Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Meriah, Pasar Malam Taman Asri Baradatu Jadi Hiburan Favorit Warga

277
×

Meriah, Pasar Malam Taman Asri Baradatu Jadi Hiburan Favorit Warga

Sebarkan artikel ini

Way Kanan, SniperNew.id - Kabu­pat­en Way Kanan kem­bali dira­maikan oleh hadirnya pasar malam yang dige­lar di Kelu­ra­han Taman Asri, Bara­datu. Kegiatan yang berlang­sung pada Sab­tu malam, 27 Juli 2025 ini berhasil menarik per­ha­t­ian war­ga sek­i­tar meskipun cua­ca terasa panas. Pan­tauan dari udara menun­jukkan kera­ma­ian luar biasa den­gan berba­gai wahana, ten­da-ten­da besar, dan gemer­lap lam­pu yang menghi­asi are­na pasar malam, Kamis 31 Juli 2025.

Ung­ga­han foto dan video dari akun “Kabu­pat­en Way Kanan” di media sosial mem­per­li­hatkan suasana malam yang penuh war­na. Meskipun panas, antu­si­asme pen­gun­jung tidak surut. Banyak war­ga dari berba­gai daer­ah turut hadir, seper­ti dise­butkan dalam komen­tar oleh war­ganet Miad Sugan­da, “Wajar lagi musim kopi kan rame, lah hadir dari Kasui.”

  Unduh TikTok Studio, Raih Cuan Nyata dari Kreasi Konten Anda!

Sejum­lah war­ga juga mem­berikan komen­tar menarik. Boris Gans mis­al­nya, men­gungkap­kan bah­wa pasar malam ini datang di saat musim panen kopi, yang mem­bu­at seba­gian war­ga mena­han diri untuk per­gi kare­na sedang menung­gu hasil panen. “PM nya sih datang pas musim, ya orang pada nung­gu kopi di rumah. Coba pas udah musim rame,” tulis­nya. Ia juga menam­bahkan bah­wa pasar malam di Lam­pung Utara cen­derung sepi.

Semen­tara itu, Amba Labu, seo­rang peng­gu­na lain, meny­atakan dirinya hadir dari Tran Batu­mar­ta dan menye­but acara ini “man­tap”. Sedan­gkan Bundy Nya Anisa hanya menuliskan satu kata, “Kereennn,” seba­gai ben­tuk kek­agu­man atas suasana pasar malam terse­but.

Namun, tidak semua komen­tar berna­da posi­tif. Beber­a­pa war­ga men­gungkap­kan keke­ce­waan kare­na wahana yang ada dirasa kurang menarik diband­ing masa lalu. Knot Nott dan Roy Jaka Surya sama-sama menyayangkan tidak adanya wahana rumah han­tu dan tong stand. “PM nya eng­gak ada rumah han­tu & Roda2 gila,” kata Roy.

  Viral! Driver Ojol Temukan “Bobibos”, Bensin Murah dari Tanaman Klaim Kalahkan Pertamax Turbo

Hal sena­da juga dis­am­paikan oleh peng­gu­na berna­ma Mmss Eko. Ia men­gatakan bah­wa pasar malam saat ini tidak seme­ri­ah dulu. “Wahana & per­mainan­nya semakin berku­rang. Dulu rumah han­tun­ya ada, kalau sekarang sudah tidak ada lagi. Jadi PM tidak seseru seper­ti dulu,” keluh­nya.

Supar Yadi turut meny­oroti sisi ekono­mi dari kegiatan ini. “Pasar malam memang hibu­ran raky­at tapi banyak raky­at men­jer­it kare­na ke pasar malam harus bawa duit,” tulis­nya dua kali dalam kolom komen­tar. Ini menun­jukkan bah­wa mes­ki men­ja­di hibu­ran raky­at, keber­adaan pasar malam tetap mem­bu­tuhkan pen­gelu­aran yang tidak sedik­it.

Di sisi lain, komen­tar Putri Bung­su menun­jukkan real­i­tas yang diala­mi para petani. Ia men­geluh kare­na tana­man jagungnya mati ker­ing aki­bat tidak turun hujan di daer­ah­nya, berbe­da den­gan wilayah lain yang diguyur hujan. “Kami petani, ada pasar malam nggak hujan, jagung pada mati ker­ing,” keluh­nya.

  Kursi Keren Kualitas Ori Harga Terjangkau Viral di Facebook Hari Ini!

Selain komen­tar serius, ada juga komen­tar ringan dari akun seper­ti Uncle’s Bar­ber­shop Waykanan yang menyam­paikan cura­han hati ten­tang keras­nya hidup di Way Kanan. Ia menye­but bah­wa hidup di daer­ah terse­but menun­tut keku­atan men­tal, “yang semua­muanya harus kuat nahan batin.”

Den­gan antu­si­asme yang ting­gi dan dinami­ka masyarakat yang beragam, pasar malam di Taman Asri men­ja­di potret nya­ta hibu­ran lokal yang tak hanya menye­nangkan, namun juga menggam­barkan kon­disi sosial dan ekono­mi war­ga sek­i­tarnya. Mes­ki ada keku­ran­gan, kehadi­ran pasar malam ini tetap mem­bawa suasana meri­ah dan men­ja­di wadah inter­ak­si sosial masyarakat.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *