Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Viral

Inex di Kantor Partai?” Surabaya Geger, AMI Kepung DPRD!

368
×

Inex di Kantor Partai?” Surabaya Geger, AMI Kepung DPRD!

Sebarkan artikel ini

Surabaya, SniperNew.id — Jagat poli­tik Kota Surabaya dibu­at heboh den­gan beredarnya tangka­pan layar per­caka­pan yang diduga kuat meli­batkan poli­tisi PDI Per­juan­gan (PDIP) berin­isial AH, terkait peme­sanan narkoti­ka jenis sabu-sabu dan ekstasi (inex), Ming­gu 27 Juli 2025.

  Viral! Tumpukan Besi Bekas Picu Spekulasi Warganet

Yang lebih men­cen­gangkan, dugaan transak­si dan kon­sum­si barang haram itu dise­but-sebut ter­ja­di di kan­tor sekre­tari­at DPC PDIP Surabaya. Infor­masi ini men­ja­di bola liar di media sosial, dan jika benar, telah melam­paui batas eti­ka pub­lik dan menyen­tuh wilayah hukum berat.

Tak hanya AH, nama Ket­ua DPRD Kota Surabaya juga ikut terseret, diduga ter­li­bat dalam kon­sum­si bersama. Bahkan seo­rang kurir berin­isial WW men­gaku ker­ap diu­tus oleh mere­ka untuk men­gan­tar barang terse­but.

Hing­ga saat ini, belum ada klar­i­fikasi res­mi dari AH maupun Ket­ua DPRD. Namun tekanan pub­lik terus mem­be­sar.

  Bukan Horor, Ini Ciamis: Makam Keramat dengan Jejak Sejarah Panjang

Ket­ua Umum DPP Alian­si Madu­ra Indone­sia (AMI), Bai­ha­ki Akbar, mere­spons keras dugaan ini. Dalam perny­ataan resminya, ia menge­cam keras jika benar ada penyalah­gu­naan narko­ba oleh peja­bat di lingkun­gan leg­is­latif dan par­tai.

Kan­tor par­tai itu seharus­nya ruang ide­olo­gi, bukan ruang pes­ta inex! Kalau ini dib­iarkan, moral poli­tik kita betul-betul bangkrut,” tegas Bai­ha­ki.

DPP AMI menun­tut aparat pene­gak hukum segera bertin­dak. Lakukan tes urine ter­hadap semua nama yang dise­but!. Lakukan inves­ti­gasi dig­i­tal foren­sik ter­hadap isi per­caka­pan viral!

Seba­gai ben­tuk per­lawanan moral masyarakat sip­il, AMI akan mengge­lar aksi demon­strasi besar-besaran pada 30–31 Juli 2025. Aksi akan dige­lar di Kan­tor DPRD Surabaya dan Rumah Dinas Ket­ua DPRD Surabaya.

Kami akan turun den­gan mas­sa! Surabaya harus bersih dari narko­ba dan peja­bat yang bermain kotor. Raky­at berhak dip­impin oleh orang waras, bukan jaringan narkoti­ka!” seru Bai­ha­ki lan­tang.

Catatan Redak­si: Beri­ta ini bersum­ber dari data yang beredar di ruang pub­lik. Semua pihak yang dise­but masih bersta­tus ter­duga. Kami men­jun­jung ting­gi asas praduga tak bersalah dan siap menam­pung hak jawab dari pihak terkait. (Rilis beri­ta grup What­sApp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *