Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

“Tata Cara Sambung Tunas Kopi: Solusi Profesional untuk Panen yang Melimpah”

537
×

“Tata Cara Sambung Tunas Kopi: Solusi Profesional untuk Panen yang Melimpah”

Sebarkan artikel ini

Lam­pung, SniperNew.id – Banyak petani kopi di berba­gai wilayah Indone­sia men­geluhkan hasil panen yang terus menu­run, bahkan tana­man kopi yang tak lagi berbuah. Namun, hara­pan baru kini muncul melalui teknik penyam­bun­gan tunas kopi yang ter­buk­ti mam­pu mem­per­bai­ki pro­duk­tiv­i­tas kebun kopi secara sig­nifikan, Selasa 17 Juni 2025.

Teknik sam­bung tunas kopi kini mulai dit­er­ap­kan secara luas seba­gai solusi pen­ingkatan pro­duk­si kopi. Teknik ini meli­batkan penyam­bun­gan batang bawah den­gan tunas baru yang sehat dari vari­etas ung­gul. Selain meningkatkan hasil, cara ini juga mem­ban­tu pere­ma­jaan tana­man kopi yang sudah tua atau tidak pro­duk­tif lagi.

  BUMDes Nawaripi Jaya Resmi Terdaftar di Kemendes PDTT, Siap Dukung Ekonomi Mimika

Petani kopi, penyu­luh per­tan­ian, dan lem­ba­ga pemer­in­tah seper­ti Dinas Per­tan­ian men­ja­di pihak uta­ma dalam pen­er­a­pan dan penye­baran teknik ini. Selain itu, kelom­pok tani dan komu­ni­tas kopi lokal turut dili­batkan dalam pelati­han penyam­bun­gan tunas.

Wak­tu ide­al untuk menyam­bung tunas kopi adalah pada musim kema­rau, saat kelem­ba­ban bisa dikon­trol dan risiko pem­busukan luka sam­bun­gan lebih ren­dah. Per­awatan inten­sif dilakukan sela­ma 1–3 bulan pas­ca penyam­bun­gan.

Teknik ini dap­at dit­er­ap­kan di selu­ruh wilayah kebun kopi di Indone­sia, khusus­nya di dataran ting­gi yang men­ja­di pusat pro­duk­si kopi seper­ti Aceh, Sumat­era Utara, Jawa Barat, Bali, dan Sulawe­si.

Turun­nya pro­duk­tiv­i­tas kebun kopi ser­ing dise­babkan oleh usia tana­man yang tua, seran­gan hama dan penyak­it, ser­ta vari­etas yang tidak tahan cua­ca. Den­gan teknik penyam­bun­gan tunas dan pen­gelo­laan yang tepat, tana­man kopi bisa diper­barui tan­pa harus menanam dari awal, menghe­mat wak­tu dan biaya, sekali­gus meningkatkan hasil panen.

  D-Bank PRO Rilis Fitur Baru Transaksi Valas dengan Low-Cost Service, Kirim Uang ke Luar Negeri Jadi Lebih Hemat

Berikut tata cara sam­bung tunas kopi secara pro­fe­sion­al:

1. Pemil­i­han Bib­it

Pil­ih bib­it dari vari­etas kopi ung­gul.

Pastikan bib­it bebas penyak­it, batang kuat, dan akar sehat.

2. Per­si­a­pan Alat dan Bahan

Siap­kan pisau tajam, gunt­ing ster­il, plas­tik pem­bungkus, dan media tanam berkual­i­tas.

3. Pemo­ton­gan Batang

Potong batang bawah sek­i­tar 10–15 cm dari tanah den­gan kemiringan 45 der­a­jat untuk mem­perbe­sar luas sam­bun­gan.

4. Irisan Sam­bun­gan

Buat irisan yang simetris pada batang bawah dan tunas atas. Pastikan uku­ran dan sudut­nya sama agar meny­atu sem­pur­na.

5. Pros­es Penyam­bun­gan

Gabungkan ked­ua irisan lalu ikat den­gan plas­tik pem­bungkus yang men­ja­ga kelem­ba­ban.

6. Per­awatan Inten­sif

Sim­pan pada tem­pat teduh, jaga kelem­ba­ban dan suhu ide­al.

Jan­gan terke­na hujan lang­sung sela­ma pros­es peny­at­u­an.

7. Peman­tauan Berkala

Lihat tan­da-tan­da keber­hasi­lan sam­bun­gan, seper­ti tunas baru tum­buh.

  Cuma Rp 3.000 Bisa Makan Jeruk Sepuasnya di Kebun Pak Nuryadin!

Cegah hama atau jamur meny­erang luka sam­bun­gan.

TIPS AGAR KEBUN KOPI TETAP PRODUKTIF

1. Pemangkasan Rutin: Menghi­langkan cabang tak pro­duk­tif agar ener­gi tana­man ter­fokus pada buah.

2. Pemupukan Tepat: Gunakan pupuk organik dan anor­ganik sesuai fase per­tum­buhan.

3. Pen­gen­dalian Hama: Lakukan penga­matan dini dan gunakan pestisi­da nabati secara bijak.

4. Pen­gairan Ter­atur: Hin­dari kek­eringan ekstrem teruta­ma saat pem­ben­tukan buah.

5. Pemil­i­han Vari­etas: Tanam vari­etas tahan penyak­it dan sesuai den­gan iklim lokal.

6. Pen­gelo­laan Tanah: Lakukan penge­cekan pH, tam­bahkan kom­pos dan bahan organik.

Den­gan teknik sam­bung tunas kopi yang efek­tif dan pen­gelo­laan kebun yang pro­fe­sion­al, dihara­p­kan petani kopi di selu­ruh Indone­sia tidak lagi kehi­lan­gan hara­pan aki­bat kebun yang tak berbuah. Ini adalah langkah konkret untuk mewu­jud­kan keta­hanan pan­gan dan kese­jahter­aan petani di sek­tor perke­bunan.

 

Penulis: (add)

Edi­tor: (Redak­si)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *