Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Puluhan Karyawan Gerai Mie Gacoan Pringsewu Keluhkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Minta Bupati Turun Tangan

658
×

Puluhan Karyawan Gerai Mie Gacoan Pringsewu Keluhkan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Minta Bupati Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id — Puluhan karyawan Gerai Mie Gacoan Pringsewu yang dikelo­la oleh PT. Mitra Bali Suk­ses melayangkan keluhan serius terkait dugaan pelang­garan hak-hak kete­na­gak­er­jaan yang mere­ka ala­mi sela­ma bek­er­ja di gerai terse­but, Sab­tu 3 Mei 2025.

  Diplomasi di Qasr Al Bahr

Para peker­ja men­gaku men­gala­mi pemo­ton­gan gaji tan­pa pen­je­lasan, tidak per­nah mener­i­ma slip gaji, ser­ta tidak men­da­p­atkan kenaikan upah yang layak sete­lah masa train­ing. Mere­ka juga men­gungkap­kan bah­wa prak­tik mutasi ker­ja dilakukan sepi­hak tan­pa pem­ber­i­tahuan, dan keti­ka meno­lak, mere­ka dipak­sa men­gun­durkan diri namun tetap dim­inta bek­er­ja tan­pa sta­tus jelas. Selain itu, iuran BPJS yang dipo­tong dari gaji terny­a­ta tidak aktif, menim­bulkan kere­sa­han akan hak dasar kete­na­gak­er­jaan yang tidak ter­penuhi.

Karyawan dan eks-karyawan Gerai Mie Gacoan Pringsewu, man­a­je­men “PT. Mitra Bali Suk­ses”, Per­wak­i­lan inter­nal man­a­je­men (Lead­er­ship IB), oknum terkait pung­utan parkir, ser­ta petu­gas parkir yang juga men­ja­di kor­ban dugaan pungli. Bupati Pringsewu, Riyan­to, turut dise­but seba­gai pihak yang dim­inta turun tan­gan.

  Natal Pemkab Sergai, Donasi Rp600 Juta untuk Bencana

Keluhan ini menge­mu­ka dan dis­am­paikan secara ter­bu­ka pada 3 Mei 2025, meskipun prak­tik yang dila­porkan telah berlang­sung sela­ma beber­a­pa wak­tu sebelum­nya.

Gerai Mie Gacoan yang berlokasi di Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung.

Hal ini diduga tim­bul aki­bat lemah­nya pen­gawasan ter­hadap man­a­je­men opera­sion­al gerai, pelang­garan ter­hadap stan­dar kete­na­gak­er­jaan, ser­ta kurangnya transparan­si dalam sis­tem peng­ga­jian dan mutasi ker­ja. Selain itu, adanya pung­utan liar yang dibebankan kepa­da petu­gas parkir menun­jukkan indikasi penyalah­gu­naan wewe­nang.

  Camat Ambarawa Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

Semen­tara, pihak man­a­je­men berdal­ih bah­wa poton­gan gaji sesuai sis­tem dan kon­trak ker­ja. Namun, karyawan mem­ban­tah dan menun­tut adanya audit menyelu­ruh. Para peker­ja mende­sak Pemer­in­tah Kabu­pat­en Pringsewu, khusus­nya Bupati Riyan­to, untuk melakukan inspeksi men­dadak dan audit ter­hadap opera­sion­al gerai. Mere­ka juga mem­inta agar selu­ruh kon­trak ker­ja dit­in­jau ulang agar sesuai den­gan Undang-Undang Kete­na­gak­er­jaan dan per­at­u­ran daer­ah.

Hing­ga beri­ta ini dirilis, pihak man­a­je­men Mie Gacoan, Dinas Tena­ga Ker­ja, dan Dinas Per­hubun­gan setem­pat belum mem­berikan keteran­gan res­mi.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *