Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Hangatnya Diplomasi Siang: Mendagri dan Wali Nanggroe Bahas Masa Depan Aceh

257
×

Hangatnya Diplomasi Siang: Mendagri dan Wali Nanggroe Bahas Masa Depan Aceh

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Dalam suasana penuh kehangatan dan kekelu­ar­gaan, Menteri Dalam Negeri (Menda­gri) Muham­mad Tito Kar­na­vian mener­i­ma kun­jun­gan silat­u­rah­mi Wali Nang­groe Aceh Padu­ka Yang Mulia (PYM) Teungku Malik Mah­mud Al Haythar di kedia­man dinas­nya, Jakar­ta, Sab­tu siang (12/7/2025). Ked­u­anya tak hanya bertukar salam dan ceri­ta, namun juga men­dala­mi isu strate­gis men­ge­nai masa depan Aceh yang lebih sejahtera dan berdaulat secara kelem­ba­gaan.

  Kapolres Tegal Resmikan Robot Anti Knalpot Brong

Perte­muan infor­mal namun bernu­ansa serius ini diwar­nai san­tap siang bersama. Di sela suasana akrab itu, pem­ba­hasan pent­ing dilakukan secara ter­bu­ka dan penuh seman­gat.

Salah satu fokus uta­ma adalah pen­guatan kelem­ba­gaan Wali Nang­groe agar semakin efek­tif men­jalankan per­an dan fungsinya dalam tatanan Pemer­in­ta­han Aceh pas­ca kon­flik.

Menda­gri menyam­paikan bah­wa pen­guatan struk­tur dan tata kelo­la kelem­ba­gaan men­ja­di langkah kru­sial, ter­ma­suk dari aspek peren­canaan, pen­gang­garan, dan eval­u­asi kin­er­ja. “Kami men­dukung sepenuh­nya per­an strate­gis Wali Nang­groe seba­gai pen­ja­ga nilai-nilai keace­han dalam bingkai NKRI,” ujar Menda­gri Tito.

Tidak hanya kelem­ba­gaan, diskusi juga menyen­tuh soal pen­ingkatan Pen­da­p­atan Asli Daer­ah (PAD). Menda­gri mene­gaskan pent­ingnya men­cip­takan iklim inves­tasi yang kon­dusif dan men­dorong Aceh lebih ter­bu­ka ter­hadap pasar glob­al. Menu­rut­nya, daer­ah den­gan poten­si besar seper­ti Aceh harus lebih berani meman­faatkan kekayaan alam dan budaya demi kese­jahter­aan masyarakat­nya.

  PLN Pringsewu Tanggap Darurat, Kabel JTR Turun di Pekon Margakaya Langsung Diperbaiki

Dalam kon­teks Dana Otono­mi Khusus (Otsus), Menda­gri men­yarankan agar Wali Nang­groe bersama Guber­nur Aceh melakukan audi­en­si lang­sung den­gan Pres­i­den RI Prabowo Subianto. Ini pent­ing untuk mem­ba­has ske­ma alokasi dana yang lebih sesuai kebu­tuhan daer­ah. Ia menye­but mod­el Papua yang meng­gabungkan block grant dan ear­mark­ing bisa diper­tim­bangkan juga untuk Aceh.

“Ini bukan hanya soal dana, tapi soal strate­gi pem­ban­gu­nan yang berke­lan­ju­tan dan par­tisi­patif,” tegas Menda­gri.

Dalam perte­muan ini, Menda­gri didampin­gi peja­bat ting­gi Kemenda­gri, seper­ti Sek­jen Tom­si Tohir, Irjen Sang Made Mahen­dra Jaya, Dir­jen Bina Adwil Safrizal ZA, dan Kapus­pen Ben­ni Irwan. Kehadi­ran mere­ka menun­jukkan keseriu­san Kemenda­gri dalam men­gaw­al pem­ban­gu­nan Aceh secara menyelu­ruh.

  Jalan Perbatasan Sibolga–Tapteng Putus, Warga di Perantauan Resah Tak Bisa Terhubung

Semen­tara itu, Wali Nang­groe hadir bersama sejum­lah tokoh pent­ing Aceh, antara lain Guru Besar UIN Ar-Raniry Prof. Syahrizal Abbas, Staf Khusus Uru­san Diplo­masi Moham­mad Rav­iq, Kepala Sekre­tari­at Abdul­lah Has­bul­lah, ser­ta peja­bat lain­nya dari Lem­ba­ga Wali Nang­groe.

Silat­u­rah­mi ini men­ja­di momen­tum pent­ing, bukan hanya bagi hubun­gan kelem­ba­gaan antara Aceh dan Pemer­in­tah Pusat, tetapi juga seba­gai sim­bol per­sat­u­an dalam ker­aga­man Indone­sia.

“Keti­ka dia­log disand­ingkan den­gan san­tap siang penuh mak­na, lahirlah kesep­a­haman untuk Aceh yang lebih kuat dan bermarta­bat,” tut­up Menda­gri.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *