Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Diduga Sekelompok Pemuda Lakukan Penyerangan Tempat Kerja Frengki Rahul Sipayung Security Theme Park Pantai Cermin, Korban Mengalami Benjol di Belakang Kepala dan Wajah Memar-memar

352
×

Diduga Sekelompok Pemuda Lakukan Penyerangan Tempat Kerja Frengki Rahul Sipayung Security Theme Park Pantai Cermin, Korban Mengalami Benjol di Belakang Kepala dan Wajah Memar-memar

Sebarkan artikel ini

Pan­tai Cer­min, Ser­gai. Snipernews. Id. 

Diduga sekelom­pok pemu­da meny­erang tem­pat ker­ja Freng­ki Rahul Sipayung seo­rang secu­ri­ty park pan­tai cer­min kor­ban men­gala­mi di bagian kepala belakang ben­jol dan seku­jur tubuh ser­ta wajah memar memar, aki­bat dari per­bu­atan sekelom­pok pemu­da itu war­ga H.R.Simare mare dsn IX desa kuala lama, A.Simare mare dsn IX desa kuala lama dan O.Gultom dsn IX desa kuala lama, kor­ban dan pelaku sama sama satu desa. Kades, Kan­tibi­mas, Babin­sa, dan tokoh masyarakat melalui STM Kam­pung sudah coba medi­asi di kan­tor desa kuala lama, tapi pihak dari pelaku peny­eran­gan H.R.Simare mare, tidak mau berdamai aki­bat dia pun men­da­p­at jahi­tan aki­bat jatuh kebatu batu tem­pat perkelahian,“tutur rahul

  Misteri Lahan Sawit Desa Tanjung Sari: Laporan Korupsi Belum Tersentuh Hukum

T.P Sipayung orang tua dari kor­ban pengeroyokan saya pun tidak mem­be­narkan pri­laku anak ku seper­ti sok jagoan, akan tetapi saya seba­gai orang tua tidak ter­i­ma juga anak ku di hina seper­ti ceri­ta anak ku, tapi mar­i­lah kita seba­gai orang tua baik itu dari pihak peny­erang H.R.Simare mare, kita ini satu desa sama sama satu STM Kam­pung. Akan tetapi pihak H.R.S men­gatakan kalau damai harus meng­gan­ti rugi 30 jt, seo­lah olah ada unsur pemerasan ter­hadap anak ku yang di serang malah kami yang bayar jadi bun­tuh­lah per­dama­ian lagi pula pihak H.R.Simare mare tidak mau datang kekan­tor desa, soal­nya H.R Simare mare pun luka anak ku wajanya kena jahi­tan aki­bat jatuh kebatu.“tutur T.P sipayung

Sam­bungnya, orang tua kor­ban pengeroyokan F.R Sipayung sudah dibawah orang tuanya kerumah sak­it untuk menge­tahui kepas­t­ian ben­jolan di kepala dan memar memar di wajah anak saya kawatir juga sejak keja­di­an itu anak kami ser­ing men­geluh sak­it kepala dan jarang masuk ker­ja, begi­t­upun pin­tu per­dama­ian bagi kelu­ar­ga kami terbuka,“pungkanya

  Sikat Halinar! Lapas Makassar Tak Kasih Ampun

“Awal Kro­nolo­gi kor­ban pengeroyokan Freng­ki Rahul Sipayung dan teman ker­janya Dar­ma Wijaya menden­gar maki-makian itu melalui selu­lur, keti­ka awak media kon­fir­masi melalui seluler/WhatsApp, cewek T.br Gul­tom salah satu Mahasi­wi PKL di desanya, dan teman satu seko­lah dasar dulun­ya (SD), saya dim­intai tolong men­bon­cengnya dia terus ku bon­ceng lah tulang terus foto foto lah kami di pan­tai terus di bikin T.br Gul­tom di seta­tus What­sApp datang lah H.R.S alias (Ari) di jelek jelek kan den­gan men­gatakan aku di bilangnya sama cewek T.br Gul­tom kok mau kau di bon­cengnya apa ada uangnya gajinya itu kecil dis­i­tu dia (mokon­do). Pokoknya dia bilang aku mokon­do terus ku bilang sama dia apa mak­sud­nya kau bilang gitu woi apa mak­sud mu,“ucap Rahul

H.R.S men­gatakan dia emang iya kok emang keny­ataan kok kau sem­bari men­gatakan alat kelamin laki laki kepa­da F.R.Sipayung (Mokon­do), ku bilang sama dia kok hina kali kau lihat aku ku bilang terus dia bilang emang gak sukak aku sama mu “Ayok kita main katanya udah lebih lebih dari kau ku makan di Kam­bo­ja udah capek aku jadi pukul di Kam­bo­ja katanya tulang ‚terus H.RS lang­sung di pukul­nya aku ya lang­sung adu pukul lah kami di situ hing­ga jatuh lah dia ke batu hing­ga koy­ak lah ken­ing nya kena batu itu, ku suruh lah kawan nya itu bawa dia ke rumah sak­it terus lang­sung lah di bawa orang itu ke rumah sak­it,” ucap rahul sem­bari meniru perkataan H.R.S,“tutup rahul

  Al Putra Andesta: Kejari Pasaman Jangan Main-main dalam Penanganan Korupsi di Pasaman

F.R Sipayung aki­bat tidak ada titik temu per­dama­ian ter­hadap anak kami pun pen­gad­u­an pengeroyokan ini sudah mem­bu­at lapo­ran di Pol­res Ser­dang Beda­gai den­gan SPTL, Lapo­ran Polisi : LP/B/57/II/2025/ SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT/ Tang­gal : 22 Feb­ru­ari 2025. Sam­pai beri­ta ini ter­bit belum juga per­dama­ian, seki­ra pukul 14:25Wib, selasa (25/02/2025) (tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *