pa mem­per­hatikan kese­la­matan dan lingkun­gan,” ujar Dedi dalam salah satu wawan­cara singkat yang turut diung­gah melalui akun media sosial pen­dukungnya.

Kabar sidak ini den­gan cepat menye­bar di kalan­gan war­ganet dan war­ga Suk­abu­mi. Banyak yang mem­berikan dukun­gan dan apre­si­asi atas langkah tegas Guber­nur. “Akhirnya ada tin­dakan nya­ta dari pemer­in­tah,” komen­tar salah satu war­ganet. Ada pula yang menun­tut agar tidak hanya dilakukan sidak, tetapi juga penu­tu­pan tam­bang-tam­bang ile­gal yang ter­buk­ti melang­gar hukum.

Semen­tara itu, seba­gian war­ga yang bera­da di sek­i­tar lokasi tam­bang berharap agar pemer­in­tah juga mem­per­hatikan nasib para penam­bang raky­at dan sopir yang meng­gan­tungkan hidup dari aktiv­i­tas terse­but. Mere­ka mem­inta agar ada solusi jang­ka pan­jang, seper­ti legal­isasi tam­bang raky­at, pelati­han, atau alter­natif ekono­mi lain yang lebih berke­lan­ju­tan.

  BRI Balige Perkuat Solidaritas Lewat Charity dan Family Gathering

Menu­rut keteran­gan dalam ung­ga­han @infosukabumi_, infor­masi ini bersum­ber dari Suk­abu­miSatu dan doku­men­tasi video berasal dari akun Suk­abu­mi Face­book. Video terse­but mem­per­li­hatkan suasana nya­ta di lapan­gan saat sidak berlang­sung. Ter­li­hat beber­a­pa awak media turut meliput momen terse­but, mengabadikan inter­ak­si Guber­nur Dedi Mulya­di den­gan para pelaku usa­ha tam­bang dan penge­mu­di.

Son­tak, doku­men­tasi itu men­ja­di viral dan memanc­ing diskusi hangat di media sosial. Tagar seper­ti #Suk­abu­mi, #ded­imulya­di, dan #tam­bang­suk­abu­mi pun men­ja­di pop­uler di jagat maya Jawa Barat.

Sam­pai saat ini, belum ada infor­masi res­mi apakah sidak ini akan lang­sung ditin­dak­lan­ju­ti den­gan penu­tu­pan tam­bang atau pen­ge­naan sanksi bagi truk-truk yang melang­gar atu­ran. Namun, Dedi Mulya­di memas­tikan akan segera mengge­lar rap­at koor­di­nasi bersama Dinas ESDM, Dinas Per­hubun­gan, dan Sat­pol PP untuk menyi­ap­kan langkah tegas berikut­nya.

“Pen­ert­iban tidak hanya sele­sai di lokasi. Kita akan perik­sa izin, dis­tribusi, dan keter­li­batan pihak-pihak lain. Semua harus sesuai hukum,” tegas­nya.

Masyarakat Suk­abu­mi kini menung­gu hasil konkret dari sidak terse­but. Mere­ka berharap langkah ini bukan sekadar penci­traan sesaat, tetapi men­ja­di awal dari penataan yang lebih baik ter­hadap aktiv­i­tas tam­bang dan trans­portasi di wilayah mere­ka. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *