Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Gubernur Riau Tinjau Tepian Narosa dan Pasang Plang Larangan PETI

149
×

Gubernur Riau Tinjau Tepian Narosa dan Pasang Plang Larangan PETI

Sebarkan artikel ini

Kuan­tan Singin­gi, SniperNew.id – Guber­nur Riau, Abdul Wahid, melakukan kun­jun­gan ker­ja ke Kabu­pat­en Kuan­tan Singin­gi pada Kamis, 31 Juli 2025, untuk menin­jau lang­sung per­si­a­pan lokasi pelak­sanaan Fes­ti­val Pacu Jalur 2025 di kawasan Tepi­an Narosa, Teluk Kuan­tan.

Dalam kun­jun­gan terse­but, Guber­nur Abdul Wahid ter­li­hat berdia­log lang­sung den­gan sejum­lah tokoh masyarakat dan pani­tia pelak­sana fes­ti­val. Ia memas­tikan bah­wa selu­ruh infra­struk­tur pen­dukung, baik jalur pacu, fasil­i­tas umum, hing­ga aspek kea­manan, diper­si­ap­kan secara opti­mal untuk menyam­but per­he­la­tan budaya tahu­nan terse­but yang men­ja­di kebang­gaan masyarakat Kuans­ing.

  Perkuat Ekonomi Pringsewu, FPK Sampaikan Aspirasi ke Bupati

“Fes­ti­val Pacu Jalur bukan hanya tra­disi budaya, tetapi juga motor peng­ger­ak ekono­mi masyarakat lokal. Kita ingin pastikan pelak­sanaan­nya ber­jalan meri­ah, aman, dan mem­bawa dampak posi­tif bagi semua,” ujar Guber­nur Abdul Wahid.

Selain fokus pada per­si­a­pan fes­ti­val, Guber­nur juga menun­jukkan sikap tegas ter­hadap per­soalan lingkun­gan di wilayah terse­but. Dalam momen kun­jun­gan itu, beli­au secara sim­bo­lis memasang plang larangan Per­tam­ban­gan Tan­pa Izin (PETI) di sek­i­tar area yang rawan aktiv­i­tas penam­ban­gan ile­gal.

  Pameran Pembangunan NTT Jadi Ajang Kolaborasi dan Refleksi

Pemasan­gan plang larangan ini men­ja­di ben­tuk nya­ta komit­men Pemer­in­tah Provin­si Riau dalam mem­ber­an­tas kegiatan PETI yang sela­ma ini dini­lai merusak eko­sis­tem, mence­mari sun­gai, ser­ta men­gan­cam kese­la­matan masyarakat.

“PETI adalah keja­hatan ter­hadap lingkun­gan dan masa depan gen­erasi kita. Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi aktiv­i­tas ile­gal seper­ti ini di Riau, khusus­nya di Kuans­ing. Kita akan tin­dak tegas pelaku dan jaringan di belakangnya,” tegas Wahid.

Langkah Guber­nur terse­but men­da­p­at respons posi­tif dari masyarakat, teruta­ma para pemu­da dan komu­ni­tas adat yang sela­ma ini aktif menyuarakan peno­lakan ter­hadap PETI. Kehadi­ran plang larangan ini dihara­p­kan men­ja­di sim­bol peringatan sekali­gus ajakan untuk men­ja­ga kelestar­i­an alam Kuan­tan Singin­gi.

  Pengukuhan Anggota Paskibraka Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim 2024

Infor­masi men­ge­nai kun­jun­gan Guber­nur Riau dan pemasan­gan plang larangan PETI ini juga diung­gah oleh akun Threades berna­ma “neti­zen kuans­ing” pada Jumat, 01 Agus­tus 2025. Ung­ga­han terse­but dis­am­but antu­sias dan men­ja­di perbin­can­gan hangat di kalan­gan neti­zen lokal.

Fes­ti­val Pacu Jalur 2025 sendiri dijad­walkan berlang­sung pada perten­ga­han Agus­tus, dan dihara­p­kan mam­pu menye­dot per­ha­t­ian wisa­tawan dari dalam maupun luar daer­ah. Pemer­in­tah daer­ah opti­mis, den­gan dukun­gan penuh dari provin­si, acara ini akan berlang­sung suk­ses dan men­ja­di momen­tum kebangk­i­tan pari­wisa­ta ser­ta kesadaran lingkun­gan di Kuans­ing.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *